
Happy Reading....
''Assalamualaikum kakak '' Salam Mayra baru sampai ketempat janjian dengan Nayla.
''Waalaikum salam adikku yang manis '' Jawab Nayla tidak lupa dengan iringan senyumannya.
Nayla menepuk bangku taman di sisinya,Mayra mengerti dengan senang hati menurutinya segera menduduki bokongnya di sisi Nayla.
''Bagaimana keadaan kakak ? '' Tanya Mayra menatap Nayla lembut .
Seulas senyuman terbit dari wajah Nayla menanggapi pertanyaan adiknya.
''Alhamdulillah kondisi kesehatan kakak sudah mendingan , bagaimana dengan kondisi Mayra sendiri ,udah enakan badannya '' Tanya Nayla balik langsung dibalas anggukan semangat di samping Nayla.
''Oh ya !!ada hal penting apa yang ingin kakak bicarakan sama Mayra ? . Sampai-sampai kakak maksa mayra langsung ke sini '' Ucap Mayra penasaran.
Rasa gelisah mulai menyeruak menubruk batin Nayla kala dirinya berniat ingin memberitahukan kebenaran pada adiknya. Nayla memberikan selembar kertas pada Mayra yang terus digenggamnya sejak tadi.
Deg...
''Kertas itu ''.Batin Mayra terkejut.
Tidak disangka ternyata respon adiknya langsung berubah, Nayla terus memperhatikan gelagat Mayra saat memperlihatkan kertas tersebut. Mayra langsung mematung bukannya penasaran ataupun ingin mengetahuinya lebih jauh maksud dari pemberiannya itu,tapi ternyata Nayla salah dialah yang terkejut dengan kenyataan yang terpampang.
''Kamu sudah tau rupanya dek .Tapi tidak ada satupun yang mau mengatakannya pada ku ,apa karena penyakit ku ini ? '' Ucap Nayla sendu disertai senyum getir yang sangat menyedihkan.
''Tidak kakak ,Mayra juga baru tahu tadi pagi jika ternyata Mayra anak kandungnya papa,tapi percayalah pada Mayra. Tidak ada yang akan berubah,tolong kakak jangan sedih begitu. '' Terang Mayra sedikit panik terus menenangkan perasaan kakaknya.
''Tapi seandainya kakak tidak memperlihatkan seuntas surat usang ini ,pastinya kebenaran itu akan dijadikan rahasia juga bukan ? '' Lirih Nayla pilu ,menumpahkan air matanya sekian detik.
Kepala Mayra tertunduk,Ia bisa merasakan perasaan Nayla yang sedang dilanda pilu mendapati kenyataan yang mengejutkan bahkan merasa seperti dikhianati oleh keluarga sendiri,namun secepatnya pemikiran itu di tampiknya kala pengakuan Mayra yang juga baru tahu dengan semua masalah tersebut.
''Dari mana kakak temukan kertas itu,bukankah itu ada di papa ? '' Tanya Mayra dengan hati-hati,dia tidak mungkin berbicara banyak saat situasi Nayla sedang gundah gulana,saat ini Mayra ingin sekali Nayla berbagi kesedihan dengannya.
__ADS_1
Mayra mengangguk mengiyakan pernyataan Mayra.
''Kakak dapatkan dari ruang kerja papa ,saat ingin mengambil berkas penting yang akan kakak periksa,tapi sebelum mengambilnya duluan surat ini yang kakak temukan,syok pastilah, tapi kakak juga butuh penjelasan ,kakak langsung berniat menemui papa kekantor,saat sampai ke sana . Ternyata mama juga sedang meributkan masalah ini di sana,hingga semua kebenaran terungkap dengan komplit ''Jelas Nayla terisak pilu.
Bermacam cobaan sedang melandanya kini,apalagi jika Nayla tau dirinya dan Ansel sudah menjalin hubungannya kembali di belakangnya,entah apa yang akan terjadi .Yang pastinya jiwanya akan terguncang hebat kala mengetahui berderet-deret kebenaran yang terjadi.
