Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
part 4


__ADS_3

Sebenarnya Syafira tidak ada urusan apa-apa sebentar sore tapi karna masih kesal Syafira Menolak ajakan Aisya hari ini dan Aisya yang mendengar perkataan Syafirapun berkata


“ ohh ngak apa-apa kok, ok besok yah aku traktir di warungnya Bu tabib” ucap Aisya


“iya” ucap Syafira


Kelas pun bubar seperti biasa Syafira pulang naik sepeda tapi kali ini dia menunggu papanya untuk menjemputnya karna sepeda Syafira rusak gara-gara pulang dari taman kemarin tidak sengaja iya menabrak sesuatu dan membuat sepedanya rusak.


Selang berapa lama Syafira di hampiri seseorang yang memberikannya surat dan Syafirapun mengambilnya dan langsung membacanya


*isi surat


“hai Syafira, maaf yah soal di kantin tadi dan maaf juga soal yang kemaren-kemaren. Oh iya kok loh sendirian sih berdiri di situ dan oh iya kok kamu belum pulang emangnya sepeda kamu manah” dari Aidan untuk Syafira


Syafira yang telah membaca surat itu di kagetkan dengan kehadiran Aidan yang tiba-tiba berdiri di depanya dan di saat itu Aidan berkata


“hai Syafira, tumben belom pulang?” ucap Aidan dengan bersikap ramah


“ngapain loh, ngak usah sok-sokan jadi pahlawan kesiangan dan satu lagi ambil surat loh karna Gue ngak butuh maaf dari Loh” ucap Syafira


“yah elah lembut dikit napa, loh tau ngak Gue kesini baik-baik buat nganter lu pulang tapi.....” ucap Aidan di potong oleh Syafira dengan berkata


“tapi apa?, udaah dhe Gue ngak butuh bantuan loh” ucap Syafira berjalan meninggalkan Aidan dan di saat itu Aidan mencoba mengikuti Syafira dan berkata


“di depan pohon mangga sana ada anjing loh tadi Gue lihat dia ngejar anak-anak yang lewat tadi” ucap Aidan berpura-pura meninggalkan Syafira dan Syafirapun yang takut dengan anjing langsung berkata ke Aidan


“eh tunggu, Gue mau terima tawaran loh buat nganter Gue pulang tapi inget loh jangan macam-macam sama Gue kalau ngak Gue tonjok muka loh sampe hancur” ucap Syafira


“udaah kadaluwarsa tawarannya, tapi kalau loh ngomong baik-baik Gue bakalan anter loh pulang ke rumah loh” ucap Aidan


“hufffff.... yah udaah, Aidan Gue boleh ngak minta tolong anterin Gue sampe ke rumah” ucap Syafira


“Oky “ ucap Aidan dan Syafirapun pulang bersama Aidan.


Setelah sampai di rumah Syafira, Syafirapun turun dari sepeda Aidan dan mulai berjalan masuk dan di saat itu Syafira menoleh dan berkata sambil tersenyum


“oh iya maaf pin Gue yah soal kemaren-kemaren karna kasar banget sama loh dan Gue juga udaah maaf pin loh, dan terakhir makasih banget udaah nganter Gue sampai di rumah “ucap Syafira dengan lembut ke Aidan


“iya sama-sama, makasih yah udaah maafin Gue dan satu lagi kita temenan kan sekarang?” ucap Aidan


“iya “ ucap Syafira berjalan membelakangi Aidan sambil melambaikan tangannya sebagai tanda bahwa mereka berteman


Di saat itu Aidan merasa senang sekali karna baru pertama kalinya ia melihat sisi lain dari cewek asongan yang dia kenal jutek dan galak.


Sejak hari itu mereka pun menjadi teman dan hari ke hari Syafira dan Aidan pelan-pelan mulai akrab dan tidak selalu bertengkar lagi ketika bertemu.


Suatu hari Aidan Mengajak Syafira untuk ke taman belajar supaya ujian nanti Syafira bisa mendapatkan nilai tinggi Dann tidak mengalami kesulitan saat menjawab soal bisa lancar.


