Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Nasehat Sahabat


__ADS_3

Setelah pertemuannya dengan Ansel Mayra berniat bertemu langsung dengan sahabatnya serta membawakan kabar gembira tentunya untuk Keysha.


''Mayra kamu dengan siapa kesini ? '' Tanya Keysha mengedarkan pandangan ke seluruh arah.


''Teman datang bukannya di ajak masuk ,malah di anggurin sampai kakiku hampir kebas begini '' Celetuk Mayra kesal.


Keysha tercengir ,baru sadar jika sahabatnya hampir jamuran di pintu.


''Ayo masuk ,aku mau cerita sama kamu May ,sungguh ini kabar mengejutkan untukku ,mari masuk ...'' Ucap Keysha kegirangan , jati dirinya kembali seperti semula ,namun entah karena apa Mayra juga penasaran.


Mereka langsung melenggang masuk ke kamar Keysha.


Sampai di kamar ,Mayra langsung duduk di sofa seperti biasanya jika mendatangi rumah sahabatnya.


''Orang tua kamu ke mana Key ? '' Tanya Mayra meraih bantalan sofa lalu memeluknya.


''Tadi mereka telfon aku ,katanya ada pertemuan dengan kolega bisnisnya ,dan kamu tahu gak siapa kolega bisnis yang akan bekerja sama dengan perusahaan papi !! '' Mayra menggeleng tidak tahu menahu.


''JULIAN CORP. '' pekik Keysha. ''perusahaan kekasihmu itu loh , sungguh kebetulan bukan ? '' lanjut Keysha kegirangan .


'' Cih ,dasar menyebalkan ...gak tau apa kalau aku berkorban banyak '' Gumam Mayra sebal , bukannya melayaninya terlebih dahulu malah bikin heboh sendiri.


Nyatanya Keysha mendengar gumaman sahabatnya ia langsung memeluk tubuh Mayra dari samping.


''Aku tahu semuanya pasti kamu yang melakukannya bukan ? terima kasih sahabatku . Kamu orang yang tepat untuk aku tumpahkan semua keluh kesah ku , Mayra ku pasti tidak akan diam saja melihat sahabatnya menderita ,maka dari itu aku begitu leluasanya menumpahkan segala derita ku . Thank you very much my friends...'' Ucap Keysha tulus semakin mengeratkan pelukannya pada Mayra.


''Aku bahagia melakukannya ,meskipun ada harga yang harus ku bayar demi sahabatku ini '' Cebik Mayra pura-pura kesal namun tangannya juga membalas pelukan sahabatnya.


''Aku berharap jika rencana mu untuk menjauhinya sudah terkubur dalam-dalam , kamu tidak akan melanjutkan rencana mu bukan May ? '' Tanya Keysha serius menatapnya dari samping


Mayra menoleh membalas tatapan Keysha dengan mimik sendu ,banyak pertentangan dalam pikirannya saat ini . Setelah kejadian di mobil kemarin itu seakan niat untuk berkorban seakan lenyap tak bersisa ,kini cintanya lebih besar di banding pengorbanan.

__ADS_1


Entah kenapa Mayra merasa dirinya semakin munafik . Ada cinta di sana untuk pria bernama Ansel bahkan saat ini Mayra mencintai pria tersebut melebihi dirinya sendiri namun keteguhan agar penyakit kakaknya juga harus di perhatikan ,bagaimana jika suatu hari nanti mimpi Mayra menjadi kenyataan , mengingat Nayla sangat mencintai Ansel juga ,padahal kak Nayla tau jika Daddy Julian dan papa Bram telah menjodohkan putra dan putri kandungnya saat mereka masih kecil dulu , tapi pada saat kebenaran semua terungkap Nayla malah memohon padanya agar Mayra mau menyerahkan Ansel untuk Nayla , padahal itu semua adalah wasiat mendiang Daddy nya Ansel .


Mayra ingin sekali menolak ,namun rasa sakit Nayla begitu mendominasi dibanding dirinya ,hingga Mayra menerima permintaan Nayla . Tapi nyatanya semua keputusan Mayra sudah menyakiti semuanya.


'' Hei ..malah melamun ,bagaimana masih berpikir untuk menjodohkan kak Nayla dengan pacarmu itu ? ''.Tanya Keysha kembali.


Mayra melepaskan pelukan Keysha ,lalu bangkit melangkah mendekati jendela kamarnya Keysha. Mayra berdiri dengan pandangan kosong ,hingga keberadaan Keysha di belakangnya tidak disadarinya .


Keysha menangkap raut bingung dari wajah sahabatnya ,dia menyentuh bahunya Mayra namun Ia masih betah menghadap ke depan ,hingga terasa bahu Mayra bergetar .Mayra menangis !! ya , sudah lama dia menahan gejolak perasaannya yang terombang-ambing tanpa arah hingga titik kelemahannya terkuak hanya di depan sahabatnya.


''Menangislah jika air mata bisa meredakan semuanya , jika butuh pelukanku kemarilah ,Ia selalu menunggu tumpahan air matamu sahabatku .'' Sembari menepuk dadanya.


