Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Takut dan Trauma


__ADS_3

''Aaaaaaaa.....'' Nayla berteriak keras dengan kekuatannya ia menghempaskan tangan tersebut dengan kasar.


Hatinya juga menjerit saat kenyataan Nayla mendapati dirinya tidur dengan seorang lelaki yang begitu di cintainya,segera ia memeriksa dirinya ternyata tubuh mereka sama-sama polos.


Hancur ? Jelas itu yang sedang Nayla rasakan, meskipun semuanya tidak seperti itu.


Teriakan Nayla mengusik raga seorang pria tampan yang sedang tidur pulas di samping Nayla.


Ia langsung terjaga dengan kepala masih terasa sakit efek dari mabuk semalam.


Perlahan pria itu bangkit dari pembaringannya memposisikan tubuhnya untuk duduk, sialnya kepalanya masih juga terasa sakit .


Pria itu masih belum sadar bahwasanya saat ini ia sedang berada satu ranjang dengan Nayla.


''Mas Eric...!! , kenapa kamu tidur di ranjang ku ? '' Pekik Nayla diiringi tangisan histerisnya.


DEG


Ansel langsung menoleh kearah sampingnya, matanya langsung membelalak lebar saat mengetahui semalam ia sudah tidur di kamar orang lain.


''Nayla ? Kamu kenapa disini ? Awww....'' Tanya Ansel bingung hingga melenguh rasa pusing di kepala nya.


''Kenapa Mas bertanya padaku,hah!! ,harusnya Mas Eric yang menjelaskan kenapa tidur seranjang denganku. Dan lihatlah bahkan kita tidak memakai sehelai benangpun,jelaskan!!! '' Teriak Nayla tidak terima.


Ansel semakin terkejut. Segera dengan cepat ia memeriksa tubuhnya di bawah selimut.


''Shittt '' umpat Ansel marah.


Nayla semakin menangis,dia terus menarik selimut yang menutupi keduanya sambil menangis histeris.


''Nayla ? aku juga tidak ingat apapun. Kenapa aku bisa tidur disini , diamlah biar aku mengingatnya terlebih dahulu '' Gusar Ansel semakin gelisah dengan rasa bersalahnya pada Nayla yang sedang histeris seperti itu membuatnya bingung.


Sekelebat bayangan dirinya semalam muncul di kepalanya bagaikan kaset rusak ,membingungkan.


Namun saat ia mengingat sesuatu hal yang jelas merusak masa depan mereka,Ansel berteriak frustasi sambil mengumpat dan meraup wajahnya dengan kasar.


''Ahhhh....sial !!!, kenapa aku bodoh,bodoh,bodoh...!!! Teriak Ansel menjambak rambutnya sendiri.


Nayla yakin Ansel pasti sudah mengingatnya, dalam tangisnya Nayla terus mendesak Ansel agar dia menjelaskan perihal ingatan semalam pada dirinya.


''Kamu sudah mengingatnya Mas !, katakan padaku apa yang terjadi semalam...apa kita melakukannya, cepat jelaskan mas. Jangan diam seperti itu ''

__ADS_1


''Diamlah Nayla, semuanya gara-gara kau !! ,ahhh kenapa aku bisa sebodoh itu !! ''Sesal Ansel memukul angin juga menarik rambut tebalnya saking geramnya.


''Maafkan aku Mayra . Aku tidak sengaja melakukannya '' Gumam Ansel masih terdengar Nayla.


''Melakukan ? apa yang terjadi Mas Eric,kenapa kau hanya mengumpat saja dari tadi,bukannya menjelaskan perihal semalam kau bersamaku !! '' teriak Nayla sungguh menyakitkan.


Ansel langsung menoleh kearah Nayla dengan mata yang panas menahan gejolak amarah padanya.


''Kita melakukannya. ''


''Apa ? ,tidak...tidak...kau pasti berbohong Mas. Tidak mungkin kau merenggut kegadisanku semalam --''


''Sayangnya itu nyata Nayla,dan semuanya itu karena kelicikan mu !! ''tuduh Ansel seenaknya.


''Kamu menuduhku ? Kamu yang seharusnya merasa bersalah mas...aku disini korbannya. Bukan kamu...,bagaimana nasibku kedepannya tanpa mahkota ku lagi '' Tangis Nayla hancur.


''Berhenti menangis Nayla, bukan kamu saja yang rugi disini. Aku juga!!,bagaimana nantinya jika Mayra tahu kalau kita sudah tidur bersama dan melakukan hal itu !! '' Tegas Ansel merasa frustasi.


''Kita kamu bilang ?, kamu Mas Eric yang jelas-jelas sudah melakukannya secara paksa lebih tepatnya kamu sudah memperkosaku...tega kamu menuduhku ''


Nayla tidak peduli dengan keadaan Ansel , dengan kasarnya ia menarik selimut yang menutupi keduanya, sehingga tubuh polos kekar Ansel terpampang di depan Nayla,dengan cepat ia bangkit serta melilitkan selimutnya hendak masuk kedalam kamar mandi.


Dengan cepat juga Ansel meraih pakaiannya lalu segera memakainya .


''Mayra ?? '' Lirih mereka berdua.


