
Satu bulan berlalu dan Li Jingmi sudah diperbolehkan pulang. Selama satu bulan semua urusan memang sudah diproses dengan baik, mulai dari urusan perceraian Alika dan Johan, masalah pendaftaran sekolah Jingmi, bahkan sampai masalah tempat kerja Alika.
Setelah sebulan berlalu Alika dan Johan sudah resmi bercerai secara hukum. Keduanya sudah selesai menanda tangani surat perpisahan, walau itu bukan keputusan yang membuat Alika senang tapi setidaknya dia sudah tidak lagi terjerat dalam ikatan tanpa cinta.
Untuk urusan masa depan Jingmi, Johan juga berjanji akan bertnggung jawab penuh terhadapnya. Johan akan membiayai semua kebutuhan Jingmi dan Alika, walau Alika menolak hal itu tapi Johan tetap bersikeras untuk melakukanya. Karena Alika tidak suka menerima bantuan yang cuma-cuma meskipun dia tau jika menafkahi Jingmi adalah kewajiban Johan tapi membiayai kehidupan pribadinya jelas tidak benar bagi Alika maka sebagai gantinya Alika akan bekerja untuk Johan dia diangkat menjadi konselor pribadi dan juga sekertaris pribadi Johan. Alika akan tetap mendapatkan gaji setiap bulanya dan ditambah dengan biaya hidupnya juga Jingmi sebagai bonusnya.
Johan juga mengambil alih posisi kepala yayasan disekolah SMA Berlian. Hal ini dilakukanya supaya bisa memberikan posisi yang bagus untuk Jingmi disekolahnya nanti, serta menghindarkanya dari perundungan disana. Johan sebagai pemilik perusahaan terbesar dan juga orang terkaya dinegeri ini jelas saja semua itu bukanlah masalah besar untuknya.
Johan sebagai CEO diperusahaan Yi (Perusahaan terbesar dinegeri ini, sekaligus perusahaan terbesar ke - 2 didunia). Menjadikan Dean anaknya sebagai direktur diperusahaannya satu minggu yang lalu bukan hanya itu Johan juga merekrut Hans adik angkat Dean untuk menjadi wakil direkturnya yang berarti juga menjadi wakil Dean, Johan sempat berniat untuk menjadikan Rio sebagai anggota diperusahaannya tapi Rio menolak.
__ADS_1
Rio menolak permitaan Johan karena dia ingin mengejar cita-citanya menjadi seorang reporter. Kini Alika, Dean, dan Johan bekerja disatu perusahaan yang sama, bahkan dengan sengaja Johan menjadikan ruanganya dan Alika menjadi satu. Hal itu dia lakukan agar bisa lebih dekat dengan Alika.
Meskipun demikian tapi sikap Alika kepada Johan maupun Dean masih saja tetap dingin. Alika sebenarnya menerima penawaran Johan untuk menjadi konselor sekaligus sekertaris pribadinya adalah karena dia ingin mengawasi perubahan sikap Johan pada Jingmi sekaligus mendekatkannya dengan Jingmi.
Tapi hal itu bukan berarti Alika akan dengan mudahnya menerima Johan kembali dalam kehidupanya atau membiarkan Dean menjadi pasangannya dengan mudah. Tujuan utama Alika sebenarnya adalah untuk menyatukan kembali Dean, Johan, Jingmi, Hans, dan juga Rio. Alika berharap Johan bisa menerima keempat pemuda itu sebagai anaknya dan menyayangi mereka dengan tulus, setelah itu barulah Alika akan memikirkan tentang langkah apa yang akan dia ambil mengenai hubunganya dengan Dean dan juga Johan.
"Bunda" Ucap Jingmi seketika membuyarkan lamunan Alika.
"Minggu depan aku akan mulai sekolah, apa ayah dan ketiga kakak akan datang untuk mengantarkan aku?" Tanya Jingmi dengan wajah polosnya.
__ADS_1
"Jika mereka tidak sibuk... mereka pasti akan datang untuk melihat pangeran tampan ini masuk sekolah untuk pertama kalinya disekolah barunya" Sahut Alika sembari mencubit pelan hidung Jingmi.
"Bund... rumah sebesar ini isinya hanya kita berdua saja, para pelayan juga tinggal dipaviliun rasanya sunyi sekali"
"Jingmi... apa kau merasa bosan dan kesepian?" Ucap Alika penuh perhatian.
"Bunda apa boleh kalau ketiga kakak dan ayah datang untuk menginap?" Sahut Jingmi balik bertanya.
"Boleh saja... asalkan kau jangan terlalu memaksa mereka karena mereka juga punya banyak pekerjaan" Ucap Alika lembut.
__ADS_1
"Baik" Sahut Jingmi menurut.