
Gordaf memang penguasa Pilar Magma, tapi ia sama sekali tidak bisa mengetahui apa yang terjadi di seluruh pilarnya. Jika ia tahu Vann jatuh ke kawah gunung berapi yang menjadi tempat dimana ia menyembunyikan Burung Vermilion, ia pasti tidak akan duduk diam disini melainkan pergi untuk membunuh Vann secepat mungkin.
Walaupun Vann sangat lemah sehingga hampir tidak mungkin baginya melepaskan Burung Vermilion, tapi Gordaf tidak berani mengambil resiko membiarkan Vann bertemu dengan Darah Burung Vermilion.
Lagipula Darah Burung Vermilion diberikan oleh tuannya agar dijaga Gordaf, apabila sampai hilang maka tidak aneh tuannya membunuh Gordaf secara langsung. Dibandingkan roh senjata tingkat suci, Gordaf yang hanya seorang penguasa pilar kecil tidak begitu penting bagi 9 pemegang pilar utama.
Jadi Gordaf yang tidak mengetahui keanehan pada Burung Vermilion segera berjalan menuju lantai bawah tempat dimana Burung Vermilion dipenjara, ia berjalan tanpa rasa panik sedikitpun melainkan tersenyum senang sebab ia masih memikirkan Burung Vermilion menyerah kepada tuannya lalu ia mendapatkan hadiah besar.
...----------------...
Kyuro yang sedang memakan enegi hitam pada rantai sama sekali tidak melambat, bahkan ada tanda-tanda dimana kecepatan Kyuro memurnikan energi hitam bertambah.
Vann mendekati Kyuro yang sibuk memurnikan "Kyuro, apakah kau perlu bantuan ku? Seperti yang dikatakan Burung Vermilion, kita harus menyelesaikan ini secepat mungkin. Walaupun belum tentu penguasa Pilar Magma datang kesini, tapi semakin cepat selesai maka semakin baik karena ada kemungkinan musuh yang datang untuk memeriksa".
Kyuro menatap ke arah Vann sebelum melompat-lompat lagi seperti yang sering ia lakukan "Kyu!".
Meskipun Vann tidak bisa mengerti seluruh maksud Kyuro, tapi ia masih sedikit mengerti bahwa Kyuro mengatakan Vann harus mengalirkan energinya supaya Kyuro mampu memurnikan energi hitam semakin cepat.
Tanpa banyak membuang waktu lagi, Vann mengulurkan tangannya dan memberikan semua energi yang baru ia pulihkan dari pertarungan melawan Kadal Api Perak.
Saat energi Vann mengalir ke tubuh Kyuro, sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Kyuro yang sebelumnya hanya bola air berukuran kepalan tangan tiba-tiba berubah menjadi semakin lebar hingga menutupi seluruh tubuh Burung Vermilion.
"Apa?", baik Vann ataupun Burung Vermilion terkejut terhadap perubahan Kyuro yang sangat aneh.
Tetapi sebelum Vann dapat bertanya kepada Kyuro lagi, ia menemukan seluruh energinya diserap sangat cepat oleh Kyuro. Energi Vann yang baru penuh langsung menjadi hampir kosong lagi "Tunggu Kyuro, jika kau mengambil energi secepat ini maka aku akan--".
Tidak menunggu Vann menyelesaikan perkataannya, Vann merasakan kesadarannya menghilang akibat energinya yang habis.
__ADS_1
Untungnya Kyuro tetap mengerti mengenai ia tidak boleh menyerap seluruh energi Vann sampai habis, paling tidak ia harus membiarkan Vann memiliki sedikit energi atau ia akan mati.
Oleh karena itu, Kyuro tidak menyerap energi Vann sampai benar-benar habis.
Melihat Vann yang jatuh ke tanah, Burung Vermilion berteriak panik sebab Vann merupakan orang yang mencoba membantunya lepas dari rantai hitam "Nak, apa yang terjadi? Apakah kau tidak apa-apa? Sebenarnya roh bola air seperti apa yang menjadi milikmu--".
Burung Vermilion merasakan kesadarannya juga semakin hilang.
Sebelum kehilangan kesadaran penuh, Burung Vermilion menatap ke arah Kyuro yang memakan energi hitam pada rantai penuh rasa takut "Sebenarnya, monster seperti apa dirimu ini?".
Akhirnya Burung Vermilion ikut menutup matanya, ia kehilangan kesadaran seperti Vann. Apabila ada orang yang mengetahui roh senjata tingkat suci seperti Burung Vermilion kehilangan kesadaran akibat bola air yang terlalu lemah, mereka pasti tidak percaya.
