
Selesai makan, mereka pun meninggalkan tempat belanja. Bulan dan Bintang akhirnya tertidur pulas di dalam mobil.
"Zac, nitip ini tolong kasih ke Langit ya!" Ucap Nia dengan menyodorkan paper bag pada Zacky.
"Ini apa Kak?"
"Banyak tanya kamu Zac, tinggal kasih ke Langit apa susahnya!" Timpal Mama.
"Aishhh..ni nenek nenek mulutnya sepedas cabe." Umpat Zac dalam hati. "Terima kasih Kakak Nia,"
"Iya sama sama!"
"Gimana kalau kita ke rumah Zacky dulu, sekalian lihat Langit." Ucap Mama yang membuat Zac melotot seketika.
"Mama sama Oma saja, aku sama anak anak biar pulang. Kasihan mereka terlihat lelah!" Ucap Nia dengan mengusap kepala anak anaknya dengan lembut.
"Ya sudah, setelah antar Nia. Kita ke rumahmu Zac!" Ucap Mama.
"Tapi Ma.."
"Apa..apa..ngebantah kamu Zac!" Teriak Mama dengan melotot pada Zacky.
"Bukan begitu Ma..aku harus segera kembali ke Hotel," ucap Zac berharap Mama mengurungkan niatnya.
"Gak apa apa Zac, tadi aku sudah bilang ke Ello. Jika kamu seharian akan menemani Bulan Bintang bermain. Dan kebetulan mereka berdua tidur, kamu tidak perlu menemani mereka! Kamu antar Oma sama Mama kerumahmu!"
"Lepas dari kandang kancil, masuk ke kandang singa kawakan😂." Gumam Zacky dalam hatinya.
🌿
🌿
Sesampainya di rumah Zacky, Oma dan Mama biasa saja dan tidak membuat onar seperti yang di pikirkan Zac. Bahkan Oma dan Mama membantu Lena mengurus baby Langit. Sedang Tante Binti dan Zacky hanya terdiam dan merasa aneh terhadap kelakuan Duo M itu.
"Kok Mama merasa aneh dengan kelaukan Kak Anne sama Omamu?" Lirih Tante yang masih menatap Duo M.
__ADS_1
"Sama Ma..kita satu server! Jangan jangan ada maksud lain di balik perubahan dan kebaikan mereka Ma." Sahut Zacky.
"Tapi dua jam mereka di sini, masih baik baik saja. Mereka tidak menimbulkan masalah!"
"Biasanya mereka kalau bersikap begitu, pada akhirnya masalah tumbuh setelah mereka sudah pergi!" Ucap Zac penuh dengan kecurigaan.
"Kenapa pikiranmu dan Mama bisa sama kotornya Zac," celetuk Tante.
"Karena mereka memang selalu membuat orang di sekitarnya suudzon Ma." Timpal Zacky.
"Terima kasih Oma..Grandma..sudah ngajakin Langit bermain," ucap Lena mewakili Langit yang kini sudah tertidur setelah minum ASI.
"Sama sama.." Ucap Oma dan Mama bersamaan.
"Oma gak pulang istirahat? Oma harus jaga kesehatan biar selalu sehat bugar!" Ucap Zacky.
"Kamu ngusir Oma Zac?" Sahut Oma kesal.
"Bukannya ngusir Oma, Zac khawatir Oma kelelahan!"
"Oma jangan marah marah ya! Oh..iya, Lena mau tanya boleh gak Oma?" Tanya Lena.
"Boleh, mau tanya apa?"
"Rahasia panjang umur dan sehat terus ala Oma itu apa?" Tanya Lena.
"Gak ada rahasia rahasiaan, udah kodratnya. Masih di kasih umur panjang sama yang di atas, kalau kontrak hidup sudah habis. Pasti kalian akan kehilangan Oma." jawab Oma.
"Mama harus panjang umur, nanti kalau Mama udah gak ada. Terus Anne gak ada teman debat gimana?" Ucap Mama.
"Kalau gitu nanti kamu selamanya di samping Mama terus, biar ada teman berdebat?" Celetuk Oma.
"Mama.." Teriak Mama.
"Boleh aku buka bingkisan dari Oma sama Kak Nia?" Tanya Lena mengalihkan.
__ADS_1
"Boleh, ayo buruan di buka!" ucap Oma antusias.
Lena pun membuka membuka paper bag dari Oma dan Nia. Dia begitu senang mendapat hadiah dari Oma, itu membuat Zacky merasa iri.
"Kenapa Lena saja yang dapat hadiah dari Oma, aku mana?"
"Hei..kamu lupa Zac, kamu sudah dapat mobil dari Ello!" Ucap Mama.
"Bilang saja Oma sama Mama pelit,"
"Nih bocah mancing emosi ya.." ucap Oma berdiri dan berkacak pinggang.
"Sabar Ma..Zacky hanya bercanda!" Ucap Tante.
"Sebenarnya cucu Oma itu aku apa Lena sih?"
"Sudah Zac..jangan mancing emosi Oma, takutnya dia tambah tua ntar!" Celetuk Mama.
"Anne.." Teriak Oma.
"Jangan teriak teriak Ma..nanti Mama darah tinggi!" Timpal Mama kembali.
"Dasar menantu gend*ng," teriak Oma dengan memukul Mama menggunakan tas tentengnya.
"Tuh kan..mulai rusuh,"
"Yang mulai buat rusuh itu kamu Zac, Oma sama Mama anteng malah kamu buat mereka absurd lagi!" Protes Lena.
"Aku takutnya mereka ngerjain kamu, ternyata aku salah!" Bisik Zacky pada Lena, sedang Tante melerai Mama dan Oma yang masih bertengkar.
Mama dan Oma pun berbisik, lalu Mama ijin ke toilet. Lalu Oma dan Mama pun akhirnya memutuskan untuk pulang setelah Mama dari toilet. Dan Zacky menawarkan untuk mengantar mereka pulang, namun Mama dan Oma menolak. Dan meminta Zacky untuk kembali ke hotel saja.
"Good Ne..biar tahu rasa tuh si Zacky," ucap Mama di dalam taksi dan mereka melakukan tos.
"Beraninya bermain main dengan keluarga Sanjaya!" ucap Mama dengan tertawa jahat bersama Oma.
__ADS_1