“ Syafira gimana kalau sebentar sehabis pulang sekolah kita ke taman dhe?” ucap Aidan

__ADS_1


“emang kamu mau ngapain ngajakin Gue ke taman?, jangan bilang loh mau nyulik Gue lagi atau ngebunuh Gue” ucap Syafira


“ahahaha.... siapa coba yang mau lakuin itu ngak ada Kerjaan banget Gue, “ ucap Aidan


“terus mau ngapain coba ke taman ngak ada Kerjaan banget” ucap Syafira


“yah elah makanya degerin dulu jadi gini saya mau ngajak kamu ke taman buat belajar untuk persiapan semester supaya kamu dapat nilai bagus” ucap Aidan


“oh gitu, iya nanti kita ketemu di taman yah” ucap Syafira


Tentu saja Syafira tidak akan menolak apalagi itu menyangkut nilai ujiannya dan sepulangnya Syafira dari sekolah dia pun pulang ke rumah dan bersiap-siap bertemu di taman. Beberapa jam berlalu Syafirapun sampai di taman tapi dia belum kunjung ada dan seketika itu Syafira Yang kesal pun berkata


“kayaknya tuh anak ngeprank Gue lagi” ucap Syafira dan tak lama kemudian Aidan datang dengan cara mengagetkan Syafira


“Syafira” ucap Aidan dan di saat itu Syafira yang kaget dan kesal dan seketika itu Aidan menyodorkan es krim ke Syafira


“nah ini es krim jadi ngak usah ngambek ke gitu” ucap Aidan


“makasih” ucap Syafira Tersipu malu


“kalau gitu kita mulai belajar yah” ucap Aidan


“iya” ucap Syafira


Setelah belajar Aidan berkata “oh iya Syafira kayaknya kamu kesulitan banget belajarnya?” ucap Aidan


“iya” ucap Syafira


Setelah berpikir-pikir Syafirapun berkata “ iya , makasih yah udaah mau batuin Gue buat belajar supaya dapat nilai bagus saat ujian nanti, oh iya karna ini udaah sore Gue pulang duluan yah takut orang tua Gue nyariin” ucap Syafira sembari merapikan bukunya


“he he iya yah, gimana kalau Gue antar loh pulang” ucap Aidan


“emmmm.... ngak usah dhe takut ngerepotin loh” ucap Syafira


“ngak kok malahan Gue senang nganter loh pulang, jadi mau yah Gue anter pulang” ucap Aidan


“eeemmmm..... iya dhe” ucap Syafira dan Akhirnya mereka pun pulang bersama


Karna Aidan yang melihat Syafira kesulitan memahami pembelajaran Adapun menawarkan dirinya untuk mengajari Syafira setiap pulang sekolah dan di saat itu Mereka pun semakin dekat hingga tumbuh beni-beni cinta di antara Syafira dan Aidan karna selalu pergi bersama baik itu ke taman untuk belajar bersama dan lain-lain.


Aisya yang melihat hal itu mulai cemburu dan begitu juga Arya yang sudah lama menyukai Syafira. Ketika di sekolah Aisya bertanya kepada Syafira tentang kedekatannya dengan Aidan


“Syafira kayaknya kamu udaah ngak sebel lagi yah sama kak Aidan?” ucap Aisya


“iya Gue udaah ngak sebel lagi kok, lagian Gue yang minta maaf karna salah paham selama ini ke dia” ucap Syafira


Aisya yang mendengar hal itu lalu berkata ke Syafira


“kamu tau ngak kalau kak Aidan itu punya pacar namanya kak Cita yang merupakan siswa populer di sekolah kita, jadi aku saranin ke kamu buat jauhi kak Aidan” ucap Aisya memperingati Syafira

__ADS_1


Syafira yang tidak tahu pun terkejut dan berkata


“ohh, Gue bakalan jauhi dia, makasih yah udaah ngasih tau Gue” ucap Syafira


Syafira yang yang mendengar hal itu kecewa karna selama ini Aidan tidak pernah bercerita tentang gadis yang bernama Cita karna merasa di bohongi Syafirapun memutuskan untuk tidak menemui Aidan di taman lagi mulai hari ini


