
Alika menutup matanya dan menghela nafas panjang, tanpa terasa air matanya menetes. Alika menatap sebuah map berwarna merah yang ada diatas meja dia melihat semua berkas itu dan memeriksanya satu persatu, diantara berkas itu terselip beberapa foto diantaranya foto seorang bayi dan ibunya.
Alika terduduk lemas dilantai dan menangis, Hans segera menghampiri Alika dan memeluknya. "Apa aku terlalu egois sampai akhirnya menyakiti dia? sebenarnya apa yang sedang terjadi?" ucap Alika dalam hati.
"Sekarang apa yang harus kita lakukan?" ucap Hans yang juga kebingungan.
"Kita harus menemukan Rio... kita harus menyelesaikan masalah ini dengannya Rio sudah bertindak terlalu jauh" Sahut Alika dengan suara bergetar.
__ADS_1
"Bagaimana dengan kita? Apakah kita juga sudah melakukan hal yang salah?" Ucap Hans lirih.
"Ini bukan waktu yang tepat untuk membahasnya" sahut Alika yang kemudian beranjak pergi.
Hans menarik tangan Alika dan menatap matanya dengan penuh arti, Alika berusaha melepaskan tangan Hans tapi Hans malah menarik Alika ke dalam pelukan nya. Alika melepaskan pelukan Hans tapi Hans memegang pinggang ramping Alika dengan sangat kuat keduanya saling menatap dengan penuh arti untuk pertama kalinya hati Alika bergetar dan jantungnya berdetak dengan tidak beraturan saat menatap mata Hans, Hans mengecup bibir Alika dengan lalu lembut keduanya meneteskan air mata. Dengan cepat Alika mendorong Hans dengan kuat dan berlalu pergi.
Hans menatap Alika dari kejauhan dan menangis. "AKU MENCINTAI MU! KENAPA SESULIT INI UNTUK SEKEDAR MENCINTAI MU APA AKU MEMANG BUKAN UNTUK MU, SETIDAKNYA... setidaknya aku ingin tetap mencintai mu" Hans menangis.
__ADS_1
Hans menatap mata Alika dan keduanya menangis. "Tidak apa apa semuanya akan baik baik saja" ucap Alika lirih.
Tidak perduli tentang apapun yang terjadi bagi Alika saat ini menemukan Rio dan Jingmi adalah prioritas utamanya. Dia tidak bisa mengulang waktu tapi setidaknya dia bisa mencoba untuk memperbaiki semuanya walaupun itu sangat mustahil baginya, jika Rio benar benar sudah membunuh sasa itu Artinya dia juga telah membunuh anaknya sendiri sebenarnya Alika sudah tau jika sasa sedang mengandung karena itu Alika setuju saat Jingmi mengatur pernikahan Rio menjadi lebih cepat dari seharusnya. Alika bahkan sudah menyiapkan kamar untuk bayi Rio dan Sasa dia juga sudah menyiapkan banyak baju bayi dan mainan lucu untuk nantinya dihadiahkan kepada mereka setelah upara pernikahan sekarang semuanya terasa sia sia sekali lagi takdir sudah menghancurkan impian Alika untuk hidup bahagia dengan keluarga kecilnya.
"Apa ada petunjuk tenang keberadaan Rio?" tanya Hans pada Alika.
"Pria tadi memberikan foto Rio saat ini dia sedang ada dirumah sakit kita harus segera kesana dan mencari tau tantang kebenarannya" sahut Alika sembari menyiapkan hatinya.
__ADS_1
"jujur aku masih tidak percaya jika Rio akan bertindak sejauh itu... kami sudah berjanji untuk tidak menyakiti siapapun lagi tapi kenapa dia melakukan itu dan bahkan dia membunuh calon anaknya sendiri apa yang sebenarnya terjadi?" Hans bertanya tanya.
"Kita akan segera mengetahuinya setelah bertemu dengan Rio... kita harus segera menemuinya dan jika memang dia terbukti bersalah aku sendiri yang akan menghukumnya" ucap Alika dengan hati yang ragu.