
Namanya Syafira Amalia putri dia kerap di panggil Syafira , Syafira bertemu dengan Aidan pertama kali pada tahun 2002 saat pendaftaran tingkat SMP, Syafira mendaftar di sekolah yang tidak jauh dari rumahnya ,dan Syafira lolos masuk di sekolah tersebut.
Hari pertama masuk sekolah saat Syafira ingin melangka masuk ke ruangan dimanah Syafira dan Siswa-Siswa yang lain akan di tes kakak kelas, Saat Syafira berjalan tidak sengaja dia berpapasan jalan berlawanan arah dengan seorang siswa laki-laki sehingga membuat kertas yang di bawa Syafira berantakan dan kotor , hal tersebut membuat Syafira kesal dan jengkel sehingga Syafira langsung memarahi laki-laki tersebut
Syafira: “ Gara-gara Anda tidak melihat jalan ketika berjalan kertas saya jadi kotor dan Anda tau saya menyusun ini semalaman tapi karna kecerobohan Anda semuanya jadi berantakan “
Aidan: “Maaf kan saya, saya tidak sengaja karna saat ini saya sedang buru-buru dan tidak bisa meladeni Anda “
laki-laki tersebut langsung pergi meninggalkan Syafira yang sedang marah-marah karna terburu-buru
Tak lama kemudian Aisya menghampiri Syafira yang sedang Marah-marah dan berkata kepada Syafira
Aisya: “Sudalah Syafira jangan marah-marah lagi mau di apa pun sudah terlanjur dan laki-laki itu juga sudah minta maaf, lagian juga kalau kamu terus-terusan marah-marah di sini kamu bisa-bisa terlambat di tes kakak kelas “
Syafira: “iya yah kamu benar juga, lagian aku juga uda marah-marahin orang itu”
Akhirnya Syafira dan Aisya bergegas Ke ruangan tersebut dan menunggu kedatangan kakak kelas dan ketua OSIS. Sambil menunggu kakak kelas dan ketua OSIS datang Aisya menyempatkan curhat kepada Syafira.
“Syafira tahu ngak? “Kata Aisya
“ngak tuh?, emang ada apa?” kata Syafira yang penasaran
“jadi aku tadi itu aku ketemu sama cowok di depan gerbang sekolah tadi, terus cowoknya itu udaah ganteng manis lagi”. Kata Aisya
“hemm... terus cowok itu bilang apa ke kamu?”. Kata Syafira
“Hemm... boro-boro ngomong, aku aja ngak tahu itu siapa”. Kata Aisya
“ahahaha..... aku kira dia itu pacar atau apa kamu, eh ternyata oh ternyata cuman sekedar lewat aja” kata Syafira sambil tertawa.
“hufffff.... Syafira mah kok malah di ledekin” kata Aisya yang mulai ngambek ke Syafira
“heheheh... iya dhe Aisya aku minta maaf “kata Syafira
“he he iya aku maafin kok”. Kata Aisya.
Beberapa jam berlalu akhirnya kakak kelas dan ketua OSIS masuk ke ruangan tersebut, dan di saat itu Syafira terkejut ketika ketua OSIS melangka masuk ke ruangan tersebut ternyata ketua OSIS adalah laki-laki yang di tadi pagi di marah-marahi Syafira dan sekaligus cowok yang tadi di temui Aisya di gerbang sekolah tadi.
saat itu Syafira Cuma bisa diam dan berdoa agar kakak yang tadi diia marah-marahi tersebut tidak Menghukumnya atau memarahi ulang dirinya dan membuat dia malu karna di mata Syafira kakak kelas adalah seorang predator yang akan memakan adik kelasnya yang berbuat salah tapi syukurlah ketua OSIS itu tidak melakukannya sebaliknya dengan Aisya yang merasa salting kepada ketua OSIS tersebut hingga membuat dia melamun.
__ADS_1
Di lain sisi Syafira yang ketakutan memanggil Aisya hingga tiga kali tapi Aisya malah tak mendengarnya
“Aisya...Aisya....Aisya......”kata Syafira memanggil Aisya dengan suara di kecil kan
“Aisya.....”kata Syafira
“eh Syafira kamu kenapa “kata Aisya sambil agak terkejut
“Aisya mah kok di panggil-panggil dari tadi kok baru di dengar sih, aku sampe capek loh manggil kamu”. Kata Syafira
“eh maaf aku ngak denger, emang kamu kenapa?”. Kata Aisya
“tahu ngak ketua OSIS itu adalah orang yang nabrak aku tadi”. Kata Syafira
“ha? Yang Bener Syafira?” kata Aisya sambil terkejut
“iya bener, gimana nih aku takut loh nanti malah balik marah-marahin aku terus bikin aku malu depan umum, gimana dong Aisya?” kata Syafira yang mulai agak merasa takut.
