Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
Kecelakaan yang gagal


__ADS_3

Hans duduk disamping Rio yang sedang menatap Jingmi dari kejauhan. untuk sejenak Hans ikut mengalihkan pandanganya menatap wajah adik bungsunya itu yang sedang tertidur pulas.


"Dia sudah dewasa" Ucap Hans membuka pembicaraan.


"Dia hanya terlihat dewasa tapi masih bersikap seperti anak kecil" Sahut Rio sembari tersenyum.


"Kaulah yang selalu memanjakanya" Ucap Hans menggoda adiknya.


"Kakak... kita bertiga sudah berjanji untuk selalu bersama dan menjaga ibu bersama-sama, apakah kau akan ingkar janji?" Sahut Rio membuat Hans tersentak kaget.


"Kenapa kau bertanya seperti itu?"


"Kau membawa seorang wanita yang bisa merusak persaudaraan kita dan kau tetap mempertahankanya"

__ADS_1


"Aku ingin pergi darinya tapi tidak bisa"


"Kenapa tidak bisa? Karena hutang perusahaan? Kita sudah bisa membayarnya kak kau tidak perlu membayarnya dengan hati mu" Ucap Rio yang kemudian beranjak dari duduknya dan pergi begitu saja. Hans mengejar Rio hingga ke tepi kolam renang Hans kemudian menarik tangan Rio dan memintanya untuk tenang.


"Aku tidak bisa meninggalkan tanggung jawab ku karena kami sudah terikat dengan ikatan pertunangan"


"Kak kau tidak mencintainya, hutang kita sudah bisa melunasinya, dia sudah menghina ibu kita, lalu apa alasan mu untuk tetap bersamanya... kecuali kau lebih memilih dia dari pada ibu kita yang selama ini selalu menjaga kita dan selalu mencintai kita dengan tulus hanya demi wanita seperti dia" Ucap Rio kesal.


"Meskipun dia sudah menghina ibu kita dan hampir mencelakai adik mu sendiri?!" Sahut Rio yang semakin kesal.


"Apa maksud mu dengan mencelakai adikku?" Ucap Hans balik bertanya karena bingung.


"Aku mengirimi mu sebuah rekaman cctv pagi ini tapi kau belum membukanya, kau sangat pandai dalam menghafal kau pasti tau plat nomor dari mobil yang ada didalam vidio itu... kau pasti mengenalinya"

__ADS_1


"Maksudmu?"


"Pagi ini aku pergi ke supermarket untuk membelikan buku untuk Jingmi, aku tidak membawa mobil dan hanya naik taksi tapi disaat arah jalan pulang saat aku baru keluar dari supermarket dan menunggu taksi online ada mobil yang melaju cepat kearah ku dan hampir menabrakku tapi gagal... karena saat mobil itu berjarak sangat dekat dengan ku ada orang yang berteriak memperingatkan aku, aku selamat dan hanya cidera kecil ditangan tapi kau tau kak? Aku melihat wajah tunangan mu ada didalam mobil itu" Ucap Rio yang kemudian ingin berlalu pergi tapi Hans menahanya dengan menggenggam lengan kirinya.


"Ah...." Suara Rio merintih.


Hans menyadari jika ada yang salah dengan tangan adiknya. Dia segera membuka lengan baju Rio dan melihat ada luka memar yang cukup parah dilengan Rio yang disebabkan oleh kecelakaan yang hampir saja mencelakai Rio itu.


"Kau terluka tapi tidak memberitahu ku?"


"Kau terlalu mencintainya sampai kau tidak tau sejahat apa dirinya" Ucap Rio yang kemudian melepaskan tangan Hans dengan paksa dan berlalu pergi dengan kekesalan dihatinya.


Hans meradang dan memutuskan untuk menemui Tunanganya. Dengan marah Hans bergegas mengendarai mobilnya dan menuju rumah Beca, awalnya Hans berusaha untuk mempertahankan hubungannya dengan Beca adalah untuk berusaha mencintainya dan melupakan perasaanya pada Alika tapi setelah mengetahui sifat arogan Beca dia memutuskan untuk mengakhiri hubunganya dan memberikan peringatan keras pada Beca.

__ADS_1


__ADS_2