Beberapa jam berlalu dan siang pun tiba tepat jam 13.00 WIB, seperti biasa Aidan menunggu Syafira di taman tapi Aidan tak kunjung melihat Syafira hingga sampailah di jam 16.00 WIB tapi, Syafira tak kunjung datang akhirnya Aidan memutuskan pulang ke rumah dengan rasa kecewa bercampur cemas


Ke esokan harinya


Aidan yang cemas soal kemarin pun pergi menemui Syafira di kelasnya dan teman-teman sekelas Syafira yang terkejut melihat kedatangan Aidan seorang siswa populer ke kelasnya pun menjadi heboh, tetapi Aidan malah cuek dan pergi menghampiri Syafira yang sedang duduk dengan Aisya


“Syafira...... Syafira....” ucap Aidan yang di hiraukan Syafira


seketika itu pun Aidan yang merasa ada yang salah dengan tingkah cuek Syafira langsung memegang tangan Syafira dan menariknya pergi ke ruangan osis untuk berbicara 4 mata dengan Aidan . Teman-teman Syafira dan seluruh siswa di sekolah terkejut melihat ke dekatan mereka dan seketika itu mereka menjadi cemburu dan penasaran tentang hubungan mereka berdua


Di lain sisi Aidan yang membawa Syafira di ruangan osis tersebut bertanya ke Syafira kenapa ia bersikap seperti ini dan kenapa dia tidak datang ke taman menemuinya kemarin


“Syafira......Syafira jawab kenapa loh tiba-tiba kek gini” ucap Aidan memegang tangan Syafira tetapi Syafira tak menjawab


“Syafira...... jawab dong jangan diam aja kek gini?” ucap Aidan seketika itu Syafira melepaskan tangannya dari Aidan dan berkata


“Gue kecewa sama loh, Gue benar-benar kecewa sama loh berani-beraninya loh kek gini sama Gue Aidan” ucap Syafira


“emangnya Gue lakuin apa ke loh Syafira?” ucap Aidan


“ huh udaah dhe loh ngak usah pura-pura ngak tahu” ucap Syafira


“emangnya Gue salah apa?” ucap Aidan


“loh sadar ngak sih Aidan loh kek jadi in Gue kambing hitam di antara hubungan loh sama cewek yang namanya Cita, dan loh ingat yah dan sejutek-juteknya Gue dan segalak-galanya Gue, Gue masih punya hati” ucap Syafira sambil menunjuk Aidan dan ingin pergi tetapi Aidan kembali memegang tangan Syafira dan menjelaskan Semuanya


“Syafira tunggu dulu, dan Gue bakal jelasin semuanya” ucap Aidan


“apa yang perlu loh jelasin udaah jelas semuanya kalo loh itu ngak lain adalah cowok brensek” ucap Syafira melepaskan tangan Aidan dan bergegas pergi tetapi di tahan lagi oleh Aidan


“Syafira degerin dulu, gini Cita itu temen Gue dan Gue ngak ada hubungan apa-apa sama dia karna cita sama Bobi itu pacaran dan Bobi juga adalah temen Gue jadi loh sama sekali ngak jadi kambing hitam dan satu lagi siapa yang ngasih tahu kamu soal ini ?” ucap Aidan


“udaah Gue capek dan Gue mau pergi dari tempat ini” ucap Syafira yang mulai pergi


“Syafira tolong percaya sama Gue, kalau loh percaya sama Gue, Gue tunggu loh di taman seperti biasa dan satu lagi Syafira sebenarnya Gue........” ucap Aidan yang di potong oleh perkataan Syafira


“udaah Gue mau pergi” ucap Syafira.


Syafirapun yang pulang ke kelas di lihat-lihati oleh teman-temanya dan Syafira yang masih kesal langsung berkata


“apa ha, kalian kenapa liatin Gue kek gitu, emangnya Gue punya hutang apa sama kalian” ucap Syafira


seketika itu mereka semua bubar dan terdiam. Aisya yang melihat Syafira kesel mencoba menenangkannya

__ADS_1


“Syafira udaah yang sabar” ucap Syafi


__ADS_2