
Disisi lain ada Alika dan Johan yang mencari Dean dengan hati yang cemas. Mereka tidak tau harus mencari Dean kemana, yang mereka tau Dean menghilang dari kamarnya padahal lukanya masih belum pulih.
Johan memerintahkan puluhan anak buahnya untuk mencari Dean ke seluruh sudut rumah sakit. Johan bahkan tidak segan untuk menyewa ratusan orang untuk membantunya mencari Dean ke seluruh pelosok kota, sedangkan Alika hanya bisa mencari dengan berlinang air mata.
Baik Johan maupun Alika sudah tidak bisa berpikir secara jernih. Keduanya memutuskan untuk mencari Dean ke semua tempat, bahkan mereka sampai mencari informasi mengenai keberadaan Dean dikota tempat tinggal mereka sebelumnya melalui anak buah Johan yang ada disana.
Alika dan Johan menyusuri jalanan kota dan bertanya kepada setiap orang yang mereka temui. "Maaf apa anda tadi melihat pemuda ini?, tingginya hampir sama seperti suami saya ini tapi kulitnya lebih pucat" Ucap Alika bertanya kepada seorang wanita muda sembari menjelaskan ciri-ciri Dean.
Alika sangat mengkhawatirkan Dean terlebih lagi ketika mereka menyadari Dean menghilang mereka melihat buku Dean yang rusak dan ada darah diselimutnya. Hati Alika sudah tidak karuan saat itu hanya ada kecemasan dan kesedihan dihatinya.
__ADS_1
Johan pun merasakan hal yang sama dengan Alika. Seorang Johan yang selalu tangguh dan kuat, yang bahkan tidak takut menghadapi kematian kini kembali merasakan ketakutan akan kehilangan orang yang dia cintai.
Meskipun malam mulai larut Johan dan Alika tetap berjalan dan mencari petunjuk mengenai keberadaan Dean. Langit malam yang tadinya terlihat cerah kini mulai tertutupi oleh awan mendung, sebagaimana hati Alika dan Johan yang juga mulai tertutupi dengan awan mendung kesedihan.
Pada saat inilah Alika menyadari perasaanya kepada Dean. Alika merasa sangat khawatir disaat Dean menghilang, selain itu ada perasaan lain yang dia rasakan setiap kali dirinya memeluk Dean dan perasaan itu tidak pernah ada ketika dirinya memeluk Johan.
Perasaan itu begitu dalam dan juga sulit untuk diungkapkan. Alika bertanya-tanya pada hati kecilnya sendiri, mungkinkah itu cinta? Selama ini setiap kali dirinya merawat Dean dan menatap matanya ada sesuatu yang berbeda yang dia rasakan. Alika merasa sangat senang jika berada disisi Dean, ada kebahagiaan, kasih sayang, dan ras tidak ingin berpisah yang hanya bisa dia rasakan saat dirinya ada disisi anak tirinya itu.
Alika pun bersimpuh ditanah dan menangis. Dia menangis bukan hanya karena sedih akan hilangnya Dean tetapi juga karena dia menyesali perasaanya sendiri.
__ADS_1
Alika merasa bersalah kepada Johan yang sudah dengan mencintai dirinya dengan tulus. Selama ini Johan begitu baik pada dirinya dan mencintainya dengan tulus meskipun Johan mengetahui jika dirinya belum mencintainya, kini disaat Alika belajar untuk mencintai Johan cinta itu justru tumbuh namun bukan untuk Johan tetapi untuk orang yang seharusnya dianggap sebagai anaknya yaitu Dean.
Disaat hujan membasahi tubuhnya dan air mata menghiasi wajahnya. Johan memeluk Alika dan meyakinkannya jika semuanya akan baik-baik saja, walaupun saat ini mereka hanya bisa terus berusaha tanpa tau harus berjalan kearah mana untuk bisa menemukan Dean.
"Maaf... maafkan aku." Ucap Alika lirih didalam pelukan Johan.
"Semua ini bukan kesalahan mu, semua ini adalah musibah yang tidak kita harapkan... percayalah aku pasti akan menemukan anak kita dan jika aku bertemu dengan orang yang telah memisahkan kita darinya maka akan ku berikan dia hukuman yang setimpal" Ucap Johan sembari memeluk Alika erat.
"Maafkan aku... aku bersalah kepada mu suami ku, maafkan aku... karena aku mencintai anak mu. Aku sudah berusaha mencintai mu tapi cinta ini justru tumbuh untuknya, maafkan aku suamiku" Ucap Alika dalam hati sembari memeluk Johan erat-erat.
__ADS_1
Hujan lebat dan berpetir seakan menjadi saksi dari kesedihan pasangan itu. Mereka baru saja memulai kehidupanya tetapi duri dan kesedihan selalu menghiasi perjalanannya, disaat Johan mencintai Alika, Alika justru mencintai Dean, dan ketika Dean memperjuangkan cintanya pada Alika dia justru tidak bisa bersatu dengannya karena Dean tidak ingin menyakiti hati ayahnya.