...----------------...
Burung Vermilion yang kehilangan kesadaran menemukan dirinya berada di ruang hitam yang hanya ada kegelapan.
Perlahan-lahan di tengah kegelapan, sebuah cahaya muncul. Lebih tepatnya itu bukan cahaya melainkan suatu kejadian yang diputar seperti film, Burung Vermilion sekarang menemukan tubuhnya tidak dapat bergerak sedikitpun sehingga ia cuma bisa menonton film ini.
Tidak berhenti sampai di situ, bola air yang memakan rumah sakit terus menyebar dan memakan semua yang ada di sekitarnya baik itu rumah atau apapun.
Melihat bola air yang memakan semuanya, Burung Vermilion merasa ketakutan sebab ia yakin, selama dirinya melawan bola air maka ia pasti ikut dimakan juga yang menunjukkan seberapa menakutkannya bola air. Pada akhirnya Burung Vermilion mempunyai kesempatan menang hanya jika tuannya adalah sosok Kaisar, pemegang tahta atau pilar untuk melawan bola air ini.
Di langit, puluhan orang terbang di langit dan bergabung untuk menekan monster bola air agar tidak memakan kota lebih jauh lagi.
Walaupun Burung Vermilion sama sekali tidak mengenal orang-orang yang ada di langit, tapi ia mengetahui 1 hal yaitu kumpulan orang di langit sangat kuat.
Di antara mereka, terdapat beberapa Kaisar serta 2 orang yang mempunyai kekuatan setara pemegang pilar utama yang menyegel dirinya.
Di bawah tekanan puluhan kultivator manusia terbaik, bola air ditekan kembali menuju rumah sakit sebelum menghilang sepenuhnya seakan-akan tidak pernah ada.
__ADS_1
Seorang pria terbang langsung menuju kamar rumah sakit tempat dimana bola air menghilang, di kamar tersebut Burung Vermilion menemukan seorang wanita yang duduk di sudut ruangan penuh ketakutan.
Wanita itu menunjuk ke arah tempat tidur yang ada di ruangan sambil berteriak "Monster! Tidak mungkin! Bagaimana mungkin aku--".
Sebelum menyelesaikan semua yang terjadi, Burung Vermilion merasakan kesadarannya kembali hilang.
...----------------...
Waktu Burung Vermilion membuka matanya lagi, ia menemukan rantai di sekitarnya menjadi rantai normal, tidak ada energi hitam lagi.
Lalu di samping Vann, Kyuro melompat-lompat dan duduk di kepala Vann.
Di mata orang lain, Kyuro mungkin terlihat sangat lucu. Namun setelah melihat kejadian barusan, tindakan Kyuro di mata Burung Vermilion sangat menakutkan.
Ia berkata penuh keraguan "Apakah monster yang aku lihat barusan adalah dirimu?".
"Kyu?", menanggapi pertanyaan Burung Vermilion, Kyuro hanya memiringkan kepalanya bingung seakan-akan tidak mengerti perkataannya.
Ketika Burung Vermilion akan terus bertanya, suara langkah kaki yang mendekat ke arah sini terdengar.
"Gawat! Penguasa Pilar Magma akan datang, kita harus pergi dari sini!", kata Burung Vermilion tegas.
Ia menghancurkan rantai lemah yang masih ada di tubuhnya, lalu seluruh sosok Burung Vermilion hancur digantikan oleh bola merah lagi yang terbang di tengah ruangan.
Berbeda dari bola merah yang mempunyai warna hitam sebelumnya, sekarang warna bola merah tidak ada bagian hitam lagi melainkan merah sepenuhnya seperti api.
Bola merah tidak lain merupakan Darah Burung Vermilion, bagian dari roh senjata suci dari pecahan Burung Vermilion.
Suara Burung Vermilion terdengar dari bola merah yang terbang "Nak, aku berhutang kepadamu! Kau membebaskan ku dari penjara yang selalu menahan ku, jadi bisa dikatakan aku berhutang hidup kepadamu. Oleh karena itu, aku memutuskan memilihmu menjadi tuanku sekarang! Jangan kecewakan aku, kau harus menjadi kultivator hebat sebab kau telah mendapatkan bantuan ku!".
__ADS_1
Bola darah terbang menuju Vann sebelum menghilang, tidak ada perubahan yang terlihat di tubuh Vann tapi suhu di sekitarnya perlahan-lahan menjadi panas. Terutama darah Vann, sekarang darah di seluruh tubuh Vann mengalami perubahan yang besar.