“he he.... kamu sih cowok seganteng itu kok malah di marah-marahin, kamu tenang aja” kata Syafira
“kok malah belahin dia sih, ganteng dari mana orang dia nyebelin banget” kata Syafira
“bukan gitu Syafira tapi, dia ganteng banget loh” kata Aisya
“aku ngak salah liat loh, kamu aja yang salah penilaian, duh Syafira kamu dhe yang buka mata kamu lebar-lebar mukanya itu jarang di jual di pasar” kata Aisya
“helleh capek ngomong sama kamu bukanya ngebelain malah sebaliknya” kata Syafira
“heheheh maaf Syafira” kata Aisya
“iya dhe” kata Syafira
Ternya orang yang kerap di panggil kak Aidan di kenal di sekolah tersebut sebagai laki-laki tampan, dingin, pendiam, Soleha, Baik dan siswa terpintar di sekolah itu, Jadi dia tidak mungkin akan memakan Syafira dan juga dia yang salah tidak berhati-hati ketika berjalan dan menabrak Syafira sehingga membuat semua kertas yang di bawa Syafira menjadi kotor.
Ke esokan harinya di depan gerbang sekolah Syafira yang melangka keluar ke gerbang sekolah tiba-tiba di panggil oleh Aisya, ketika Syafira berbalik arah tiba-tiba iya tak sengaja tersandung sesuatu yang membuatnya hampir terjatuh saat itu, tapi untunglah Aidan melihatnya dan langsung berlari menangkap Syafira yang ingin terjatuh, saat di situlah Aidan dan Syafira bertatapan dimanah Aidan mengatakan dalam hatinya
“sungguh indah paras mu, mungkin tak ada yang bisa berpaling dari dirimu, mungkin kaulah wanita tercantik yang pernah ku lihat dari kian luasnya semesta” kata Aidan
Di lain sisi Syafira yang mulai berpaling dari tatapan Aidan langsung berkata “Helo bisa di lepasin ngak”
__ADS_1
“eehh maaf” kaya Aidan yang langsung merasa terkejut dan malu
“bilang aja mau modus, iyakan ”kata Syafira
“hufffff di tolongin malah bilang modus dasar tikus pendek” kata Aidan
“apa loh bilang Gue tikus pendek dasar leher panjang telinga keledai” kata Syafira
Aisya yang melihat Aidan dan Syafira berduaan mulai merasa cemburu dan langsung menghampiri mereka. Di lain sisi Aidan dan Syafira yang sama-sama tak mau mengalah mulai agak berdebat
“Hai liat baik-baik leher saya tidak panjang dan kamu udaah di tolongin seharusnya berterima kasi bukan malah bilang kalau saya modus” kata Aidan
“blablala pokoknya kamu itu modus” kata Syafira
“hufffff......kamu yah....” kata Aidan langsung di potong Aisya
“eh ada apa ini” kata Aisya berpura-pura tidak tahu
“ini nih Aisya biang kerok banget udaah tahu dia modus malah bilang enggak” ucap Syafira
“eh aku ngak modus yah kamu aja tuh yang kegeeran” ucap Aidan
“pokoknya kamu modus titik” ucap Syafira
“Stop kalian berdua yah setiap ketemu pasti berantem mulu” kata Aisya sambil membesarkan sedikit suaranya
Serentak Aidan dan Syafira berkata “ kamu diam aja”
“Diam-diam, kalian ngak malu apa di liatin orang, lagian kamu Syafira dia itu kakak kelas kita dan juga aku liat sendiriku dia nolonggin kamu” Kata Aisya
“Nah,,,,denger tuh temen kamu emang kamu aja yang kegeeran, dan satu lagi aku ini kakak kelas kamu loh” Kata Syafira.
Syafira langsung menarik tangan Aisya dan berbalik pergi meninggalkan Aidan, tak lupa sebelum pergi iya membalikkan badanya dan berkata “bla,,bla...Dasar leher panjang telinga keledai” setelah berkata Syafira mengejek Aidan dengan cara mengeluarkan lidahnya
Satu minggu berlalu....
1 minggu kemudian tanggal 7-juni-2002 hari Senin, sekolah berjalan lancar . Namun, Selama sekolah yang di ceritakan teman-teman Syafira Cuma Aidan , Syafira memberikan julukan kepada Aidan sebagai predator licik.
Ternyata Aidan terkenal juga di sekolah tersebut, tapi selama Aidan Tutup mulut tentang kejadian 1 minggu yang lalu bersama Syafira di sekolah tersebut. karna entah apa yang terjadi jika kakak kelas atau teman satu Kelas Syafira mengetahui hal tersebut .
__ADS_1
Saat jam istirahat di sekolah Syafira pergi ke kantin, tidak lama di kantin Syafira melihat Aidan berjalan ke arahnya, tempat dimanah Syafira dan temanya duduk di kantin sekolah. Karena takut bercampur jengkel dengan kejadian minggu lalu Syafira berpura-pura kepada temanya bahwa dia ingin ke toilet dan untunglah Syafira berhasil lolos dari Aidan padahal Aidan ingin menghampirinya untuk minta maaf karena kejadian waktu itu. Dan ingin mengajak Syafira berdamai dengan cara berteman.
#tungguh kelanjutan CERITA mereka