Antara Aku Dan Maduku

Antara Aku Dan Maduku
14


__ADS_3

Antara Aku dan Maduku


Episode 14


Entah kenapa belakangan ini setelah kita berdua resmi bercerai dari mas lucas,lucasio dan luke rewel terus.Aku dan yuqi sudah bawa ke dokter namun kata dokter itu wajar gak ada yg aneh.Gak tahu kenapa aku dan yuqi kini membutuhkan mas lucas yg notabenenya adalah ayah kandung lucasio dan luke."Yuqi,coba hubungi mas lucas urgent ini"ujarku sambil menenangkan lucasio yg gak mau diam dan terus terusan menangis di gendonganku.Yuqi segera menurut dan segera menghubungi mas lucas tapi,gak ada jawaban.Mungkin dia udah ganti nomor atau ganti hp baru sehingga gak bisa dihubungi."Aduuhhh....ini luke dan lucasio gimana mbak???mas lucas juga susah dihubungi sdngkn anak anaknya lagi rewel dan suhu tubuhnya tinggi"keluh yuqi yg masih mati matian menenangkan luke.Akhirnya,aku yg coba menelepon mas lucas tapi tetap gak ada jawaban darinya.Yuqi dan aku makin panik dan khawatir anak kami kenapa napa

__ADS_1


Ditengah kepanikan kami,tiba tiba suara klakson mobil terdengar.Aku segera keluar disusul yuqi untuk melihat siapa yg datang ke rumah kami."Nyonya....Nyonya...."teriak pak daniel saat sudah turun dari mobil berlari menghampiri kami berdua.Aku dan yuqi hanya bisa saling pandang sekaligus bertanya tanya tumben sekali pak daniel panik seperti itu ada apa sebenarnya."Iya pak,nafas dulu pak baru cerita ada apa???"tanya yuqi setelah mengambilkan segelas air untuk pak daniel yg ngos ngosan.Pak daniel segera bercerita sejujur jujurnya yg sukses membuat kami terkejut setengah mati.Segera saja,kami berdua mengekori pak daniel masuk ke dalam mobil dan secepatnya melaju menuju rumah sakit


Baby lucasio dan Baby luke kami titipkan pada doyeon dan nancy yg baru datang satu jam yg lalu.Pikiranku kacau karena mendengar berita mengejutkan ini begitupun dengan yuqi.Sesampainya di rumah sakit,langsung saja setelah parkir aku,yuqi dan pak daniel bergegas masuk ke ruang UGD.Terlihat di sana sudah terdapat orangtua serta adik mas lucas yg menangis di depan ruang UGD."MAMA PAPA APA YG TERJADI???"tanyaku sambil menahan tangisanku agar tidak pecah.Yuqi sudah nangis duluan sambil memeluk ibu mertuaku."Suamimu kecelakaan dan keadaannya kritis"ujar ayah mertuaku dan sukses membuat air mataku pecah seketika.Aku menangis di pelukan ayah mertuaku.Sudah satu jam kami menunggu tapi belum ada tanda tanda kehidupan di dalam ruang UGD itu.Tak berapa lama,dokter pun keluar dan aku serta yuqi langsung memberondongnya dengan berbagai pertanyaan."Kami akan segera melakukan tindakan operasi karena kondisinya sangat parah saya permisi"ujar dokter bermarga park itu dan segera berlalu dari hadapanku dan yuqi.Tangisanku makin menjadi jadi mendengar kata kata dokter barusan.Yuqi mencoba menenangkanku dan membawaku kembali duduk bersama kedua mertua dan adik iparku."Biar aku saja yg melunasi semua biaya operasinya"ujar yuqi lalu segera ke bagian administrasi rumah sakit.Pak daniel tadi langsung pamit pulang segera setelah mengantarkanku ke ruang ugd


"Lucasio sama Luke kemana???"tanya ibu mertuaku mencari kedua cucunya."dirumah nangis terus sama tubuhnya panas mah lagi dijagain ama doyeon dan nancy"jelasku sambil menyeka air mataku yg masih tersisa di pipi.Ibu serta ayah mertuaku tampak kasihan dengan kondisi cucunya yg sakit panas mungkin gara gara punya firasat kalau ayahnya kena musibah

__ADS_1


Ternyata,operasi berjalan dengan lancar.Aku dan yuqi sangat bersyukur sekali mendengarnya begitupun dengan ortu serta adik mas lucas.Aku dan yuqi bergantian menjaga mas lucas yg masih belum siuman gara gara pengaruh obat biusnya belum hilang.Hari ini,giliran yuqi yg menjaga mas lucas sambil membawa luke sedangkan aku istirahat di rumah menemani lucasio


"Nyonya,tuan kok bisa kecelakaan ya???"tanya nancy sambil duduk di sampingku.Aku hanya tersenyum dan menggeleng tanda tidak tahu.Doyeon segera membuatkan jus stroberi kesukaanku lalu mengantarkan jus itu kepadaku."Makasih yeon"ujarku tersenyum lalu meminum habis jus itu.Lucasio sudah mendingan sekarang dan suhu tubuhnya turun.Aku lega melihat anakku gak kenapa napa."Nyonya,bu yuqi masih di rumah sakit???"tanya doyeon dan aku menganggukkan kepala mengiyakan.Setelah beberapa menit kita berbincang santai,aku merasa mengantuk lalu pamit pada dua pembantuku itu untuk istirahat ke kamar atas dan mereka mengiyakan


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2