
Zacky kini sudah menjemput Nia dan si kembar, di dalam mobil Zac hanya diam dengan raut wajah yang kusut. Bagaimana tidak, Oma dan Mama ikut serta di sana. Sudah di pastikan dirinya akan dapat masalah besar karena di sana ada ketua biang rusuh.
"Kalau kerja itu yang benar Zac, senyum sama keluarga bos mu! Bukannya cemberut seperti itu!" Ucap Mama yang duduk di sebelahnya.
"Hem.." Ucap Zac singkat dan memperlihatkan senyum terpaksanya pada Mama Anne.
"Gak usah khawatir Zac, mereka gak akan merepotkanmu!" Ucap Nia mencoba membuat Zac tenang. Dia juga gak mengira jika Mama dan Oma akan ikut serta dan datang pagi pagi kerumahnya.
"Iya Bu.."
"Gak usah panggil Bu, panggil seperti biasanya aja Zac!"
"Iya Kak!" Ucap Zac dengan melirik sinis pada Mama Anne.
"Jaga lirikanmu Zac! Tak colok baru tahu rasa!" Ucap Mama yang melihat Zac melirik sinis pada beliau.
"Siapa yang melirik Mama, aku hanya melihat kaca spion itu." Elak Zac dengan menunjuk kaca spion.
.
.
.
Sesampainya di mall, Nia pun berbelanja keperluan rumah tangga. Sedang Oma dan Mama menemani Bulan dan Bintang bermain di time zone. Zac hanya di minta untuk tetap di mobil oleh Nia, agar tidak di kerjai oleh Mama dan Oma.
"Kak Nia emang ter the best, sesuai permintaan. Gak melenceng seperti suami dan keluarganya!" Ucap Zac yang tidur tiduran dan mendengarkan lagu di dalam mobil.
.
__ADS_1
.
Sedang di Time Zone Mama dan Oma kerepotan menemani si kembar bermain. Mereka begitu aktif dan tidak bisa diam.
"Oma..Genma..cini!" Teriak Bulan yang bermain ayunan dan Bintang yang mengayunnya dengan kencang.
"Astaga..Bintang pelan pelan saja sayang, gak boleh kenceng kenceng!" Teriak Mama yang berlari menghampiri mereka.
Mereka pun berhenti dan berlari menuju permainan yang lainnya. Sedang Mama hanya menahan kesal karena sedari tadi di kerjai oleh cucunya. Beliau berlari lari untuk bisa jagain kedua cucunya agar tidak kenapa kenapa. Sedang Oma duduk manis menikmati satu cup kopi miliknya.
"Astaga Mama..dia enak enakan santai santai sedang menantunya lari lari jagain cicitnya." Gerutu Mama yang masih berlari, Bulan dan Bintang menuju permainan trampolin.
Dan Mama sangat terkejut karena Bulan dan Bintang tiduran di sana. Sedang ada anak yang usianya sekitar delapan tahunan melompat lompat di sebelahnya. Bahkan tubuhnya terlihat gendut, itu semakin membuat Mama khawatir jika dia terjatuh menimpa cucunya.
Akan tetapi yang di khawatirkan justru tertawa riang tanpa beban. Mama dengan nafas yang sudah ngos ngosan hanya menggeleng gelengkan kepala melihat kelakuan kedua cucunya.
"Ma..bantuin Anne jaga si kembar Ma!" Ucap Mama lemas dan nafas naik turun.
"Ma..mau kemana, bantuin Anne Ma.." Teriak Mama namun tak di hiraukan oleh Oma.
๐ฟ
๐ฟ
"Tok..tok..tok.." Suara ketukan yang terdengar keras dari jendela mobil Zacky yang membuat tidurnya terganggu.
"Astaga..siapa yang beraninya mengetuk kaca mobilku!" Teriak Zac yang langsung duduk, dan dia langsung menutup mulutnya saat melihat wajah Oma yang menempel di kaca mobil dengan mata melotot.
"Astaga..singa kawakan!" Ucap Zac dalam hati.
__ADS_1
"O..Oma.." Ucap Zac dengan membuka pintu mobil.
"Enak ya Zac tidur nyenyak," sindir Oma dengan berkacak pinggang.
"He..iya Oma.." Jawab Zac.
"Gak usah cengar cengir, buruan masuk. Gantiin Oma momong si kembar!"
"Ta..tapi Oma.." ucap Zac yang sudah mulai merasa dirinya akan segera menderitaan.
"Gak usah tapi tapian, buruan!" Ucap Oma sambil menarik dasi Zac.
"Oma jangan seperti itu, Zac bisa jalan sendiri. Malu dilihat banyak orang Oma.." Rengek Zac dengan menghentakan kedua kakinya.
"Baiklah," ucap Oma yang melepaskan tarikannya. Lalu beliau menggandeng tangan Zacky dan bersandar mesra di bahu Zacky.
"Ya Tuhan..ini nenek kelamaan jomblonya mangkanya begini nih kelakuannya, sabar Zac gitu gitu Omamu!" Ucap Zacky dalam hati.
.
.
.
Zacky pun akhirnya bermain dengan si kembar, Mama pun bisa istirahat. Dan si kembar terlihat riang bisa bermain di temani Zacky, lain dengan Zacky yang terlihat begitu menderita dengan aktifnya si kembar. Namun dia berusaha tersenyum karena terus di awasi oleh Oma.
"Sabar Zac.." Gumam Zacky.
"Om Zac baik deh..nemenin Ulan cama Tatak main, Ulan cayang cama Om Zac." Ucap Bulan dengan mencubit gemas pipi Zacky lalu Bulan mencium pipi Zacky.
__ADS_1
"Coba kamu tuh manis seperti ini terus Bulan, pasti Om Zacky gak kena mental duluan kalau nemenin kamu main!" Gumam Zacky dalam hati.
Dan kali ini Bulan dan Bintang tidak terlalu membuat Zacky repot, karena mereka sudah kelelahan dulu sebelum Zacky datang. Twins B pun akhirnya mengajak Zacky istirahat, dan kebetulan Nia sudah selesai belanja keperluan rumah tangga. Mereka pun menuju Restaurant yang berada di dalam Mall untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncongan.