
Alika kemudian keluar dari ruang IGD. Ketika keluar ruangan Alika melihat Johan sudah ada disana dan dia menarik tangan Johan, mereka pun berdiri berhadapan dan untuk pertama kalinya Alika mengangkat tanganya untuk suaminya.
Alika menampar wajah Johan dengan tanganya sendiri. "Kau... apa yang kau pikirkan? Apa kau tidak bisa menurunkan ego mu sedikit saja demi anak mu? Apa kau tau selama ini dia sudah disiksa dan diperlakukan seperti hewan!" Ucap Alika yang terbakar api amarah.
"Dia bukan..." Ucap Johan yang kemudian dipotong oleh Alika yang melemparkan map biru pemberian mendiang Sila kepada Johan.
"Kau ingin bilang dia bukan anakmu?! Ini hasil tes DNA, dan semua surat yang membuktikan jika dia adalah anak mu... lalu dimana kesalahanya? Apa dosa anak itu pada mu? Sampai dengan teganya kau menelantarkan dia?" Ucap Alika yang tidak bis lagi menahan diri.
"Aku tidak menelantarkanya begitu saja, aku memberi mereka uang yang cukup untuk hidup" Sahut Johan membela diri.
"Apa kau pikir uang bisa menyelesaikan segalanya? Apa kau kira dengan uang dia akan baik-baik saja? Sekali saja, sekali saja apa kau pernah menemuinya dan memeluknya? Apa kau tau karena ego mu ada seorang wanita yang menginginkan mu bahkan lebih dari hidupnya sendiri dia bahkan rela menodai dirinya demi cintanya kepada mu.
__ADS_1
Setelah dia memiliki seorang anak kau hanya memberi mereka uang?. Apa dengan uang anak itu akan mendapatkan kasih sayang? Tidak... justru karena uang mu sekarang anak itu sekarat!
Setidaknya jika kau tidak mencintai ibunya kau datanglah padanya untuk menemui anak mu. Dia anak mu, darah daging mu, sedikit pun kau tak mengasihinya?...
Percayalah satu hal kepada ku, jika dia sampai tiada malam ini. Maka aku akan mengajukan perceraian kita ke pengadilan saat itu juga, dan kau tidak akan pernah melihat ku lagi seumur hidup mu" Ucap Alika dengan berderai air mata.
Alika kemudian berjalan meninggalkan Johan dan Dean. Alika kembali masuk ke ruangan IGD dan duduk disudut ruangan, Alika sudah menahan beban dihatinya sejak awal dia bertemu dengan Sila.
Alika sebenarnya tidak memiliki masalah dengan masa lalu Johan. Tetapi sikap Johan yang sampai begitu tega membiarkan anak kandungnya sendiri teraniaya membuat Alika merasa sangat kecewa, selama ini Alika selalu menggap Johan sebagai pria yang baik dan penuh kasih sayang.
Alika sedih dan juga kecewa tapi kekecewaanya membuat dia mulai berfikir untuk mengakhiri pernikahanya. Sementara itu Johan duduk bersandar dipintu IGD, keangkuhanya dan egonya kini membuat pernikahanya berada diujung tanduk.
__ADS_1
Johan sebenarnya sudah tau jika Alika mencintai Dean dan bertahan bersamanya hanya karena janji pernikahan. Tapi ketika Johan menyadari jika dia sudah melanggar janji pernikahan itu dengan mengecewakan Alika, maka kini dia pun menyadari jika Alika bisa meninggalkanya kapan saja.
"Ayah. Kau bahkan tidak pernah memberitahu ku jika aku memiliki seorang adik, tapi aku tidak marah karena itu adalah rahasia mu dan kau berhak untuk diam selama yang kau mau tapi ayah apa kau tau? Kau adalah penyebab dari kehancuran hubungan mu dengan Alika.
Kau tau jika dia sangat mudah mencintai tapi tidak mudah dimengerti, kemarin dia adalah istri mu yang penuh perhatian pada mu tapi hari ini dia mengangkat tanganya untuk menyakiti mu dan itu semua adalah karena kesalahan mu sendiri" Ucap Dean sembari berlalu pergi.
"Aku tau dia mencintai mu" Ucap Johan yang seketika menghentikan langkah Dean.
"Aku tau selama ini kalian berdua saling mencintai, aku takut jika dia mengetahui kenyataan tentang masa lalu ku dia akan membenci ku dan berbalik mengejar mu sebagai orang yang dia cintai" Sambung Johan berucap.
"Alika bukan wanita seperti itu, dia lebih rela tersakiti dari pada harus menyakiti. Apa kau tau dia berusaha keras untuk melupakan ku demi kau suaminya, tapi hari ini takdir menunjukan padanya tentang sejahat apa kau sebagai seorang ayah...
__ADS_1
Alika adalah wanita yang selalu mengutamakan kebahagiaan orang lain. Dia bahkan tidak pernah berniat untuk meninggalkan mu apalagi hanya karena dia mencintai ku, tapi percayalah kali ini meski kau berniat bunuh diri sekalipun dia tidak akan menarik kembali kata-katanya.
Jika anak itu benar-benar tidak selamat maka pernikahan mu pun juga tidak akan selamat." Ucap Dean yang kemudian melanjutkan langkahnya meninggalkan Johan.