Ansel dan Nayla mematung mendapati perubahan raut wajah Mayra yang sedang menatap mereka bergantian dengan bingung, padahal semalam Mayra merasa pria itu sendiri di sini,namun ada Nayla juga dengan keadaan bugil. Sementara mereka masih tidak tahu menahu tentang kejadian yang telah menimpa Mayra.


Di sana juga terpancar kesedihan serta rasa trauma berat meguasai dalam diri Mayra. Meskipun di antara mereka tidak ada yang tahu penyebab Mayra berubah.


Nayla langsung berlari dengan selimut yang masih melilit di tubuhnya, tidak perduli dengan pria yang juga berada di kamar itu.


Ia langsung menubruk tubuh Mayra ,menangis sejadi-jadinya di sana.


Mayra yang merasa heran pun bertanya pada kakaknya.


''Kakak kenapa? lalu kenapa tidur dengan Ansel...? '' Tanya Mayra penasaran.


''Mas Eric melakukannya, dia sudah merenggut harta kakak paling berharga '' tangis Nayla semakin erat memeluk dirinya.


DEG

__ADS_1


Tubuh Mayra kembali bergetar dengan kenyataan yang disampaikan Nayla yang begitu mengejutkan serta menyakitkan.


Dalam semalam pria itu telah merenggut dua kesucian kakak beradik,sungguh bejat pria tersebut.


Air mata Mayra langsung luruh membasahi pundak Nayla yang masih polos.


Ia mengusap air matanya kasar ,lalu beralih menatap Ansel yang masih berdiri menatapnya sendu di pinggir tempat tidur.


Lelaki itu berdiri dengan setengah polos. Belum sempat memakai baju lengkap ,Mayra keburu datang menyaksikan kenyataan ,kisah pilu kembali lagi di pagi harinya.


Setelah berpikir matang-matang di kamar Keysha. Mayra memberanikan dirinya masuk ke kamar Nayla lagi,takut terjadi apa-apa pada kakaknya sepeninggalannya di kamar itu,dia lupa dengan keberadaan pria yang telah di bencinya , dikiranya Ansel sudah pergi setelah merenggut kesuciannya semalam. Namun kenyataannya di luar ekspektasi, ternyata pagi ini Nayla juga korban dari kebiadaban Ansel...Mayra mengira-ngira jika Ansel mengulangnya semalam tapi dengan gadis lain, tidak lain tidak bukan Nayla lah gadis tersebut ,gadis yang menjadi alasan tragedi semalam saat pemerkosaan itu terjadi.


''Sayang...aku bisa jelaskan '' ujar Ansel melangkah mendekati Mayra yang terlihat dingin menatapnya.


''BERHENTI DI SANA...JANGAN MENDEKAT ,AKU JIJIK MELIHATMU ANSEL ERIC JULIAN '' teriak Mayra mengejutkan siapa saja disitu termasuk Nayla yang sedang menangis .


''Sayang....


''Aku membencimu Ansel ! kau bedebah , kau penjahat kelamin...mulai sekarang sampai kapanpun aku membencimu, terus membenci pria bejat seperti mu Ansel '' lontar Mayra Berang penuh emosi, emosi yang telah dipendamnya dari semalam dengan cepat berbalik ingin pergi dari sana.


Ansel tidak tinggal diam, langsung saja dia berlari mengejar Mayra melewati Nayla yang masih menangis.


GREBB...


Dengan sekali tarikan Mayra langsung jatuh ke dalam pelukan Ansel. Ia menguncinya hingga Mayra mendekap dalam pelukan Ansel yang masih bertelanjang dada.


Tubuh Mayra langsung bergetar kala Ansel dengan erat memeluk Mayra.


''Lepas !!! , jangan sakiti aku...aku mohon lepaskan aku, kak Nayla tolong Mayra aku takut...'' Teriak Mayra ketakutan ,trauma dengan kejadian semalam.


Nayla yang sedang menangis tiba-tiba diam dengan teriakan Mayra yang melengking, Nayla tau Mayra sedang ketakutan . Bukankah seharusnya Mayra merasa nyaman dalam pelukan Ansel seperti disaat ia melihat mereka yang sedang bermesraan kemarin malam di pesta itu. Tapi kenapa hari ini Mayra berbeda ,ia malah ketakutan dalam pelukan pria yang sudah menidurinya.


Apa karena rasa sakit Nayla juga dirasakan Mayra adiknya ?.


''Sayang dengarkan aku , tolong jangan berpikir macam-macam...sungguh aku tidak tau apapun tentang kejadian semalam bersama Nayla ...'' Jelas Ansel semakin kuat memeluk gadis tercintanya.


''Kak Nayla tolong....aku takut ...kak Nayla, papa....'' jerit Mayra sambil menangis membuat semuanya bingung.


''Mayra kamu kenapa sayang ,aku Ansel bukan orang lain ? '' tanya Ansel mulai cemas.


''Tidak ... kamu penjahat...penjahat kelamin...kak Nayla tolong Mayra dari pria ini...'' Tangis Mayra semakin histeris meronta-ronta ingin segera di lepaskan.

__ADS_1


 


🥺 Happy Reading...


__ADS_2