
''Diamlah pria mesum ,jika kamu mengulanginya kembali maka bibirmu akan ku gigit berkali-kali lipat , atau aku gigit saja sampai bibir atas dan bawahnya itu terpisah ,hingga kamu tidak mampu mengeluarkan ucapan vulgar dan mesum mu itu. '' Gertak Mayra melototi Ansel yang sedang melipat dadanya menatap kegiatan kekasihnya bersama cermin bulat kecilnya.
''Kamu sangat menakutkan sayang , singa ku sedang mengamuk rupanya. '' Kelakar Ansel menahan tawanya.
Mayra memicingkan matanya menatap Ansel kesal .
''Tak sadar diri ,entah siapa yang menjadi singanya disini '' Gumam Mayra mengejek Ansel lalu melanjutkan kegiatannya kembali.
''Kamu bilang apa sayang ? '' Tanya Ansel pura-pura tidak dengar sambil tertawa lepas.
Saking kesalnya Mayra sama sekali tidak menghiraukan pertanyaan Ansel.
''Jangan memancingku lagi sayang,nanti singa jantannya bangun lagi '' Ucap Ansel melihat Mayra terus memainkan bibirnya di cermin .
Sungguh hasrat Ansel langsung tersalurkan meskipun hanya dengan ciuman ,asalkan Mayra lah lawannya ,pasti akan sangat memuaskan.
''Dasar otak mesum !!!! '' Batin Mayra gregetan.
Sungguh menggemaskan sekali wajah kesal Mayra ,ada kebahagiaan tersendiri dengan keberadaan Mayra yang sangat dekat dengannya.
Melihat kondisi bibir Mayra ada rasa bersalah timbul dalam hatinya .Kembali Ansel mendekati Mayra yang langsung tersentak dengan posisi Ansel yang kembali mendekatinya.
''Mau apa lagi kamu '' Waspada Mayra langsung menutup bibirnya dengan kedua telapak tangan Mayra.
Ansel terus memepet tubuhnya mendekati Mayra yang semakin mundur kebelakang .
Rasa cemas kembali menyeruak menyerang dirinya kala tubuh Ansel semakin mendekat nyaris menyatu dengan nya.
''Tentu melanjutkan yang tadi ,sudah kepalang basah mari kita lanjutkan kembali sayang '' Goda Ansel seketika membuat bulu halus Mayra merinding dengan tingkah mesum Ansel yang luar biasa itu.
Wajah mereka semakin dekat bahkan nafas Ansel terasa sekali hembusannya di wajah Mayra. Menutup rasa cemasnya Mayra dengan cepat langsung menutup matanya dengan kuat kedua tangannya membungkam mulutnya sendiri agar tidak di sosor kembali secara brutal oleh pria yang sudah merebut ciumannya berkali-kali.
Cetakk
''Aww...sakit '' Ringis Mayra saat sentilan di dahi Mayra mendarat cantik yang dilakukan Ansel .
''Makanya jangan berprasangka melulu ,lagi pula siapa yang mau nyiksa kamu sebrutal itu '' Ucap Ansel menatap mata Mayra yang sedang menyelam di retinanya.
''Kalau tidak brutal tidak mungkin kan bibirku sampai bengkak begini '' Sanggah Mayra tegas.
__ADS_1
''Itu karena kesalahanmu,siapa suruh bibir kamu monyong-monyong kayak tadi ,apalagi aku juga sudah pernah merasakan betapa manisnya bibir itu dan saat hidangan itu tersaji tidak mungkin kan aku membiarkannya , mestinya aku harus segera melahapnya sayang'' Pungkas Ansel menyudahi.
Mendengar Ucapan Ansel yang terdengar menggelikan,dengan seluruh kekuatannya Mayra mendorong Ansel hingga pria itu langsung duduk kembali memakai pengamannya dengan santai seraya terkekeh kecil pada pujaan hatinya yang sedang membetulkan kerudungnya akibat ulahnya.
''Hey pria mesum tingkat dunia ,tadi aku sedang merasa kesal padamu ,kenapa sekarang aku yang dijadikan tersangkanya ? ''Mayra mengajukan protes atas kesalahan Ansel yang di lempar pada dirinya.
Merasa Ansel mengacuhkan protesnya Mayra kembali bersungut-sungut namun tidak memonyongkan bibirnya kembali takut kekhilafan Ansel dan dirinyalah yang menjadi tersangkanya lagi .
Mayra semakin kesal, apalagi setelah melihat wajah Ansel yang merasa tidak bersalah .Dengan wajah yang tenang pria itu kembali mengemudi kembali dengan santainya.
Sampai di kampusnya Mayra yang masih merasa kesal berniat turun tanpa berpamitan terlebih dahulu,namun sayang Ansel sudah keduluan menyambar dahinya memberi Mayra kecupan, kembali didaratkan nya dengan cepat hingga protes itu tidak sempat dilontarkan Mayra,hanya wajah kesal yang menghiasi dirinya sangat terlihat.
''Hati-hati sayang ,nanti aku jemput ya. Hubungi aku jika sudah selesai kegiatannya. ''. Ucap Ansel dengan senyum sumringah nya ,sangat manis sekali.
