Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
Johan Kembali Untuk Melamar Alika I


__ADS_3

Malam tiba dan Jingmi tidur dikamar Rio. Alika memutuskan untuk keluar rumah dan berjalan-jalan disekitar komplek perumahan mereka untuk mencari udara segar, saat sedang berjalan-jalan Alika melihat kearah kursi panjang yang ada dipinggir jalan. Alika ingat dulu dia pernah duduk dikursi itu berdua bersama dengan Johan.


"Kenangan itu masih terekam jelas didalam ingatan ku, Johan dimanapun kau berada ku selalu berusaha untuk memaafkan mu... meski sulit bagi ku untuk melakukan itu tapi aku tidak pernah berhenti untuk mencobanya...


Andai aku bisa bertemu dengan mu ingin aku mengatakan sesuatu. Anak-anak itu sudah dewasa sekarang mereka sangat cerdas dan tampan aku selalu berusha untuk mengarahkan mereka ke masa depan yang lebih cerah" Ucap Alika dalam hati.


Saat malam semakin larut Alika memutuskan untuk kembali pulang. Saat sampai dirumah dia terkejut karena semua lampu menyala dan dia melihat ketiga anaknya berdiri mematung tanpa mengucapkan sepatah katapun.


Saat Alika mendekati ketiga anaknya, Jingmi putra bungsunya langsung memeluk Alika dengan erat. Alika membalas pelukan Jingmi dan dia baru menyadari jika diruangan itu ada tamu yang tidak diundang.


"Lama tidak bertemu... kau masih secantik dulu" Ucap seorang pria berwajah tampan dan bertubuh tinggi yang kini berdiri tepat dihadapan Alika.

__ADS_1


"Kau..." Ucap Alika gagu.


Jingmi melepaskan pelukanya dan kemudian berdiri dibelakang Alika. Hans dan Rio kemudian membawa Jingmi untuk masuk ke dalam kamar Alika karena kamar itu adalah kamar yang paling dekat dengan keberadaan mereka saat ini.


"Bagaimana kabar mu?" Ucap pria itu sembari menatap wajah Alika.


Disaat pria itu melangkah untuk mendekati Alika, Alika melangkah mundur untuk menghindarinya. "Untuk apa kau datang lagi?" Tanya Alika sembari mengalihkan pandanganya.


"Kita sudah tidak lagi pantas untuk membahas tentang cinta, kau dan aku sudah tidak lagi memiliki ikatan... kembalinya diri mu ke dalam kehidupan kami adalah kesalahan" Sahut Alika dengan mata berkaca-kaca.


"Apakah kau sudah benar-benar melupakan aku?"

__ADS_1


"Sejak awal pernikahan kita kau tau aku tidak mencintai mu disaat kau menalakku itu membuat ku ingin jauh dari mu, dan disaat kau meninggalkan anak mu dan pergi bersama wanita itu aku selalu berusaha untuk memaafkan mu akupun tidak pernah ingin membenci mu jadi tidak ada yang perlu diperbaiki, tidak ada yang perlu dimaafkan, dan tidak ada yang perlu untuk diingat ataupun dilupakan" Sahut Alika sembari menatap wajah Johan.


"Jingmi dia sudah dewasa dan ketiga anak kita kini sangat tampan" Ucap Johan sembari tersenyum.


"Mereka tumbuh dengan cinta dan kasih sayang..." Sahut Alika singkat.


"Alika... maukah kau kembali padaku? Menjadi istri ku dan memulai segalanya dari awal bersama ku?" Ucap Hans sembari berlutut dihadapan Alika dengan sebuah cincin ditanganya.


"Aku tidak membenci mu tapi aku juga tidak mencintai mu, aku sudah pernah berusaha menjadi istri yang baik untuk mu tapi kau memberikan begitu banyak duri didalam pernikahan kita...


Aku tidak menyalahkan mu tentang apa yang terjadi dimasa lalu tapi aku hanya belum bisa melupakan semua itu... biarkan aku tetap menjadi seorang ibu bagi ketiga anak kita tanpa harus kembali ada ikatan diantara kita" Sahut Alika dengan tegas.

__ADS_1


__ADS_2