
"Bukankah itu hanya karena kau memenangkan pertandingan bulanan? Bagi orang lain, kau yang sekarang seperti monster berbakat yang tidak akan pernah mereka kejar, oleh karena itu mereka memperlakukanmu secara berbeda. Mungkin bisa dikatakan mereka menghormatimu, jadi mereka bersikap hati-hati sewaktu bertemu denganmu", kata Torti sambil tersenyum "Tetapi aku berbeda, tidak peduli seberapa banyak pertandingan yang kau menangkan dan seberapa menakutkannya bakat mu, bagiku kau tetap Vann yang merupakan temanku. Walaupun begitu, aku harus mengakui bahwa naga air yang kau gunakan itu sangat hebat! Lain kali, kau harus mengajariku juga".
Vann sekarang merasa Torti seperti benar-benar temannya.
Sebelum bertujuan untuk kultivasi, Vann ditinggal 2 temannya sejak kecil ketika melawan Minotaur. Vann bertarung melawan Minotaur supaya mereka tidak di serang, tapi Vann tidak pernah berpikir temannya memutuskan melarikan diri tanpa ragu meninggalkan dirinya.
Lalu Vann akhirnya berhasil tiba di Akademi Pedang Kayu dan berkenalan dengan Foltra.
Pada awalnya Vann berpikir ia mungkin bisa berteman dengan Foltra, bagaimanapun mereka sama-sama dianggap tidak berbakat oleh akademi yang membuat mereka seharusnya lebih mudah dekat.
Tetapi akhirnya Foltra tidak berbeda dari yang lain, ia hanya mementingkan diri sendiri serta memberikan Vann pekerjaan jauh lebih sulit dan banyak.
Meskipun begitu, sekarang Vann bertemu bersama Torti.
Ketika Tude dan 4 rekannya berencana menyerang Vann, tidak ada seorangpun murid lain di akademi yang berdiri untuk membantu Vann kecuali Torti.
Walaupun Torti tidak dapat melakukan apapun dan dikalahkan oleh Tude memakai 1 pukulan, tapi tidak merubah kenyataan bahwa Torti berusaha berdiri melindungi Vann.
Bukan hanya itu, Torti membantu Vann seperti memberitahunya mengenai banyak informasi baik itu tentang arena monster ataupun pertandingan bulanan dan 4 kekuatan besar di Provinsi Talper. Beberapa informasi Torti memang salah, namun Torti memberitahu Vann sesuai informasi yang ia miliki, tanpa rencana menjebak Vann sedikitpun.
Menghela nafasnya, Vann menepuk pundak Torti sambil berkata "Terima kasih!".
Torti yang sedang berbicara dengan Vann terkejut, ia tidak pernah berpikir Vann yang dari tadi diam tiba-tiba mengucapakan terima kasih kepadanya.
__ADS_1
"Vann, kenapa kau mengucapkan terima kasih? Sangat aneh!", kata Torti yang menatap Vann penuh kebingungan.
Vann tidak mengatakan apapun, lebih tepatnya Torti tidak perlu mengetahui hal ini.
Sewaktu semua murid di kelas masih sibuk berbicara bersama temannya yang lain, sosok Guru Githa muncul di depan kelas.
Semua orang segera menutup mulut mereka. Githa memang guru yang ramah, tapi karena itu para murid menjadi lebih menghormatinya yang menyebabkan mereka menjadi diam saat Githa mengajar.
Melihat semua murid di kelas, mata Githa langsung jatuh ke Vann sebelum tersenyum lembut "Vann, kau benar-benar memenangkan pertandingan bulanan yang sangat mengejutkan, kau membawa nama Akademi Pedang Kayu kita menjadi semakin baik".
"Sebagai murid Akademi Pedang Kayu, sudah seharusnya aku melakukan itu", kata Vann sopan, tanpa kesombongan apapun.
Githa mengangguk terhadap Vann yang tidak menjadi sombong "Baik, kalau begitu kita akan melanjutkan pelajarannya. Apalagi Vann sebentar lagi menjadi Qi Fondation, ia tidak akan belajar di kelas ini lagi setelah melewati Qi Gathering sehingga aku harus mencoba mengajarkan semua pengetahuan kultivasi dasar kepada Vann sebelum ia pergi ke tingkat lebih tinggi yang berarti ia akan mempelajari pengetahuan kultivasi yang semakin sulit".
