
"Oh..tidak, Nia benar benar melupakan aku sebagai suaminya Ma!" Ucap Ello merengek.
"What..secepat itu perkataanku jadi kenyataan!" Pekik Mama.
"Maksud kamu apa Mars, Alan beneran akan menikah. Lalu Nia melupakanmu!"
"Apa jangan jangan Nia.." Ucap Mama curiga.
"Bukan itu Oma, lihat ini. Dia chat chatan sama Zacky.." Rengek Ello.
"Kurang ajar si Zacky, sepupu gak berakhlak! Berani beraninya dia chat chatan sama istri sepupunya!" Teriak Mama dengan menggebrak meja di depannya.
"Bukan itu Ma..lihat saja chatnya, sungguh membuatku murka kau Zac! Pantas saja dia langsung senyum senyum, orang dia dapat transferan dari Nia."
"Buahaa..kena prank dua kali kau El," Oma dan Mama pun tertawa bersamaan.
"Zacky.." Teriak Ello, sedang Nia terkejut mendengar teriakan suaminya. Dia pun menghampiri Ello.
"Ada apa Sayang?"
"Gak ada apa apa!" Jawab Ello dengan wajah sedih dan bibir memble.
"Yakin gak apa apa?" Tanya Nia dengan mengusap pundak Ello.
"Yakin!" Jawab Ello lirih.
"Ada chat dari Ayah!" Ucap Ello tanpa menatap istrinya. Nia pun membuka ponselnya, dan dia pun terkejut melihat pesan dari Zac yang di buka oleh Ello.
"Kamu habis buka chatku ya!" Ucap Nia gugup.
"Betapa hancurnya hatiku, istriku menghianati suaminya!" Ucap Ello.
"Lebay.." Ucap Oma.
"Siapa yang menghianati kamu,"
"Itu chat kamu bukti, kalau kamu sudah menghianati aku!"
"Aku cuma bantuin Zac, dia itu sepupumu!" ucap Nia mendengus kesal.
__ADS_1
"Kenapa kamu bantuin dia! Dia sudah ngerjain aku justru kamu bantuin dia untuk ngerjain aku lagi!"
"Bukannya begitu sayang, hanya saja aku gak tega sama sepupumu. Dia orang yang bantu kamu dalam pekerjaanmu, dia selalu mengikuti perintahmu. Apa salahnya memberi bantuan untuk dia, meskipun dia buat kamu kesal gak seharusnya kamu balas."
"Betul kata Nia El!" Sahut Mama.
"Iya, dengerin kata kata istrimu Mars, gak baik balas dendam itu!" Oma pun ikut menimpali membuat Ello merasa tidak ada yang berpihak padanya.
"Iya aku tahu gak seharusnya aku membalasnya, kenapa sekarang semuanya menyalahkan aku. Aku ini korban pemerasan Zacky dan istriku." Rengek Ello.
"Siapa yang memerasmu!"
"Terserah kalian saja, aku merasa diriku saat ini sangat di kucilkan!" Ucap Ello kesal, ia pun berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan ruang tengah.
"Suamimu marah Nia," ucap Mama tertawa melihat anaknya yang sedang kesal. Tingkahnya bahkan seperti anak kecil yang marah karena tidak di belikan mainan oleh orang tuanya.😂
"Mana bibirnya di manyunin, jalan aja nunduk sambil kakinya di hentak hentakin! Makin hari makin aneh suamimu Nia!" Timpal Oma.
"Tapi itu sangat menggemaskan Oma, Ello yang dewasa berubah jadi manja gara gara mobil!" Ucap Nia dengan tertawa gemas.
"Asli..anak dan menantuku memang aneh Ma!" Bisik Mama pada Oma.
"Biarkan saja, lebih baik kita main sama si kembar. Gak usah di ambil pusing, nanti kita ikutan jadi aneh!" Ucap Oma, namun Nia tidak menghiraukan. Dia pergi ke kamar menyusul Ello yang sedang kesal padanya.
🌿🌿
Keesokan harinya di Hotel Martha, Ello sedang duduk di kursi kerjanya. Sedang Zac ragu ragu untuk masuk ke ruangan Ello, dia takut mendapat semprotan dari Ello.
"Pak Zacky gak masuk? Saya perhatiin dari tadi Bapak berdiri terus di sini!" Tanya salah satu staf hotel.
"Jangan berisik kamu," gertak Zacky pelan.
"I..iya Pak, maaf!" Ucap karyawan dan langsung pergi meninggalkan Zacky.
"Aku mendengarnya Zac..kenapa kamu tidak masuk?" Teriak Ello dari dalam ruangannya yang membuat Zacky terlonjak kaget dan mengusap dadanya.
"Astaga benar benar tajam pendengarannya!" Lirih Zac dan dia pun akhirnya masuk ke ruangan Ello.
"Pagi Pak Ello yang tampan baik hati dan tidak sombong!" Pujinya saat di hadapan Ello, padahal dalam hatinya 'pret'.
__ADS_1
"Tidak usah sok sokan muji muji, aku sudah tahu semuanya. Jika bukan karena istriku, habis sudah kamu Zac!"
"Ma..maksud Pak Ello?"
"Berterima kasihlah pada istriku, jika dia tidak membujukku untuk tidak memarahimu aku pasti sudah marah marah padamu! Jadi bersikap baiklah pada istriku!"
"He..he..iya Pak, saya mengerti maksud Pak Ello!" Jawab Zac dengan meringis.
"Hari ini aku minta kamu antar Nia dan anak anakku pergi berbelanja."
"What..antar belanja? Bukannya hari ini saya banyak tugas untuk hotel Pak?" Ucap Zac.
"Itu biar aku saja yang urus, istriku yang minta kamu untuk antar dia belanja. Bulan dan Bintang juga minta kamu menemaninya bermain!"
"Ta..tapi Pak,"
"Tidak mau kamu Zac, ini istriku yang minta loh. Orang yang menolongmu!" Ucap Ello meracuni.
"I..iya Pak, saya akan mengantar Bu Nia dan kembar belanja dan bermain!" Ucap Zac ragu ragu.
"Kak Nia sih gak apa apa, tapi Bulan dan Bintang kan biang rusuh. Pasti aku akan mendapat kejutan dari mereka!" Gumam Zac dalam hati.
"Kenapa masih berdiri, cepat ke rumah antar nyonyamu shoping!"
"A..i..iya Pak, saya permisi dulu!" Zac pun keluar dan menutup pintu ruangan Ello dengan kencang, membuat Ello terlonjak dari duduknya.
"Sialan kamu Zac.." Teriak Ello.
"Maaf Pak, barusan angin yang meniupnya kencang. Saya tidak bermaksud membantingnya!" Ucap Zac yang kembali membuka pintu ruangan Ello dan menutup kembali dengan pelan pelan.
"Angin dari hidungmu Zac.." Teriak Ello kembali. Sedang Zac tertawa puas dan berlari keluar menuju mobilnya.
🌿
🌿
🌿
Selamat siang, selamat menjalankan puasa Ramadhan bagi yang menjalankan🙏.
__ADS_1
Maaf ya kakak kakak semua, author baru sempat up hari ini. 🙏Maaf juga jika ceritanya lebay, norak, gak menarik dan garing. Tapi author hanya menulis sesuai yang autor inginkan🙏.
Terima kasih sudah setia menunggu up cerita ini, walau lama banget up nya🙏. Sehat selalu ya kakak kakak semua, semangat untuk menjalankan ibadah puasa😘.