Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
Lambaian Tangan Tanda Perpisahan.


__ADS_3

Alika mengantarkan ketiga putranya ke bandara dengan hati yang terluka. Disana Alika memeluk ketiga putranya dan menitikan air mata.


"Jaga diri kalian, jangan lupa makan, jangan lupa minum vitamin..." Ucap Alika sembari terisak tangis.


"Bunda..." Sahut Jingmi sembari memeluk Alika dengan erat.


"Kalian harus belajar dengan giat bunda akan selalu disini menanti waktu dan saat yang tepat untuk bisa kembali bersama dengan kalian lagi" Ucap Alika sembari membalas pelukan Jingmi.


"Bunda..." Ucap Hans dan Rio serentak.

__ADS_1


Mendengar itu Alika tersenyum dan memeluk ketiga putranya. "Hans kau harus menjaga kedua adikmu, dan kau harus bisa menjadi bintang yang bersinar setelah hilangnya awan hitam" Ucap Alika memberikan pesan.


Disaat ketiga putranya melangkah pergi Alika hanya bisa menitikan air mata sembari melambaikan tanganya. Ingin sekali rasanya Alika ikut bersama dengan mereka tapi dia tidak bisa melakukanya, saat ini Alika masih harus menghadapi semua musuhnya dan menjadi perisai bagi anak-anaknya.


Alika harus bisa menghancurkan mereka semua sebelum mereka menyakiti dirinya dan ketiga anaknya. "Pergilah sayang... pergilah dan hiduplah dengan baik, jangan pernah menatap masa lalu dan biarkan disini bunda yang akan melindungi kalian dari jauh... Percayalah anak-anakku suatu hari nanti kota pasti bisa bersatu kembali" Ucap Alika dalam hati sembari menitikan air mata.


Alika pun kembali ke rumahnya namun kini rumah itu begitu sepi. Saat Alika membuka pintu rumah itu dan masuk ke dalamnya dia mengingat kembali kenangan indahnya bersama dengan keluarganya.


"Nyonya" Ucap Kafa mengejutkan Alika.

__ADS_1


"Ada apa?" Sahut Alika sembari menyapu air matanya.


"Nyonya kini tuan besar dan tuan muda sudah tidak ada... kini anda adalah satu-satunya yang berhak atas perusahaan Yi ini, nyonya dalam surat wasiat yang ditinggalkan oleh tuan besar anda dan ketiga tuan muda adalah pewaris sah dari perusahaan Yi setelah kepergianya dan sampai ketiga tuan muda siap untuk menerima tanggung jawab itu maka anda adalah satu-satunya yang berhak untuk memimpin perusahaan" Ucap Kafa menjelaskan.


"Kafa..."


"Iya nyonya"


"Siapkan semua berkas yang harus aku periksa malam ini juga, besok pagi adakan rapat terbuka untuk mengumumkan peralihan kekuasaan perusahaan yang sudah ku terima dan juga untuk mendiskusikan tentang proyek baru kita, selain itu lusa adakan pertemuan antar perwakilan perusahaan. Undang semua rekan bisnis kita karena aku akan mengumumkan sebuah pengajuan proyek besar dan yang ingin mendapatkan proyek itu dan bekerja sama dengan kita haruslah sebuah perusahaan pilihan yang berkualitas" Ucap Alika membarikan perintah sembari mengepalkan tanganya dengan sangat kuat.

__ADS_1


"Nyonya apakah anda akan menyatakan perang diawal permainan?"


"Tidak Kafa... tapi aku hanya akan memberi peluang untuk para musuh kita agar menunjukan diri mereka dan keluar dari persembunyianya, setelah itu aku akan hancurkan mereka satu persatu" Sahut Alika tanpa ragu.


__ADS_2