Di bawah tatapan terkejut semua orang, pintu ruang kelas terbuka dan sosok seorang pria berjalan ke depan kelas.
Melihat pria tersebut, semua murid yang ada membuka mata mereka lebar-lebar penuh rasa tidak percaya sebab mereka memang mengenal sosok yang murid baru ini.
Tidak memperdulikan tatapan terkejut orang lain, murid baru itu mulai memperkenalkan diri "Namaku Yun Tian dari Keluarga Yun! Meskipun aku tidak akan lama disini sebab sebentar lagi aku pasti menjadi Qi Fondation, tetapi aku harap kita bisa tetap saling membantu".
Bahkan Vann yang ada di belakang terkejut, ia tidak berpikir Yun Tian akan datang ke Akademi Pedang Kayu. Padahal Yun Tian tidak perlu ke akademi sebab Keluarga Yun telah memberinya sumber daya yang cukup, oleh karena itu kemunculan Yun Tian disini membuat sebagian besar orang terkejut.
Githa tentunya merasakan keterkejutan semua orang, jadi ia lanjut berbicara lagi "Yun Tian, kenapa kau tidak menceritakan alasanmu pergi ke Akademi Pedang Kayu? Sebagai anak berbakat dari Keluarga Yun, bukankah kau tidak kekurangan sumber daya?".
__ADS_1
Yun Tian melihat Githa sebelum menggelengkan kepalanya "Bukankah alasan aku datang kesini sudah jelas? Keluarga Yun memiliki sumber daya yang lebih banyak daripada Akademi Pedang Kayu, kenapa aku harus repot-repot datang ke akademi ini? Jawabannya karena ada temanku disini!".
Tanpa menunggu jawaban Githa lagi, Yun Tian berjalan menuju Vann sebelum duduk di kursi belakang Vann "Aku baru bergabung ke Akademi Pedang Kayu, jadi aku harap kau bisa membantuku, temanku Vann!".
Vann berpikir tidak ada masalah untuk membawa Yun Tian berkeliling sekolah nanti, karena itu ia mengangguk setuju.
Githa sedikit tidak dapat berkata-kata sebab Yun Tian benar-benar bertindak tanpa menunggu perkataannya lagi.
Tapi Githa juga tahu ia tidak perlu marah kepada Yun Tian karena Yun Tian pasti tidak akan mendengarkannya, dengan bakat Yun Tian maka Akademi Pedang Kayu pasti menerimanya tanpa ragu.
Meskipun Yun Tian berasal dari keluarga Yun, akademi dan keluarga itu berbeda.
Orang dari sebuah akademi tidak boleh bergabung ke akademi lain kecuali ia tidak lagi menjadi murid di akademi tersebut, tapi seseorang yang merupakan bagian keluarga tertentu masih bisa menjadi murid di suatu akademi karena keluarga dan akademi dianggap tidak sama.
Githa tidak menghabiskan banyak waktu lagi untuk menanggapi Yun Tian, bagaimanapun ia tahu Yun Tian adalah anak merepotkan yang tidak akan mendengarkan perkataannya.
Jadi Githa mulai melanjutkan pelajaran di kelas.
Bergabungnya Yun Tian ke Akademi Pedang Kayu mungkin terlihat bukan sesuatu yang besar, tapi di mata kekuatan besar pada Provinsi Talper, bergabungnya Yun Tian ke Akademi Pedang Kayu berarti Keluarga Yun dan Akademi Pedang Kayu bekerja sama.
Baru-baru ini Akademi Pedang Kayu melemah akibat hilangnya Zerten sebagai kepala akademi dan sosok terkuat di Akademi Pedang Kayu, beberapa kekuatan siap memakan bagian dari Akademi Pedang Kayu yang melemah.
Namun dengan dukungan dari Keluarga Yun, tidak ada lagi kekuatan di Provinsi Talper yang berani mencoba memakan Akademi Pedang Kayu. Bukan hanya itu, kerja sama Akademi Pedang Kayu dan Keluarga Yun dapat dianggap sebagai sebuah ancaman besar oleh 2 kekuatan besar di Provinsi Talper yang lain.
__ADS_1