Mayra menggenggam tangan Nayla sembari menatap kakaknya yang masih menangis dalam diam menatap lurus kearah pengunjung lainnya.
''Kakak tetaplah kakakku sampai kapanpun,walaupun posisi kita terganti bukan berarti semuanya juga harus berubah,kak Nayla tetaplah teman sekaligus penyemangat hidupku. Mayra yakin papa juga sependapat dengan Mayra tentang kedudukan kakak,ingat tidak ada yang berubah '' Ucap Mayra menyemangati Nayla .
Sedikitnya sudah terbit seulas senyum di wajah Nayla ,walau di sana masih mengalir bongkahan berlian cair di pipi putih Nayla.
''Tentu saja sayang,papa sudah mengatakannya pada kakak sebelumnya '' Jawab Nayla mencoba tersenyum.
Hati Mayra terasa sedikit lega , sungguh papanya selangkah lebih tanggap darinya.
''Sudah kakak jangan menangis lagi ,Mayra pastikan tidak ada yang akan berubah ,semua akan tetap sama seperti dulu,kak Nayla dan papa sedari dulu sudah kuanggap kakak dan ayah kandungku ,sebab kalian sangat memuliakan semua makhluk Tuhan dan langsung ikhlas menerimaku '' Ucap Mayra pasti dan mengulas senyum termanisnya sambil memeluk kembali tubuh Nayla.
Mendapati wajah Nayla kembali getir Mayra melepas pelukannya mencoba mencari perubahan tersebut.
''Apa maksud dari ucapan kakak,sudah Mayra katakan Mayra tetaplah adik kakak dan papa tetaplah seorang ayah yang akan melindungi kakak dari segalanya dan--
''Kakak juga harus melepaskan mas Eric untuk putri kandung Bramantyo '' Potong Nayla langsung membuat Mayra menegang.
''Kakak kok ngomongnya gitu ? ,Bukannya kak Eric menerima kakak apa adanya,untuk apa hubungan itu harus di lepas juga '' Ucap Mayra tiba-tiba merasa tidak nyaman.
''Sayangnya sampai sekarang mas Eric masih mencintai gadis pujaannya. Lagipula mas Eric menerima kakak atas paksaan ibunya .Tante Raisa mengancam putranya jika menolak menikahi kakak ,Tante Raisa tidak akan melanjutkan pengobatannya keluar negeri,sudah pasti Tante Raisa terus mendesak putranya dikarenakan sebuah amanah dari suaminya yang harus segera di laksanakan,tapi sekarang sudah jelas Dek,kamulah yang akan melanjutkan amanah almarhum Om Julian . ''Jelas Nayla terus menahan sesak dihatinya.
Jelas terlihat begitu banyaknya kekecewaan yang begitu besar dari raut wajah Nayla yang sedang menahan kepiluan hatinya. Begitu besarnya cinta Nayla terhadap kekasihnya itu,walaupun Mayra dan Ansel yang sebenarnya harus menjalani amanah tersebut tapi tekadnya sudah tak bisa di ubah lagi, nyawa Mayra lebih penting saat ini.
Cinta ? hanya tinggal menjalani maka benih itu akan tumbuh seiring berjalannya waktu.
''Percayalah semua akan baik-baik saja ,kakak hanya perlu berdoa dan terus berusaha membuktikan jika kakak juga pantas untuk pria itu,ingat kak usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil,jika kakak terus berjuang untuk mendapatkannya dengan sempurna insyaAllah kakak akan sukses lahir bathin. '' Terang Mayra membangkitkan semangat Nayla yang hampir saja roboh.
