
Pagi itu aku yang mengetahui jika Mayra akan wisuda ,aku bergegas memanggil Max untuk menyetujui publik mengenal diriku yang sebenarnya sebagai pemilik kampus di mana tempat kekasihku menuntut ilmu ,Padahal sudah beberapa kali aku menolak dengan tegas jika jati pemilik kampus tersebut harus di sembunyikan ,akan tetapi karena rindu pada Mayra dan tidak ingin membohongi nya lagi aku memutuskan untuk segera membuka jati diriku melalui jumpa dan memberi motivasi yang berguna bagi mahasiswa.
Hari itu aku bahagia sekali ,Kekasihku turun dari mobilnya dengan tampilan yang berbeda ,meskipun busananya lebih tertutup namun aura cantik terus terpancar dari wajah ayu kekasihku.
Mayra ku hari ini tampil beda ,wajahnya yang cantik dengan polesan makeup natural namun terlihat cantik hingga menghipnotis siapa saja yang menatapnya. Apalagi banyak mata jelalatan menatapnya minat ingin ku congkel saja mata mereka satu persatu hingga kecantikan permaisuri ku tidak terlihat lagi di mata banyak pemuda,aku terus mencuri pandangan dari jendela ruang pribadiku yang berhadapan langsung ke arah Mayra dan sahabatnya yang sedang bercengkrama. Gadisku terus tersenyum bahagia tanpa beban apapun .
Rasa bersalah terus menghantam ku seketika ,aku sudah tidak adil padanya . Harusnya aku lebih dekat dengan Mayra bukannya terus membohongi diri untuk menjauhi kekasihku . Tapi bayangan Mommy yang terus mengancam ku untuk menjauhi Mayra terus membuatku merasa bersalah . Kalau tidak menuruti titah sang Mommy hidupnya kembali dalam ancaman penyakit kronisnya yang harus segera di angkat ,dan pengangkatan tersebut harus di lakukan di luar negeri ,sejak itulah aku menghilang setelah menyetujui permintaan Mommy meskipun hati ku sakit.
Lama aku tidak melihatnya kini wajah itu kembali mengisi kekosongan hati ku ,ya Mayra adalah obat sekaligus penawar bagiku.
Setelah terdengar MC memanggil namaku untuk di persilahkan . Dengan gagahnya aku memasuki ruangan tersebut dengan sekretaris ku sekaligus pengawal tegap- tegap dan memiliki kharisma juga tentunya.
Rasa rindu kembali menyeruak saat tatapan kami beradu ,aku tersenyum kearahnya meskipun aku menangkap bahasa tubuhnya yang terkejut dan belum percaya dengan keberadaan ku saat ini ,entah apa jadinya jika gadis itu menangis di depan panggung sudah pasti aku akan langsung menghampirinya dan memeluknya erat .
Di podium aku terus mengeluarkan kata demi kata merujuk ke motivasi untuk para calon sarjana dari berbagai jurusan , meskipun aku hanya berkecimpung di dunia bisnis ,aku wajib memberi mereka dorongan dalam bentuk apa saja.
Mulutku terus berbicara secara formal di depan para mahasiswa tapi tatapanku tetap tertuju pada gadis ku. Beruntung Mayra ku duduk di depan tanpa harus di halangi oleh yang lain. Kami saling menatap satu sama lain ,meskipun mulutku tidak tertuju padanya berbeda dengan hatiku seakan kami sedang berbicara lewat hati melalui tatapan mata.
Perasaan gusar dan cemburu tiba-tiba menyerang ku , kala kekasih ku sedang mengusap hidung seorang pemuda yang sedang duduk di sampingnya , hatiku memanas spontan aku menghentikan ucapanku di podium dengan tatapan membunuh sedang tertuju padanya dan pemuda itu.
Seluruh mahasiswa bingung kenapa aku diam tidak melanjutkan lagi pidato ku ,malahan mereka juga mengikuti arahan tatapan ku ,hingga Mayra ku tersadar dengan sentuhan temannya keysha memberitahu jika kekasihku dan pemuda itu sekarang menjadi tontonan semua orang.