''Aku permisi ''Ketus Mayra,bukannya membalas ucapan Ansel,Mayra langsung turun dari mobil mewah Ansel dan menutup pintu tersebut sedikit kasar.
''Kamu sangat menakutkan sayang ,jika sedang kesal seperti itu ,tapi aku sangat menyukainya '' Gumam Ansel tertawa renyah dan terus menatap punggung Mayra yang hampir menghilang lewat pintu gerbang kampus.
''Coba saja tidak ada meeting,pasti aku akan beralasan mengecek kampus ini,sayangnya itu hanyalah sebuah keinginan ''Gumam Ansel menghela nafas kesalnya.
Setelah itu Ansel melanjutkan kemudinya meninggalkan kampus ,mobil pun melaju dengan santainya membelah jalanan.
****
''Baru aja Key '' Jawab Mayra sedang asik mengaduk minumannya menggunakan pipet dengan wajah yang terlihat murung.
''Kusut amat tu wajah nya kenapa? '' Tanya Keysha sambil menikmati minuman yang sudah tersedia di meja sengaja dipesan Mayra sekalian dengannya.
''Key ,aku mau minta tolong padamu ,tapi jika tidak bisa gak masalah ntar aku mikir sendiri caranya gimana '' Ucap Mayra minta tolong.
''Belum juga minta udah batalin duluan,emang aku udah nolak permintaan tolong kamu itu ? belum kan ? '' Mayra menggeleng sambil nyengir sukses membuat Keysha kesal juga.
''Udah cepat ngomongnya,mau minta tolong apa ? ''Paksa Keysha serius.
''Ehmmm...Sebelumnya aku mau kasih tau kamu dulu jika aku dengan Ansel ...sudah balikan '' .Jujur Mayra.
''Uhukk....Uhukk...''Keysha terkejut hingga tersedak minumannya sendiri mendengar pengakuan sahabatnya ini ,yang sudah jelas-jelas kemarin Mayra bertekad ingin menjauhi pria tampan tersebut.
''Kamu gak salah ngomong kan ? atau aku yang salah denger apa ? ''Lanjut Keysha bertanya pada Mayra masih merasa sedikit syok .
__ADS_1
Mayra dengan sangat jelas menggeleng jika lontaran ucapannya benar adanya.
''Tapi bukannya cogan itu udah mau nikahan sama kak Nayla ? ''Tanya Keysha lagi.
''Justru itulah masalahnya yang membuatku semakin bingung Key,jika kakak tahu aku dan Ansel jadian bisa fatal kondisi kak Nayla nantinya. '' Ucap Mayra lesu ,kepalanya langsung direbahkan ke meja,saat ini pikiran Mayra buntung tanpa kejelasan apa-apa.
Sementara keysha pikirannya terus traveling kemana-mana.
''Oke aku punya ide ,serahkan semua padaku, aku harus secepatnya bertindak. '' Ucap Keysha antusias.
Mayra mengangguk pasrah ,entah bagaimana perasaannya kini ,yang jelas Mayra sedang bingung dengan takdir percintaannya.
''Briliant gak idenya ,jangan abal-abal ,ntar aku juga yang rugi,jika kamu gak sanggup udah lupain aja ,biar semuanya berjalan dengan alur yabg telah ditentukan '' Ucap Mayra semakin pasrah keadaan.
''Wah ternyata kamu meragukan kemampuanku jadi Mak comblang rupanya ya ?. Gini-gini udah puluhan pasangan ku satukan '' Ucap Keysha menyombongkan diri. Mayra dibuat hampir muntah dengan ucapan sahabatnya.
''Cih sombong,ngaku comblangin orang !!! ,tapi sampai sekarang masih jomblo aja '' Ejek Mayra menjatuhkan kesombongan sahabatnya.
''Jangan kira aku gak laku ya ,itu tandanya aku jual mahal ,banyak tu kemarin-kemarin yang nyatakan perasaannya pada ku ,tapi semuanya aku tolak,saat ini aku masih betah jomblo .Bagiku cinta itu rumit alias ribet ,contohnya kamu sekarang ini makin ribet kan urusannya jika cinta mengalahkan logika '' Balas Keysha langsung membuat Mayra ciut seketika.
''Eh tunggu ,kayak ada yang beda dari wajahnya ''Gumam Keysha.
Ada yang berbeda di wajah Mayra,sejak pertama datang keysha ingin sekali menanyakan sesuatu tentang bibir Mayra yang terlihat berbeda.
''May ???'' Panggil Keysha.
'Hmm '' Sahut Mayra berhenti memainkan pipet minumannya.
''Bibir kamu kenapa?kok bengkak ? ''Tanya Keysha penasaran.
Mayra langsung melotot tanpa sadar dia sudah mengundang pandangan aneh dari sahabatnya.
----------------------------------------------------------
Author kangen banget sama jempol Riders...
Mohon dukungannya ya...🙏🙏🙏
✨✨🏵️🏵️🏵️🏵️✨✨
__ADS_1
.
.