__ADS_1
''Benarkah sayang,apa mungkin mas Eric bisa menerima kakak meskipun nantinya mas Eric tahu jika kakak bukanlah darah daging keluarga Bramantyo '' Tanya Nayla antusias,tidak ada lagi wajah muram dan pilu,kini wajah Nayla langsung berubah drastis ,ada semangat untuk bangkit di sana ,terlihat begitu nyata setelah mendengarkan setiap untaian kata dorongan dari Mayra.
Meskipun dengan hati terasa teriris saat mendorong Nayla menuju cintanya yang tidak lain dan bukan adalah kekasih Mayra juga,bagaimana jadinya jika Nayla tahu jika mayra adalah jembatan untuk menyatukan dua hati yang bertolak belakang .
''Mayra apa yang harus kakak lakukan untuk melakukan pendekatan dengan mas Eric ? supaya hubungan kami semakin dekat ! '' Pancaran itu terlihat begitu damai kala nama pria yang mereka cintai terpancar dari wajah Nayla .Berbeda dengan Mayra ,hatinya sedang berperang melawan kenyataan yang pahit di kemudian hari.
Ada dua hati yang sedang di bohongi nya.Mayra begitu lihai dalam berperan menjadi pelakon hebat.Baru kali ini Mayra menjalani peran tersebut dengan bayaran fantastis berupa air mata dan pil pahit yang terpaksa di telannya.
''Makanan ! '' Ucap Mayra cepat berusaha meredam sakitnya.
Mendengar ide adiknya Nayla langsung lesu .
''May kamu tahukan ? kakak sama sekali tidak bisa memasak ,kakak bukan kamu yang begitu lihai dengan peralatan dapur '' Gundah Nayla bercampur kecewa.
Tak patah arang,Mayra terus meyakini Nayla agar terus berusaha berjuang demi bersatunya hati Nayla dan Ansel .
''Kenapa harus makanan sih dek? Gak ada apa ide lain,misalnya beliin dia baju,nonton bareng atau apa sajalah ,yang penting bukan makanan !!! '' Protes Nayla ,rasa sedihnya sudah surut seperti lupa pada apa yang tadinya sedang terjadi,Mayra memang sungguh bisa di andalkan dalam membujuk serta menenangkan Nayla kakaknya,begitu juga sebaliknya .Dikala Mayra sedang merasa gundah gulana , Nayla terus setia memberikan seluruh cinta untuknya, bagaimana mungkin Mayra merebut Ansel kembali dari Nayla ,dan itu akan menjadi tugasnya saat ini mempersatukan mereka,meskipun Mayra juga bersalah pada pria yang sangat dicintainya.
''Kak Nayla kenapa Mayra memilih makanan yang langsung di masak oleh kakak sendiri,karena makanan yang dimakan kak Eric akan masuk ke perut dari perut langsung ke hati,jadi itu kunci pertama untuk menarik perhatian pria ,sudah jelaskan ? '' Nayla mengangguk mengerti dengan istilah bahasa Mayra.
''Terimakasih adik manis ku,kamu memang paling the best '' Puji Nayla untuk adiknya.
Akhirnya Mayra berhasil memancarkan sinar Kembali pada wajah kakaknya yang tadinya terlihat muram,jadi kini segar kembali.
''Apapun untuk kakak yang telah memberiku begitu banyak kasih sayang,maafkan aku mas jika kali ini aku harus egois,semuanya salahku ,maka akulah yang akan menanggung luka tersebut,aku hanya ingin kakak sembuh dan kamulah penawar penyakit kak Nayla,maaf aku sudah mengorbankan mu mas,semoga Tuhan mengampuniku '' Batin Mayra menatap Nayla yang terus mengoceh entah apa Mayra tidak mendengarnya ,karena saat ini hatinya sedang berbicara mewakili rasa sesak yang memilukan jiwa.
-------------------------------------------------------------
**Mohon Dukungan nya Teman-teman ๐๐
Kangen deh sama jempol cantik kalian .....
Like , Comment ,Vote and Rate-nya ya...See you ,saranggggheyooo๐**...
__ADS_1