Tubuh Keysha langsung di peluk Mayra dengan erat ,saat ini hatinya rapuh sangat rapuh meskipun Mayra pandai menyimpan perasaannya tidak di hadapan Keysha sahabatnya ,hanya Keysha yang mengetahui kerapuhan dan kelemahan hati Mayra ,jika di luar sana Mayra bagai besi tak dapat ditembus ,sekeras itulah perasaannya sama sekali tidak memperlihatkan jika dirinya yang juga berhati lembut mudah sedih dan menangis ,namun tangisan itu ditutupinya dengan terus menyemangati Nayla kala dirinya juga butuh semangat itu.


''Aku bingung Key...satu sisi Ansel begitu teguh mempertahankan ku ,namun disisi lain kak Nayla juga butuh semangat agar sakitnya sembuh. ''Mayra terus menumpahkan tangisnya dalam pelukan Keysha.


Keysha hanya diam tanpa menyahut ,Ia terus mengusap kepala Mayra sembari mendengar semua keluh kesah sahabat terbaiknya. Dikala hatinya sedang rapuh sempat-sempatnya gadis berhati malaikat ini menolongnya dari jeratan hutang papinya yang berimbas untuknya.


''Aku bingung Key,pilihan itu sulit .Jika aku memilih perasaanku pasti akan menyakiti kak Nayla namun sebaliknya jika aku memilih rasa sayangku pada kak Nayla jelas Ansel tidak akan terima,aku sudah berjanji padanya ,aku akan menikah setelah keadaan semuanya membaik ,sedangkan Ansel adalah obat terbaik untuk kak Nayla ,bagaimana bisa aku merebutnya Key...'' Keluh Mayra masih menangis.


''Aku mengerti posisimu Mayra ,tapi menyakiti dirimu sendiri itu juga kesalahan . Kak Nayla harus mengerti jika hati itu tidak bisa dipaksakan ,begitu juga dengan Tuan muda ,hatinya sudah memenuhi nama kamu saja ,bagaimana bisa dia menggantinya secepat itu . Cinta itu datang sendiri tanpa di undang Mayra ,dia datang dengan sendirinya '' Jelas Keysha bijak.


Mayra mengurai pelukannya ,wajah sembab disertai air mata dan ingus nya begitu lucu terlihat .


''Lalu aku harus bagaimana Key...? '' Tanya Mayra masih tersisa sesegukan.


Keysha terkekeh melihat wajah Mayra yang jarang bahkan tidak pernah seperti itu ,dulu dia hanya sedih saja tanpa air mata kala Tante Fina terus menyiksa batin nya ,lalu sekarang Mayra persis seperti anak kecil minta sesuatu pada orangtuanya namun tidak di berikan hingga menangis sampai ingusnya keluar .


'' Pertahankan dia ,jelas bukan perasaan kalian juga butuh dipersatukan ''. Jawab Keysha sambil mengusap air mata Mayra juga membersihkan ingusnya yang seperti anak kecil dengan ujung pashmina yang di kenakan Mayra.


'' Lalu bagaimana dengan kak Nayla ?''.

__ADS_1


''Sudah lupakan perasaannya dulu , jangan berpikir jika keputusan mempertahankan cinta mu itu egois,karena mengorbankan hati orang lain untuk kepentingannya itu yang disebut egois . Mayra ku tidak mengambil hak orang ,dia hanya mencoba mempertahankan miliknya sendiri. ''


''Baiklah Key,aku akan melanjutkan hubungan ini ''.


''Aku akan terus mendukungmu ,sudah jangan menangis lagi . Lihatlah air mata dan ingus mu sudah menyatu ,jorok...'' Kelakar Keysha mengalihkan kesedihan Mayra yang masih berlarut.


''Masa ..''.


''Tuh lihat ,hijabnya udah basah kuyup. Pasti lebih banyak ingus nya dari pada air mata ''.


''Keysha ,jangan ngeledek...'' Rengek Mayra menggemaskan .


''Maaf-maaf ,ayo kita nonton. Aku sudah membeli kaset Drakor baru ,tentunya peran cowoknya tampan banget...'' Ucap Keysha sembari menghidupkan CD player nya .


''Lebih tampan pria ku juga di banding siapapun '' Ucap Mayra sambil tersenyum.


''Ckk , Dasar tukang pamer , mentang-mentang sudah punya . Bikin iri orang saja '' Ucap Keysha berdecak .


''Makanya jomblonya di akhiri saja , selanjutnya jika ada yang nyatakan perasaannya pada mu ,langsung capcuss tanpa penolakan '' Saran Mayra dengan hati yang sudah mulai tenang.


''Ide bagus ,sepertinya aku mulai tertarik mengenal cinta ...ntar aku coba deh '' Celetuk Keysha sekenanya agar sahabatnya tidak terus menerus mengusik masalah jomblonya yang akut.


'' Baiklah ,aku akan mendukung sahabatku ini '' Ucap Mayra senang.


Mayra dan Keysha mengambil tempat masing-masing ,Mereka berdua langsung menikmati tontonan drama favorit mereka dengan berbagai macam ekspresi menurut jalan cerita drama tersebut.


Beban berat yang sudah berbulan-bulan Mayra tampung seketika lenyap,hanya dengan nasehat dari sahabat terbaiknya .


-------------------------------------------------------------


Mohon Dukungan Like ,Comment dan Votenya...Beri juga Rating terbaik kalian , agar novel receh othor bisa naik kepermukaan ...Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2