
"Halo love... tumben pagi-pagi udah dua kali nelfon" Ucap Johan membuka pembicaraan.
"Apa semuanya baik-baik saja?" Tanya Alika khawatir
"Love kenapa si? Aku baik-baik aja love" Sahut Johan dengan tenang.
"Sudah makan? Vitamin sudah diminum?Kemarin tidak minum-minumkan?" Ucap Alika penuh perhatian.
"Iya Love... aku udah makan, minum vitamin juga sudah, kemarin gak ada minum juga" Sahut Johan dengan bahagia.
"Kapan kamu pulang?" Tanya Alika dengan hati sendu.
"Love... sabar ya, mungkin aku akan pulang dua hari lagi"
"Jangan terlalu lama pergi aku disini sendirian"
"Love... jangan khawatir kalau semua urusan sudah selesai aku pasti akan langsung pulang, memangnya siapa yang bisa jauh dari istrinya tercinta" Sahut Johan menggoda Alika.
Alika pun tersenyum dan merasa lega. "Pulanglah aku merindukan mu, rumah ini terasa sangat sepi... tanpa mu aku merasa tidak nyaman"
__ADS_1
"Aku akan segera pulang, nantinya jika aku ada perjalanan bisnis lagi aku akan membawa mu bersama ku"
"Baiklah... cepat pulang. Suami ku"
"Tentu sayang..." Sahut Johan dengaj suara gembira.
"Hadiah apa yang kau inginkan saat aku pulang?" Tanya Johan dengan penuh perhatian dan cinta.
"Tidak... tidak ada. Aku hanya ingin suami ku pulang dengan membawa cinta dan kesetiaan hanya itu" Sahut Alika dengan hati yang tak kuasa menahan perih.
"Cinta ini hanya untuk mu, selamanya hanya untukmu... bahkan jika kau meminta nyawa ku maka aku akan memberikanya" Sahut Johan dengan tulus.
"Jangan asal bicara" Ucap Alika menanggapi.
"Jangan pernah mengatakan itu lagi, karena aku tidak ingin terjadi hal buruk pada mu... aku hanya ingin bersama mu selamanya, asalkan bisa terus bersama mu aku sudah bisa hidup tenang" Sahut Alika meyakinkan suaminya.
"Andaikan kau tau rahasia terburukku mungkin kau akan membenci ku, aku tidak punya pilihan lain selain melenyapkan mereka dan mengubur rahasia itu bersama dengan mereka" Ucap Johan dalam hati.
"Mendengar ucapan mu itu rasanya aku sangat bahagia, tunggulah sebentar lagi aku akan segera pulang" Ucap Johan dengan kerinduan dihatinya.
__ADS_1
"Kau tidak merahasiakan apapun dari ku bukan?" Tanya Alika mengikuti kata hatinya.
Sejenak Johan terdiam saat mendengar ucapan Alika. Dia merasa bingung kenapa Alika seakan bisa mengetahui isi hatinya saat ini.
"Tidak... tidak ada" Sahut Johan dengan lemah lembut.
Alika kemudian menutup telfonnya dan duduk ditepi kolam renang. Alika memasukan kakinya ke dalam air dan menenangkan hatinya, tak lama kemudian ponsel Alika berdering. Ada orang tidak dikenal yang tiba-tiba menelfon Alika, awalnya dia ragu untuk menjawab telefon itu tapi karena ponselnya berdering terus dia pun menjadi kesal dan akhirnya menjawab telefon itu.
"Halo nyonya Alika" Ucap seorang wanita tidak dikenal yang menelfon Alika itu.
"Siapa ini?" Tanya Alika bingung.
"Jangan tanya siapa aku, karena kau akan segera mengetahuinya... sekarang datanglah ke alamat yang sudah ku kirimkan, semua jawaban dari pertanyaan mu akan kau temukan disana"
"Dengar aku tidak mengenal mu, lalu untuk apa aku menemui mu?" Sahut Alika acuh.
"Bukankah kau ingin tau apakah suami mu punya rahasia atau tidak? Jika kau memang ingin tau maka datanglah kemari tenang saja, selain kau aku juga mengundang anak tiri mu tersayang"
"Jangan sentuh mereka" Sahut Alika memperingatkan.
__ADS_1
"Aku tidak akan menyakiti siapapun, aku hanya ingin kalian melihat kebenaran dari Johan yang selama ini kalian kagumi itu"
"Baik aku akan datang tapi jangan kau sentuh mereka" Ucap Alika yang kemudian segera bersiap dan pergi ke alamat yang dikirimkan wanita itu.