Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
KENYATAAN


__ADS_3

Alika dan Hans pergi bersama ke rumah sakit tempat Raymond bekerja tapi mereka tidak bisa menemukannya. Sebenarnya Jingmi saat ini sedang berada disebuah tekanan batin yang sangat berat hingga membuatnya merasa sangat lelah selain dari masalah Hans dan Alika saat ini Jingmi sebenarnya sedang tidak baik baik saja kerusakan hatinya semakin memburuk dan tim dokter sudah memvonisnya jika dia tidak akan bertahan lebih dari satu tahun tapi Raymond sahabat jingmi terus berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk jingmi saat ini operasi transplantasi hati pun tidak akan bisa menolong jingmi.


Raymond melihat jingmi bukan hanya sebagai sahabat tapi kehadiran jingmi didalam hidup raymond membuatnya bisa merasakan kembali kehadiran saudara kembarnya yang telah dibunuh oleh ayahnya sendiri. sejak kematian saudara kembarnya raymond tumbuh menjadi seseorang yang tidak berperasaan bahkan dia sendiri mendalangi pembunuhan ayah dan keluarga besarnya, bagi raymond hidup dan mati adalah sebuah permainan yang membosankan tapi sejak dia bertemu jingmi dia menemukan sesuatu yang berbeda setelah berteman dengan jingmi, raymond memutuskan untuk menutup semua jaringan perdagangan ilegal yang pernah dipimpin oleh ayahnya dan meninggalkan dunia mafia lalu fokus berkarir sebagai seorang dokter.


Raymond mendapat laporan dari anak buahnya jika Alika dan hans sedang mencari mereka raymond segera menutup pintu kamar jingmi. Raymond memberikan perintah kepada anak buahnya untuk memberitahu Alika dan Hans jika dia ingin bertemu disebuah rumah kaca, setelah sampai dirumah kaca itu raymond menunggu kedatangan Alika dan Hans. saat sedang menunggu dia mendapatkan sebuah pesan singkat dari Jingmi.


"Bawakan bunga lyly saat pulang, aku tau kau sedang di rumah kaca"


"Aku akan pastikan menyelesaikan semuanya segera jangan khawatir" ucap raymond dalam hati.


setelah menunggu beberapa saat kemudian Alika dan Hans datang melihat hal itu Raymond tersenyum sinis.

__ADS_1


Alika mendekati Raymond dan langsung menampar wajahnya. "Dimana anakku?" tanya Alika emosi.


"Dia aman bersama ku, dengan ku dia jauh lebih baik dari pada saat bersama dengan kalian" sahut Raymond dengan sinis.


"Aku menyuruh kalian kesini juga demi sahabat ku Jingmi, dia sudah terlalu lama menderita karena kalian jadi mari kita akhiri disini ada beberapa hal yang akan aku ungkapkan setelahnya kalau kalian tidak percaya silahkan kalian cari sendiri buktinya, pertama aku ingin kalian tau jika Rio sudah menghamili gadis bernama shaya dan menyuruhnya untuk aborsi tapi gadis itu sangat pintar jadi dia memilih untuk meninggalkan putra mu yang bajingan itu dari pada membunuh bayinya, sekarang shaya pindah keluar kota dan sudah menikah dengan seorang pria baik baik saat ini dia hidup dengan bahagia dan sudah melahirkan anak hasil dari hubungannya dengan Rio anak itu laki laki dan dia sangat manis... awalnya Jingmi berencana untuk membunuh shaya dan suaminya lalu mengambil anak itu setelah itu dia akan mengakui anak itu sebagai hasil dari perbuatannya aku awalnya menolak tapi aku tidak bisa membiarkan sahabat ku berjuang sendirian jadi aku setuju dengannya. Tapi dihari pernikahan shaya saat semua sudah disusun sesuai dengan rencana Jingmi memberitahu ku untuk membatalkan semua itu saat aku mendengar suara jingmi ditelfon aku tau dia sedang menangis aku berulang kali bertanya apa yang terjadi tapi dia tetap diam, aku tidak punya pilihan akhirnya aku membatalkan semua rencana kami lalu mencari Jingmi kalian tau dimana aku menemukannya?.


Aku menemukan jingmi di bukit sedang duduk dibawah pohon saat salju turun dengan lebat. aku membawanya menuruni bukit dan memeriksa keadaan nya dia menangis sendirian dibawah pohon itu setelah melihat pertengkaran kalian! Apa kalian tau hal terburuknya? Selama ini dia berusaha menyatukan kalian dia terus berjuang untuk mendekatkan kalian bahkan dia juga yang mengatur pertemuan kalian dipantai pada hari itu!


Dia ingin kalian berdua bersatu saling menjaga satu sama lain dan saling melindungi. Tapi kalian malah menyakitinya" Raymond menghela nafas dan terdiam sejenak dengan mata yang berkaca kaca.


"DIAM! AKU BELUM SELESAI BICARA! Dengarkan cukup dengarkan dulu dan tutup mulut mu" Sahut Raymond yang mencoba menahan amarahnya.

__ADS_1


"Hal kedua yang harus kalian tau adalah pada kenyataannya Jingmi sudah tau jika kau mencintai Alika dan dia berusaha mendekatkan kalian, dan Fakta ketiga adalah... Rio dia tidak akan menikahi Sasa karena dia sudah membunuhnya kalian tau sehancur apa Jingmi saat ini? Aku sangat benci mengatakan ini tapi rasanya aku sangat ingin menghabisi kalian semua sekarang juga...


Terakhir yang harus kalian tau waktu Jingmi sudah tidak lama lagi kerusakan pada organ hatinya sudah semakin parah sisa waktunya hanya kurang dari setahun. operasi tidak akan membantu dan hanya akan memperburuk keadaan... percaya atau tidak semuanya terserah pada kalian aku tidak perduli saat ini semuanya aku serahkan pada kalian... aku harus pergi Jingmi menunggu ku" Ucap raymond sembari menggenggam vas kaca yang berisi bunga lili dengan mata yang memerah dan berkaca kaca.


"Dimana dia?" tanya Alika lirih.


"Kalian tidak berhak bertemu dia" sahut Raymond yang kemudian berlalu pergi, Hans menahan raymond.


"DIMANA JINGMI?"


"Dia sedang beristirahat kalian sudah cukup menyakitinya dan saat ini dia perlu istirahat" ucap Raymond yang kemudian menggenggam vas ditangannya sampai pecah, darah keluar dari sela sela jari tangan nya tapi Raymond tidak memperdulikan hal itu.

__ADS_1


"Biarkan dia pergi" ucap Alika pada Hans. Hans menuruti perkataan Alika dan melepaskan tangannya yang mencengkram bahu Raymond.


"Diatas meja itu adalah bukti dari semua ucapan ku jika kalian tidak percaya selidiki ulang saja, aku tidak perduli" Ucap raymond sembari menggenggam erat batang bunga lyly dan pecahan kaca ditangannya.


__ADS_2