Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
Pengorbanan Seorang Ibu I


__ADS_3

Saat pagi tiba Alika membantu Hans dan Rio untuk menyiapkan barang-barang yang akan mereka bawa. Dengan hati yang masih terluka Alika menguatkan dirinya untuk bisa mengikhlaskan kepergian anak-anaknya untuk mencapai impian mereka.


Meski bagi Alika itu tidaklah mudah namun dia tetap berusaha tabah. Johan yang meninggalakan Alika dan memilih untuk melepaskan semua tanggung jawabnya justru semakin menambah luka dihati Alika.


Saat sedang mengemas barang tanpa sengaja Alika melihat foto keluarga mereka yang lengkap. Alika mengambil foto itu dan memeluknya kemudian Alika menatap foto itu dengan mata berkaca-kaca.


"Kakak..." Ucap Rio menyapa Alika sembari membawa seikat bunga.


"Difoto ini... ada keluarga kita, andaikan keluarga kita masih lengkap dan Tao juga ada ditengah-tengah kita semuanya pasti akan baik-baik saja" Ucap Alika sembari mengusap bingkai foto itu dengan lembut.


"Kak... semuanya yang terjadi kini sudah terjadi, kita semua hanya bisa menata masa depan kita yang baru" Sahut Rio sembari duduk didekat Alika.

__ADS_1


"Rio... panggil kakak dan adik mu kesini ada sesuatu yang ingin aku katakan pada kalian" Ucap Alika dengan lembut.


Rio segera beranjak dari duduknya dan memanggil kedua saudaranya. saat Rio sudah pergi Alika pun menangis, dia tidak bisa lagi menahan beban yang ada didalam hatinya.


Alika hanya bisa menuangkan semua beban itu dengan cara menangis. Alika adalah wanita yang baik dan berhati lembut, dia memiliki jiwa seorang ibu serta kasih yang amat dalam sekalipun kepada mereka anak angkatnya.


Alika dilahirkan sebagai wanita cantik, cerdas namun tidak beruntung. Meski dia kini hidup dalam gelimangan harta namun dia tidak bisa merasakan bahagia, karena dirinya telah kehilangan orang yang dia sayangi satu persatu.


"Kau ciptakan aku untuk menjadi seorang anak tapi kemudian kau pisahkan aku dari orang tua ku, kau jadikan aku seorang istri kemudian kau jadikan aku seorang janda, kau jadikan aku seorang kekasih tapi kau ambil cinta ku, kau jadikan aku seorang ibu lalu kau ambil anakku... hari ini aku memohon pada mu tolong lindungi ketiga putra ku, jagakan mereka dimana pun mereka akan berada" Ucap Alika dalam hati sembari berusaha untuk ikhlas.


Tak lama setelah itu Rio datang bersama dengan Hans dan Jingmi. mereka bertiga duduk dihadapan Alika dan Alika menatap mereka satu persatu.

__ADS_1


Alika beranjak dari dusuknya dan menghampiri mereka satu persatu. kemudian dia tersenyum sembari menitikkan air mata, Alika kemudian mencium kening Jingmi dengan penuh kasih sembari menghela nafas panjang.


Alika kemudian memakaikan sebuah cincin ke jari manis Jingmi. "Cincin ini... adalah hadian yang belum sempat bunda berikan pada mu, dicincin ini tertulis inisial nama semua anggota keluarga kita" Ucap Alika sembari memakaikan cincin itu dan menitikkan air mata.


Alika kemudian memakaikan cincin yang sama persis dengan yang dia pakaikan ke Jingmi pada Hans dan Rio.


"Kakak"


"Hans tolong dengarkan aku" Ucap Alika memotong ucapan Hans.


"Kalian bertiga adalah harta ku yang paling berharga... kalian adalah alasan kenapa aku masih hidup hingga saat ini, sekarang aku akan berbicara sebagai seorang ibu dari tiga anak yang kini ada dihadapan ku.

__ADS_1


Kalian bertiga harus tetap hidup dan tidak boleh terlibat masalah apapun. Aku tidak ingin kehilangan lagi dan aku tidak bisa kehilangan lagi, kalian bertiga pergilah ke Amerika." Ucap Alika dengan sangat berat hati.


__ADS_2