Aku Menikahi Anak Angkat Ku

Aku Menikahi Anak Angkat Ku
Kata-Kata


__ADS_3

Dean dan Johan menjadi pelampiasan dari amarah semua keluarga korban. Tiba-tiba ada seorang pria yang mengangkat tanganya untuk memukul Hans tapi Alika melindungi Hans dengan tubuhnya, Alika berdiri didepan Hans dan melindunginya.


"Kau boleh memukul ku tapi tidak dengan dia, apa kau tidak lihat dia bahkan sedang terluka" Ucap Alika membela Hans.


"Adikku dibunuh tanpa belas kasihan lalu kenapa aku harus kasihan kepadany?!" Ucap pria itu dengan nada tinggi.


"Kau berhak untuk marah, tapi kau tidak berhak untuk membunuh siapapun disini... kau tau kenapa?! Karena kau bukan tuhan yang bisa mencabut nyawa orang sesuka hati mu apa lagi karena dendam dan amarah, mereka mungkin memang bersalah karena sudah membunuh anggota keluarga kalian tapi ingat mereka juga sudah mempertanggung jawabkanya dengan menafkahi kalian, membiayai kehidupan kalian dan keluarga kalian, dan meminta maaf disini dengan tulus" Sahut Alika dengan nada yang lebih tinggi.


"Kak luka kak Hans" Ucap Rio panik.


"Hans kau baik-baik saja? Akan ku panghilkn orang untuk membawa mu kembali ke rumah sakit" Ucap Alika yang juga panik setelah melihat darah mengalir dari luka Hans dan membasahi pakaianya.

__ADS_1


"Tidak... aku ingin tetap disini bersama kalian" Sahut Hans sembari menahan rasa sakit dan perih.


"Kau kesakitan jangan memaksakan diri" Ucap Alika menasehati.


"Kak... jangan paksa aku pergi" Sahut Hans memaksa. Alika kemudian melepaskan syal yang ia kenakan dan dia menggunakan syal itu untuk menekan luka Hans.


"Berjanjilah untuk bertahan" Ucap Alika khawatir.


"Rio kau jaga Hans... aku harus menyudahi ini semua" Ucap Alika yang kemudian beranjak menuju kerumuna orang yang menglilingi Dean dan Johan.


"Wanita itu apa dia benar-benar wanita biasa? Kenapa dia begitu unik?" Tanya Hans kepada Rio.

__ADS_1


"Aku pernah dengar tentang kekuatan cinta dan keadilan tapi hari ini aku baru mellihat kedua hal itu didalam diri kak Alika" Sahut Rio sembari terus menekan luka Hans.


"Apa aku salah menilai mu?" Tanya Hans dalam hati.


"Cukup!" Ucap Alika menghentikan semua orang yang menyerang Johan dan Dean dengan membabi buta itu.


"Mereka adalah orang yang sudah membunuh orang terkasih kalian, tapi mereka juga sudah mempertanggung jawabkanya dengan menafkahi kalian dan keluarga kalian seumur hidup. Mereka memang sudah melakukan kesalahan yang tidak mungkin untuk dimaafkan tapi mereka juga memiliki kesempatan untuk berubah, kalian berhak untuk membencinya dan marah kepada kedua orang ini tapi...


Aku tidak bisa membiarkan kalian membunuh kedua orang ini. Salah satu dari mereka adalah ayah anakku, dan yang lainya adalah anakku yang juga cinta ku... hari ini aku seorang ibu memohon kepada kalian semua untuk memaafkan mereka, aku tidak meminta kalian melupakan apa yang sudah mereka lakukan pada kalian tapi aku minta kalian untuk jadikan semua ini dan hari ini sebagai pelepasan beban hati kalian." Ucap Alika dengan hati yang tulus.


"Ayah... kakak!" Ucap Jingmi berteriak panik.

__ADS_1


"Anak itu yang sedang berdiri disana adalah seorang anak yang menunggu ayah dan kakaknya kembali, seperti juga kalian yang menunggu anggota keluarga kalian kembali dengan harapan bisa memeluk mereka lagi... apa kalian tega jika anak itu merasakan apa yang kalian rasakan saat ini?" Ucap Alika yang kemudian membuat semua orang disana terdiam dan termenung.


__ADS_2