Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
Talak Dari Suami


__ADS_3

Alika mendapat pesan dari Johan. Johan mengatakan jika dia menunggu dirinya dan Dean ditaman rumah sakit, Alika segera menyampaikan pesan itu kepada Dean keduanya segera menuju ke taman.


Saat sampai mereka sudah melihat Johan berdiri ditepi kolam menatap bunga teratai yang mekar dengan indahnya. Alika berdiri disamping Johan sedang Dean berdiri dibelakang Johan.


"Apa yang ingin kau katakan pada kami?" Tanya Alika membuka pembicaraan.


"Kalian kini sudah mengetahui rahasia ku, dan aku sudah mengetahui rahasia kalian. Bedanya aku melakukan kesalahan, Dean pun sama tapi kau tidak Alika" Sahut Johan sembari menatap mata Alika.


"Jujur aku memang mencintai anak mu, tapi aku tidak pernah mengkhianati mu" Ucap Alika jujur.


"Aku tau... dan akupun sudah ikhlas jika kau mencintainya, aku sudah mendaftarkan perceraian kita ke pengadilan. Aku juga tidak akan menghalangi mu untuk mengasuh anak itu, kau sekarang bisa terbebas dari ikatan tanpa cinta ini" Ucapan Johan mengejutkan Alika dan juga Dean.


"Kenapa kau melakukanya?" Tanya Alika bingung.


"Aku tau sekecewa apapun diri mu pada ku, kau akan tetap setia. Tapi aku tidak bisa mengikatmu dalam hubungan tanpa cinta, kau selama ini tidak bahagia dan aku tidak bisa melihat orang yang paling aku cintai hidup menderita" Sahut Johan penuh cinta.


Johan memegang wajah Alika menggunakan tanganya dengan penuh cinta. "Hari ini, detik ini juga disini aku Johan. Suami dari Alika menalaknya dan kini kau bukan istri ku lagi" Ucap Johan sembari menitikan air mata.

__ADS_1


Alika masih tertegun seakan tidak percaya jika pernikahanya akan berakhir sampai disini. Alika memang tidak mencintai Johan tapi selama ini Alika sudah berusaha untuk mencintai Johan meski selalu gagal tapi Alika tetap setia pada suaminya.


"Kenapa kau mengambil keputusan ini tanpa mengatakanya pada ku?" Tanya Alika dengan air mata dipipinya.


"Jangan menangis, aku tidak suka jika wanita yang aku cintai menangis. Jika aku memberitahu mu lebih dulu maka kau pasti akan menolak keputusan ku ini, selama ini kita tinggal diatap yang sama, dikamar yang berbeda, dan dengan dua hati yang tidak saling cinta... aku tidak bisa membiarkan mu hidup dalam kepura-puraan ini selamanya" Sahut Johan sembari menghapus air mata Alika.


"Ayah. Kau sepertinya mengambil keputusan dengan terburu-buru" Ucap Dean dengan kesal.


"Tidak Dean, aku tidak mengambil keputusan ini dengan terburu-buru ataupun tanpa memikirkanya matang-matang. Aku sudah memikirkan semua ini semenjak aku tau jika Alika mencintai mu" Sahut Johan sembari memandang Dean.


"Saat kau menatap Dean untuk terakhir kalinya sebelum dia meninggalkan rumah, aku menyadari jika itu adalah tatapan cinta dari seorang wanita untuk kekasihnya... meski pun kalian tidak menjalin hubungan apapun tapi hati kalian sudah terikat dengan cinta" Sahut Johan dengan lembut.


"Kau melepaskan istri mu dengan semudah ini?" Tanya Dean kesal.


"Aku tidak melepaskan dia semudah yang kau fikirkan, aku akan tetap berusaha membuatnya mencintai ku dan sampai saat itu tiba aku tidak ingin dia terikat dengan pernikahan yang menyakitkan mu ini. Aku akan tetap bersaing dengan mu untuk mendapatkan cintanya" Sahut Johan sembari menatap Dean dengan tajam.


"Semudah itu? Kau kira aku mainan mu yang bisa kau tinggalkan lalu kau ambil lagi sesuka mu?!" Ucap Alika kesal.

__ADS_1


"Percayalah satu hal Alika, aku tidak akan pernah berhenti mencintai dan setia menunggu mu... sampai kau bisa mencintai ku maka aku akan membebaskan mu dari ikatan ini dan sekalipun nantinya kau memilih Dean sebagai pasangan mu aku juga akan tetap setia kepada mu seperti diri mu yang setia kepada ku meski kau tidak mencintai ku" Sahut Johan dengan hati yang juga terluka.


"Bisakah sekali saja kau tidak mengambil keputusan sesuka hati mu?" Ucap Alika terisak tangis.


"Aku tidak bisa mengubah keputusan ku, tapi aku juga tidak bisa membohongi hati ku jika aku masih sangat mencintai mu" Sahut Johan yang menarik Alika ke dalam pelukanya.


Dean menarik tangan Alika, merebutnya dari pelukan Johan. "Kau bukan lagi suaminya, dan kini kita bersaing untuk dapatkan cintanya. Mari bersaing secara adil sebagai laki-laki bukan sebagai ayah dan anak" Ucap Dean sembari menggenggam tangan Alika.


"Aku terima tantangan mu, aku pastikan Alika akan melupakan mu dan mencintai ku" Sahuy Johan dengan tegas.


Alika hanya bisa terdiam dan dia melepaskan tanganya dari genggaman Dean. "Sekarang aku minta pada kalian untuk tidak membahas masalah ini lagi, saat ini aku sudah cukup dengan semua ini... awalnya aku sudah bahagia bisa memiliki seorang anak tapi sekarang aku justru menjadi janda" Ucap Alika yang sudah kalut.


"Kau bukan janda karena kau bahkan tidak disentuh olehnya, kau hanyalah gadis yang baru saja terbebas dari ikatan gila yang mengekang mu selama ini" Ucap Dean menatap Alika tajam.


"Ini bukan ikatan gila, ini adalah ikatan pernikahan yang sangat berharga walau ayah mu tidak pernah menyentuh ku tapi dia tetap suamiku tapi kini dia telah menjadikan aku sebagai mantan istrinya" Sahut Alika sembari melepaskan tanganya dengan paksa.


Alika pun berlalu pergi tanpa melihat kebelakang. "Jika kalian memang mencintai ku dan ingin berjuang untuk cintaku, aku tidak akan melarang kalian tapi mungkin aku tidak akan memilih siapapun dari kalian" Ucap Alika yang kemudian melanjutkan langkahnya.

__ADS_1


__ADS_2