
"Aku tidak akan memaksa mu mungkin aku memang tidak pantas untuk meminta mu kembali pada ku, kesalahan ku dimasa lalu memang tidak mudah untuk dimaafkan" Ucap Johan sembari beranjak dari hadapan Alika.
"Aku tidak akan menyalahkan mu lagi untuk keputusan yang kau ambil dimasa lalu, karena jika kau tidak melakukan semua kesalahan itu mungkin akupun tidak akan ada disini sekarang..." Sahut Alika sembari memalingkan wajahnya.
Johan menggenggam tangan Alika dan menatap matanya dengan tatapan penuh cinta. Tapi Alika melepaskan tanganya dengan sopan dan mengalihkan pandanganya dari Johan.
"Maaf..." Ucap Johan yang kemudian berlalu pergi.
"Tunggu" Ucap Alika menghentikan langkah mantan suaminya itu.
__ADS_1
"Kau berhak untuk bertemu dengan anak-anak... mereka juga anak-anak mu aku tidak berhak untuk menjauhkan kalian" Sambung Alika berucap.
Johan menatap Alika dan tersenyum. "Aku sudah melihat mereka... mereka sangat tampan, mereka mirip seperti mu mereka memiliki cara bicara dan tatapan mata yang sama persis dengan mu aku pasti akan kembali lagi untuk bertemu dengan mereka dan juga diri mu dilain waktu" Ucap Johan yang kemudian melanjutkan langkahnya. Alika hanya bisa terdiam dan kemudian masuk ke dalam kamarnya untuk melihat ketiga anaknya.
Saat Alika masuk ke dalam kamar Hans justru meninggalkan kamar itu. Alika menyusul Hans dan mereka berhenti tepat didepan pintu dapur, Alika bertanya pada Hans tentang apa yang terjadi tapi Hans hanya diam dan tetap diam.
"Apa yang terjadi?" Tanya Alika pada Hans dengan lembut.
"Bu dia kembali dengan tiba-tiba dan mengatakan jika dia ingin menikahi mu, dia bilang dia ingin kembali kepada kita aku jelas tidak bisa menerima hal itu bagaimana mungkin orang yang meninggalkan kita disaat kita sangat membutuhkanya justru kembali disaat ini" Sahut Hans dengan kesal.
__ADS_1
"Hans... setiap orang punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahanya, setiap orang juga punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Tidak ada yang salah dengan itu karena lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali" Ucap Alika menasehati Hans dengan lemah lembut.
"Apa itu artinya kau akan memaafkan dia dan menikah lagi denganya?" Tanya Hans khawatir.
"Aku akan selalu berusaha untuk memaafkanya tapi aku tidak akan menikah lagi denganya... karena pernikahan harus dilakukan oleh orang yang saling mencintai sedangkan untuk pernikahan yang berdiri karena cinta sepihak itu jelas hanya akan berakhir dengan ketidak bahagiaan" Sahut Alika menjelaskan.
"Sebelum kau datang tadi dia sempat mengatakan jika dia merindukan kami, dia juga akan menjadi ayah yang baik"
"Kalau begitu kalian juga harus belajar untuk memaafkanya... percayalah jika dia juga pasti akan menjadi ayah yang baik untuk kalian"
__ADS_1
"Aku tidak ingin memiliki seorang ayah yang akan meninggalkan kita disaat kita terpuruk dan melarikan diri dari masalah" Sahut Hans yang kemudian berlalu pergi.
Alika hanya bisa menghela nafas panajang dan berusaha untuk tetap sabar dalam menghadapi keadaan. "Johan... anak-anak mungkin akan sulit untuk menerima mu saat ini aku juga tidak bisa memaksa mereka untuk memaafkan mu tapi kau tenang saja aku pasti akan berusaha membuat mereka untuk bisa menerima mu kembali sebagai ayah mereka" Ucap Alika dalam hati.