Saat sadar Mayra ku menatapku malu dan rasa bersalah terpampang di wajahnya ,hingga dirinya menunduk.
Sementara pemuda di sampingnya dengan tidak tau malu merasa puas dengan perlakuan manis kekasih ku atasnya ,aku merasa geram pada posisi pemuda itu ,namun Max dengan cepat mengambil alih pidatonya saat mengetahui tuannya sedang dalam mode menahan emosi yang sedang ku pendam.
Surprise ku gagal hari ini ,malahan aku yang merasa terkejut .
Pikiran negatif terus menyerang ku ,apakah kekasihku sudah berpindah lain hati ? , apakah pemuda itu kekasih barunya ? aku bingung ,hati ku gelisah jika cintaku menduakan ku ,jika Mayra sudah memilih pria lain untuknya ...
Tidak !! aku tidak akan membiarkan siapapun memiliki gadis ku ,karena hatiku sudah menjadi miliknya begitu juga sebaliknya....
Meskipun Mayra ku marah dan kesal padaku karena kepergian ku ,aku tetap akan menangkapnya kembali walau dia berlari sejauh yang dia mau ,obsesi dan cinta ku padanya seakan menyatu...aku tidak ingin gadis lain yang akan menjadi ibu dari anak-anak ku kelak ,aku hanya ingin Mayra kekasihku , aku ingin Mayra anak dari sahabat Daddy ku ,aku hanya ingin Mayra gadis konyol ku ,aku hanya ingin Mayra seorang gadis berhati mulia ...
Aku hanya ingin dia menjadi teman hidupku sampai menua , apapun yang terjadi aku tetap akan memperjuangkannya meskipun tanpa restu .
__ADS_1
Aku meyakini bahwasanya Daddy terus mendukungku walaupun hanya bisa menatap dari alam yang berbeda.
'' Daddy aku akan segera menjalankan amanah Daddy ,Terimakasih atas wasiat yang membuat masa depanku begitu bermakna dan gembira,Terimakasih telah memberi sebuah harapan dan kebahagiaan besar padaku meskipun Mommy belum bisa membuka hatinya untuk calon menantunya ,meskipun dulunya aku belum mengenalnya sama sekali ,meskipun banyak drama yang harus ku lewati demi mendapatkannya , Tidak ada lelah sama sekali pada diriku.
Daddy dengan restu mu dan izin dari Robbi ku ,aku akan mempertahankannya karena setengah hidupku sudah terkubur dalam hati Mayra Bramantyo...
POV ANSEL END...
*****
Setelah sesi foto bersama yang dilakukan keluargaku di sebuah studio milik kerabat jauh kami , di lanjutkan kembali dengan surprise papa yang telah di janjikan untukku.
Mengetahui prestasi ku sangat memuaskan ,papa langsung membatalkan meeting pentingnya untuk memberikan kejutannya langsung tepatnya saat ini juga.
Kami berempat sudah berada dalam mobil memasuki ujung kota besar ,sesaat kemudian dengan arahan papa sopir langsung mengikuti perintah papa dan setelahnya papa menyuruh sopirnya menghentikan mobil di sebuah bangunan dengan nuansa indah dan nyaman di pandang mata.
Di depan bangunan tersebut terlihat begitu banyak tanaman yang pasti selalu terawat , posisi letak bangunan itu tepatnya tidak jauh dengan pantai tapi tidak terlalu dekat.
'' Ayo kita turun '' Ajak papa seraya membuka pintu kami,papa sudah duluan turun karena duduk di depan bersama supir nya.
'' Pah ini tempat apa ? Kok sepi tapi cantik banget. '' Ucapku berdecak kagum .
''Ia lho pah ,tadi katanya mau kasih surprise buat putri kita ,kok malah kesini bikin kita bingung aja '' Ujar mama mengedarkan pandangan keseluruhan tempat itu.
