
"Kematian anakku Dean dan Tao adalah karena rencana keji istri dan anak tiri mu! Kau kira aku tidak tau itu ayah! Awalnya aku mungkin terlalu bodoh untuk menyadari hal itu hingga saat aku menyadarinya semuanya sudah terlambat" Ucap Alika sembari menitikan air mata.
"Maafkan ayah Alika, ayah tidak sanggup untuk menghentikan kejahatan mereka" Sahut Ayah Alika menyesal.
"Kau tidak sanggup untuk menghentikan mereka tapi kau sanggup melihat kedua putraku berakhir dipemakaman ini!" Teriak Alika karena marah. Tak lama kemudian Nana datang dan segera menenangkan Alika.
"Kau?!" Ucap Ayah Alika bingung.
"Kenapa ayah? Kau terkejut? Iya ayah dia adalah Nana dia adalah anak buah kepecayaan istri mu yang berkhianat karena dia tidak ingin melukai sahabatnya yang juga putra ku yang kini sudah pergi jauh dari ku" Sahut Alika dengan tegas.
"Ayah aku sudah muak dengan semua ini. Mulai hari ini jangan pernah hentikan aku dan jangan pernah kau ikut campur lagi karena aku akan membuat istri dan anak mu membayar semua perbuatan mereka kepada keluarga ku, anak-anakku yang tidak bersalah harus berakhir ditempat ini kelak suatu saat mereka pun juga akan berakhir disini" Ucap Alika yang kemudian berlalu pergi dengan diikuti oleh Nana dibelakangnya.
"Alika... kenapa kau berubah? Kau adalah putri kecil ku yang manis kini kau berubah menjadi seperti monster" Ucap Ayah Alika membuat Alika tersentak dan menghentikan langkahnya.
Alika kemudian mentap wajah ayahnya dan menitikan air mata. "Ayah... aku hanyalah seorang wanita biasa, pernikahan ku hancur dan dua dari lima putra ku berakhir pada kematian. Salahkah jika aku membenci? Salahkah jika aku ingin menghancurkan mereka yang sudah membuat ku menjadi sepert ini? Jika aku memang salah maka biarlah aku bersalah ayah, karena dimatamu aku memang selalu salah tapi mereka yang sudah menyakiti kami adalah yang paling benar dimata mu" Sahut Alika yang kemudian berlalu pergi.
__ADS_1
Diantara derasnya air hujan Alika melangkahkan kakinya sembari menitikan air mata. Alika teringat pada senyuman Dean yang meneduhkan hatinya hal itu justru semakin membuat Alika terluka, tak lama kemudian Alika pun teringat pada detik-detik kematian Tao dimana saat itu Alika sempat membelai wajah polosnya.
Alika sama sekali tidak menyangka jika semua yang terjadi pada keluarganya sebenarnya sudah direncanakan oleh ibu tirinya. Pernikahan dan kehancuran keluarganya hanyalah sebuah siasat keji yang dilakukan oleh ibu tiri dan saudara tirinya agar dia semakin menderita bahkan jika perlu bunuh diri.
Sebenarnya dimalam ketika Johan meninggalkan rumah Nana mendatangi Alika. Nana datang dengan membawa sebuah surat yang ditulis oleh Dean dan Hans mengiringnya sebagai saksi, mereka memberitahu Alika segalanya tentang semua yang terjadi kepadanya.
Malam itu....
"Nyonya sebenarnya semua ini hanyalah sebuah siasat untuk menghancurkan dirimu" Ucap Nana membuka pembicaraan.
"Nana apa maksudmu?" Tanya Alika bingung.
Diawali dengan kebodohan Dean yang membuat rencana dengan menyakiti dirinya sendiri, kemudian disusul dengan rencana pembunuhan Dean, ibu tiri anda merencanakan pembunuhan Dean dengan nyonya Sarah... sebenarnya ketika Dean membuat rencana jebakan itu nyonya Sarah sudah mengetahuinya namun dia tetap mengikuti permainan Dean dengan harapan dapat membunuhnya kemudian membalaskan dendam pada tuan dengan menyakiti mu.
Namun ternyata mereka gagal dan justru Tao lah yang menjadi korban. Setelah itu mereka menghasut tuan Johan agar mencerikan diri mu, tidak hanya sampai disitu ketika mereka mengetahui tentang kau dan Dean yang saling mencintai mereka kembali merubah rencana kejinya mereka membuat rencana agar Dean tidak bisa mendapatkan donor jantung.
__ADS_1
Mereka menjadi pembeli dari setiap jantung yng didonorkan untuk Dean. Kemudian mereka mengalihkan perhatian kalian dengan mendatangkan Sila, mereka menemui Sila ditempat tinggalnya dan mengajak Sila untuk bekerja sama kemudian Sila menyetujui hal itu.
Namun karena ada sesuatu yang membuat Sila mengetahui jika ibu tiri mu hanya berniat untuk memanfaatkanya Sila pun memalsukan kematianya. Sebenarnya ibu tiri dan Fani sudah beberapa kali berniat untuk mencelakai Jingmi dan Rio namun Hans dan Dean selalu berhasil menggagalkanya dan mereka merahasiakanya dari mu.
Dan pada saat kondisi Dean mulai menurun donor jantung tidak kunjung bisa kami dapatkan. Karena semua donatur dan rumah sakit sudah disogok oleh ibu tiri anda agar tidak memberikan donor jantung pada Dean, dan karena putus asa Dean memilih untuk menyerah dia menolak semua pengobatan dan memilih untuk meninggal dipangkuan mu" Ucap Nana menjelaskan segalanya.
"Apa itu semua benar Hans?" Tanya Alika sekedar memastikan.
"Benar kak... Maafkan aku yang sudah merahasiakan semua ini kak" Sahut Hans sembari memeluk kaki Alika yang sedang duduk disofa.
Tidaklah mudah bagi Alika untuk menerima semua kenyataan ini. Alika tidak mengerti kenapa ibu tirinya begitu membencinya, sehingga dia tega merencanakan semua itu hanya untuk melihat Alika hancur.
"Apakah nyonya Sarah juga terlibat dalam rencana pembunuhan Dean" Tanya Alika sembari menahan tangisnya.
"Iya nyonya"
__ADS_1
"Lalu kenapa kau memberitahukan semua ini pada ku?"
"Karena saya juga merasa bersalah kepada Dean, saya telah mengkhianatinya... sebagai seorang sahabat saya telah gagal untuk menjadi sahabat yang baik dan hanya ini yang bisa saya lakukan untuk menebus semua kesalahan itu" Sahut Nana yang akhirnya membuay tangis Alika pecah.