
"Ayah. Kebohongan terbesar yang pernah aku lakukan adalah, aku menyembunyikan perasaan ku dari kalian" Sahut Dean sembari menatap mata Johan.
"Aku mencintai dia, aku anakmu mencintai istri mu ayah... semua kebohongan dan luka yang aku buat ini tidak lain hanya agar Alika bisa selalu ada didekat ku" sambung Dean berucap tanpa keraguan.
Mendengar hal itu Alika sangat terkejut. Alika baru tau jika selama ini Dean juga mencintai dirinya dan karena itulah dia sampai rela mempertaruhkan nyawanya.
Alika tidak tau haruskah dia merasa senang atau sedih. Disatu sisi dia merasa bahagia karena ternyata Dean juga mencintai dirinya sehingga cintanya tidaklah bertepuk sebelah tangan tapi disisi lain dia juga merasa sedih karena demi untuk berada disampingnya Dean melakukan banyak kesalahan bahkan membuat rencana yang pada akhirnya membuat banyak orang kehilangan nyawanya.
"Apa kau sadar dengan apa yang kau katakan?!" Tanya Johan memastikan.
"Iya aku sadar, aku mencintai istri mu ayah dan aku tidak ingin merahasiakan ini lagi. Cinta ini sudah merenggut sahabat ku dan untuk itu aku tidak ingin menyembunyikanya lagi" Sahut Dean dengan penuh keberanian.
"Kau anakku tapi kau juga musuh ku!" Ucap Johan yang kemudian kembali memukul wajah Dean.
Mendengar keributan itu Rio keluar dari kamar dan menghampiri Dean. Rio berdiri disamping Dean dengan penuh percaya diri.
__ADS_1
"Anak mu memang mencintai istri mu dan itu memang salah. Tapi apa kau tahu? Selama ini dia sudah melindungi mu! Dialah yang selalu menyingkirkan para musuh yang menghalangi jalan mu, dialah orang yang selalu melindungi mu dari jauh meskipun kau tidak pernah menyayanginya" Ucap Rio membela Dean dengan penuh keberanian.
Karena kesal Johan melampiaskan amarahnya dengan memukul Rio. Dean yang melihat itupun meradang dan memukul balik ayahnya dengan sangat keras.
"Kalian berhenti!" Ucap Alika melerai keributan diantara ayah dan anak itu.
"Kau! Kenapa kau memukulnya? Dia hanya menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan, lalu kenapa kau menyakiti dia?!" Ucap Alika menegur Johan dengan tegas.
"Dan kau! Apa yang ada didalam pikiran mu itu?! Kenapa kau sampai senekat ini dan kenapa kau sampai rela menyakiti dirimu sendiri hanya untuk hal yang tidak ada gunanya! Kau membuat rencana gila yang melibatkan banyak orang dan setelah perbuatan mu itu memakan korban orang yang kau sayangi baru kau menyadari kesalahan mu!" Ucap Alika dengan nada membentak, menegur Dean.
"Kau tidak boleh mencintai ku, karena aku milik suami ku" Ucap Alika dengan berberat hati.
Johan merebut Alika dari pelukan Dean dengan paksa. Dean kemudian berlalu pergi dengan membawa Rio bersamanya, mereka kembali ke apartemen tempat mereka tinggal bersama Tao dulu.
Saat mereka memasuki tempat itu semuanya terasa begitu berbeda. Tempat yang dulunya dipenuhi oleh canda tawa dan kebahagiaan kini begitu sunyi seperti tidak ada kehiduoan didalamnya.
__ADS_1
Dean menyesali semua perbuatanya seharusnya sejak awal dia tidak melakukan kebodohan itu. Sekarang dia kehilangan orang yang sangat berharga baginya dan dia tidak bisa melakukan apapun untuk menyelamatkan sahabatnya itu.
Rio berjalan mendekati Dean yang sedang menatap foto kebersamaan mereka bersama Tao. "Tuan... aku tidak akan menyalahkan tuan atas kematian kak Tao, karena dia sendirilah yang memilih untuk mengorbankan dirinya untuk mu. Tapi tuan jujur aku sangat kecewa karena tuan memilih untuk menyerah sekarang"
"Rio... kita sudah kehilangan Tao, Hans juga sudah pergi entah kemana. Sekarang hanya tinggal kita berdua aku tidak ingin kau menjalani hidup yang menderita karena aku, aku ingin kau tumbuh dewasa dengan normal" Sahut Dean sembari terus menatap foto itu.
"Tuan"
"Sekarang aku bukan tuan mu, seperti juga Hans dan Tao yang kau panggil kakak. Bisakah kau memberi gelar itu kepada ku juga?" Sahut Dean sembari menatap Rio.
Rio merasa tersentuh dengan ucapan Dean. Dia pun menganggukan kepalanya dan menangis, Dean berjalan mendekatinya dan merangkul tubuh kurusnya.
"Aku akan membesarkan mu dengan kerja keras ku, kau harus hidup dengan baik... lupakan masa lalu kita dan mari kita mulai segalanya dari awal" Ucap Dean dengan kelembutan.
"Didunia ini aku tidak memiliki siapa-siapa, aku hanya memiliki kalian sebagai saudara ku... aku sudah kehilangan dua orang kakak ku yang lain, tolong jangan tinggalkan aku" Sahut Rio terisak tangis.
__ADS_1
"Menangislah... tidak apa-apa, menangislah sekeras dan sekuat yang kau inginkan aku akan memeluk mu dan aku pasti akan selalu melindungimu" Ucap Dean dengan suara yang begitu menenangkan hati.