''Ya ampun papa , kan Mayra udah bilang surprise nya kapan-kapan aja , papa sih bikin Mayra jadi gak enakan. Masak demi mendatangi gedung ini papa bela-belain batalin semua meeting , Mayra kan jadi serba salah papa '' Seloroh ku tidak enak hati.
'' Dulu papa juga melakukan hal yang sama pada Nayla juga , dan papa harus adil bukan ?papa ini sudah memiliki dua putri yang sangat papa sayangi jadi tidak ada yang namanya pilih kasih ,kalian mengerti sayang. '' Imbuh papa membuatku dan yang lainnya mengangguk mengerti.
Aku langsung memeluk papa dengan sayangnya.
''Terimakasih papa '' Ucapku bahagia.
'' Sama-sama sayang ,papa juga berterima kasih banyak padamu dan kakak mu sudah menjadi anak yang membanggakan. '' Sahut papa tulus sembari mengusap kepalaku yang memeluknya.
''Papa juga kepala keluarga yang baik dan bijaksana ,berkat semangat papa kami menjadi Putri-putri terbaik papa '' Ucapan manis ku langsung di iyakan Nayla kakakku.
__ADS_1
''Ia pa ,tanpa papa dan mama kami pasti akan menjadi orang-orang tak berpendidikan. '' Sambut Nayla membenarkan.
''Sudah cukup pujiannya , itu sudah tugas kami sebagai orang tua ''.Pungkas mama.
Kami langsung cengengesan tanpa menjawab lagi.
'' Jadi ngapain kita kesini. '' Tanyaku Kembali melerai dari pelukan papa.
''Lihat bangunan ini Nak ,ini adalah Hadiah untuk keberhasilan mu , meski papa yang membelinya tapi Nayla dan Eric yang memilih tempatnya '' Ucap papa menatap ku serius.
Aku sedikit tersentak dengan nama yang di sebut papa ,namun tatapan papa sangat berbeda tidak bisa terbaca sama sekali.
''Kamu bisa sekalian jadi koki di restoran mu ini dek ? Secara makanan yang di olah dengan tangan cantikmu membuat air liur yang menikmatinya keluar sampai ketagihan. '' Ucap kak Nayla riang.
''Mas Eric pinter cari tempat juga ,nuansa romantisnya sangat mendominasi banget '' Sambung kak Nayla begitu merona menyebut nama pria yang dicintai kami.
''Mas Eric ? '' lirih ku pelan dan bingung.
''Ia sayang calon suami kakak mas Eric , tepatnya yang memilihkan tempat ini sebagai hadiah keberhasilan mu ,kamu pemilik restoran ini ,cantik bukan kakak aja kagum dengan pilihan mas Eric . Nanti gedung pernikahan biar mas Eric aja yang pesan pilihan nya bagus semua '' Ucap Nayla tersenyum bahagia.
Gelanyar yang menyakitkan terus mengiris daging dalam hatiku ,harusnya aku bahagia dengan hadiah papa namun campur tangan Ansel yang sebentar lagi menjadi kakak ipar ku begitu menyiksaku.
Aku senang dengan hadiahnya tapi kenapa harus ada pria itu ,kenapa dia yang memilihnya ,bagaimana aku menjalankannya jika saat itu status kami berubah.
'' Apa kau menyukainya calon adik ipar ku ? '' .
Deg...
-------------------------------------------------------------
IKUTI EPISODE SELANJUTNYA TEMAN TEMAN KONFLIKNYA HAMPIR MENDEKAT. BERIKAN DUKUNGANNYA DENGAN MENEKAN LIKE , MENULIS COMMENT DALAM KOLOM TEKS JUGA JANGAN LUPA BERIKAN VOTE UNTUK NOVELKU YA RIDERS ....TERIMAKASIH,SALAM SAYANGKU UNTUK KALIAN YANG SUDAH MAU MAMPIR KE NOVEL-NOVEL KU.
🏵️👍💖
''
__ADS_1