Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
Calon Pasangan Baru


__ADS_3

Satu bulan berjalan setelah semua kenyataan itu terbongkar. Kini Alika menjalani hidupnya sebagai seorang CEO diperusahaan Yi, setiap hari dia disibukan dengan urusan pekerjaan dari pagi hingga malam hari.


Sesekali dalam satu minggu Alika menyempatkan diri untuk melakukan perawatan demi untuk menjaga kecantikanya. Sebenarnya Alika sendiri tidak begitu tertarik dengan hal itu dia melakukanya hanya untuk menjaga reputasinya sebagai seorang CEO dia haruslah menjaga penampilanya.


Hari ini Alika tidak memiliki jadwal rapat dengan perwakilan perusahaan manapun. Karena itu hari ini dia menyempatkan waktunya untuk berbelanja hadiah untuk seluruh karyawanya Alika juga memberikan semua karyawanya bonus bulanan dan mengeluarkan gaji mereka dua hari lebih awal. Alika melakukanya agar semua karyawanya betah dan setia bekerja denganya.


Alika kemudian mengajak Nana dan Kafa untuk makan siang bersama dirumahnya. Hari ini semua karyawan juga diizin untuk pulang lebih awal karena besok mereka harus bekerja keras agar bisa menyelsaikan proyek barunya tepat waktu.


Saat makan siang bersama Nana dan Kafa Alika terlihat senang. "Kafa apa kau sudah punya pacar?" Ucap Alika bertanya untuk membuka pembicaraan dan membuat Kafa terkejut hingga tersedak.


"Uhuk... uhuk... uhuk. Nyonya pertanyaan anda mengejutkan saya" Sahut Kafa dengan wajah memerah.


"kenapa? Apa ada yang salah dengan pertanyaan ku?" Ucap Alika sembari tersenyum.

__ADS_1


"Nyonya saya tidak pernah berpikir untuk memiliki kekasih" Sahut Kafa menjawab pertanyaan Alika.


"Kenapa? Apa kau akan tetap sendirian seumur hidup mu?" Ucap Alika kembali bertanya.


"Nyonya... saya tidak akan pernah berpikir untuk memiliki kekasih karena saya yakin tidak akan bisa membahagiakanya" Sahut Kafa dengan raut wajah menyesal.


"Kafa kenapa kau berpikir seperti itu?" Tanya Alika bingung.


"Itu karena saya sebenarnya sudah pernah menikah tapi istri saya meninggalkan saya karena dia bilang saya ini tidak tampan jadi tidak pantas untuknya" Sahut Kafa sembari tersenyum menutupi kesedihanya.


"Terimakasih nyonya kata-kata anda memberikan saya sedikit harapan untuk bisa membuka hati" Sahut Kafa malu-malu.


"Sepertinya... Nana tertarik pada mu" Ucap Alika mengejutkan semua orang.

__ADS_1


"Nyonya...." Sahut Nana merengek seperti anak kecil.


"Nana jika kau tertarik padanya maka katakan saja, jika ada waktu kalian berdua bisa pergi untuk makan malam bersama agar bisa saling mengenal dan aku akan selalu mendukung kalian" Ucap Alika sembari tersenyum dan menatap wajah Nana yang merona karena malu.


"Nyonya saya permisi, terimakasih untuk undngan makan siangnya" Ucap Kafa yang kemudian beranjak pergi.


Nana yang melihat sikap Kafa sebenarnya agak kecewa. "Nyonya sepertinya dia tidak menyukai saya" Ucap Nana kesal.


"Dia bukan tidak menyukai mu tapi dia hanya perlu sedikit waktu agar bisa membuka hatinya untuk mu" Sahut Alika menghibur Nana.


"Nyonya apa saya bisa membuatnya mencintai saya?"


"Nana... kau adalah gadis yang baik jika kau tulus kepada Kafa maka dekati dia dan tunjukan jika kau tulus kepadanya maka cepat atau lambat dia pasti akan jatuh hati kepada mu" Sahut Alika memberikan nasehat dan kemudian melanjutkan acara makan siangnya bersama Nana.

__ADS_1


"Sepertinya sudah hadir calon pasangan baru" Ucap Alika dalam hati sembari tersenyum geli.


__ADS_2