Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Mayra Baper


__ADS_3

" Naasnya , saat kesadaran Mommy dari komanya , Ibu susuku langsung ketakutan takut aku dirampas oleh orang tua kandungku . Hingga pikiran gilanya muncul , ia ingin memiliki ku sebagai anak seutuhnya . Tanpa berpikir kedepan , Aku langsung di bawa kabur olehnya . "


Mayra tertegun mendengar Bait demi bait ungkapan kebenaran dari misteri nama suaminya . Bahkan setetes air mata jatuh terbawa perasaan dalam kisah aslinya.


Satu sisi Mayra begitu menyayangkan takdir dari ibu susu suaminya yang telah ditinggal pergi sang buah hati . Dapat dirasakan bagaimana rasa sakit merasakan kehilangan yang nyata . Meski dirinya hampir sama kehilangan namun rasa akan kehilangan putrinya masih menyisakan sedih begitu dalam , walau harapan besar yang dirinya pinta pada sang maha penyembuh telah terkabulkan, dan kini bayinya sudah sehat kembali .


Pun dengan Ansel tak luput dari air bening hadir di sela ceritanya . Dari itulah kenapa pria ini selalu menutup jati diri sendiri pada khalayak ramai , hanya Mayra lah orang pertama yang ia tumpahkan segala kebenaran mengenai dirinya . Ansel berniat tidak akan menyembunyikan apapun dari istrinya termasuk rahasia dibalik namanya .


Tak luput dari tatapan istrinya , air mata itu langsung Mayra usap dengan lembut . Tatapan mereka beradu , Mayra menanggapi dengan senyuman meski dirinya juga ikut menitikkan air matanya .


" Kenapa kamu menangis , sayang ? '' Tanya Ansel menatap Mayra lekat .


" Hanya terharu Mas . Posisi Ibu susumu saat itu hampir sama dengan nasibku . Meskipun sekarang putri kita sudah baik-baik saja , namun mendengar kejadian menyakitkan itu rasanya aku ingat kesedihanku dulu sebelum ayahnya yang menjelma bagai malaikat tak bersayap datang menolong putriku " Ucap Mayra lembut , sembari mengelus pipi suaminya.


" Putri kita ,sayang ! . Boleh ku lanjutkan ? " Sambil terkekeh atas kekocakan suaminya Mayra mengangguk pelan setelahnya ia menyeka air mata dan kembali menyimak penjelasan Ansel kembali .


" Dua hari pencarian , Daddy dan orang suruhannya sulit menemukan keberadaan kami . Jangan tanya lagi bagaimana keadaan Mommy saat itu tidak jauh berbeda denganmu sayang " ( Ansel mengusap kepala Mayra penuh sayang ) " karena kalian punya naluri kuat untuk bayi kalian. Mommy kembali drop saat itu mengetahui jika Daddy belum mendapatkan petunjuk apapun tentang keberadaan ku . Tapi saat itu Daddy ingat jika aku pernah di pakaikan cincin yang di buat khusus untuk keamanan keturunan Julian tentu atas perintah Opa . "


" Aksi pencarian pun mulai dilanjutkan kembali berbekal akses GPS yang terpasang di cincinku . Berkat kecerdasan orang bayaran Daddy akhirnya sinyal keberadaan ku terdeteksi juga . Tanpa membuang waktu lagi mereka segera berangkat kesebuah desa pedalaman di mana aku di larikan oleh Ibu susuku ."

__ADS_1


" Segera Daddy mengabarkan Mommy jika putranya telah ditemukan , dan Daddy berjanji akan segera membawanya kehadapan Mommy . Namun Mommy yang keras kepala tidak mengindahkan perintah Daddy untuk menunggu saja di kota . Daddy hanya takut jika perempuan yang bertindak akan panjang urusannya . Tapi karena Cinta pada Mommy Daddy kalah kembali , akhirnya mereka terpaksa membawa Mommy bersama untuk menjemputku . "


" Tiba di sana saat tutik sinyal menunjukkan letak keberadaan ku , semua syok tegang dalam diam dengan apa yang mereka lihat . Hingga Mommy menjerit memekik kuat saat tubuh bayi mungilnya lebam di mana - mana . Dengan cepat Mommy berlari lalu hendak meraih tubuhku yang kian kemah tapi ternyata Beliau kalah cepat dengan kehadiran seseorang yaitu Ibu susuku . "


" Dengan Deri nafas memburu Ibu susuku memeluk tubuhku erat hingga aku kesakitan , lalu aku pun menangis mungkin karena eratnya pelukan dari Ibu susuku. Tim pencarian langsung bergerak cepat namun masih dengan hati-hati karena mereka tahu jika keberadaan kami tepat di pinggir jurang , sekali saja ia melangkah mundur maka kemungkinan besar kami akan terjatuh ke dalam jurang mengerikan . "


Mereka telah mempersiapkan siasat dengan sangat matang . Sudah di tebak oleh mereka jika ternyata Ibu susuku tidak waras , terbukti banyak sekali luka sayatan di tubuh mungilku masih berbekas darah yang telah mengering . Fokus mereka hanya satu yaitu menyelamatkan ku dari kegilaan ibu Susuku . "


" Perlahan namun pasti , seseorang yang terlatih dengan kecepatan larinya ia segera menangkap tubuhku dari gendongan Ibu susuku. Namun sayang beribu sayang , Ibu susuku berniat menarikku kembali akhirnya hilang keseimbangan beliau jatuh ke jurang tersebut hingga tubuhnya sulit ditemukan . "


" Keluarganya saat itu juga berada di sana , karena Daddy tidak ingin kesalahpahaman berlanjut sampai tak berpenghujung . Mereka memanggil kedua orang tua dari Ibu susuku . Meskipun mereka sedih dengan takdir dari putrinya namun mereka tidak menyalahkan siapapun atas musibah tersebut . Orang tua ibu susuku juga meminta maaf atas kejadian yang menimpaku se sadis ini , Akhirnya kami di izinkan pulang sementara mayat ibu Susuku masih dalam pencarian . "


" Kalah dalam berdebat , akhirnya Mommy setuju dengan keputusan Daddy untuk tidak menghilangkan nama pemberian Ibu susuku tapi dengan syarat , seluruh dunia tidak boleh memanggilku dengan panggilan " ANSEL " Jelas aku tahu semua dari cerita orang tuaku saat menginjak remaja "


Ansel menghela nafas berat nya , di pandangi istrinya yang masih setia menangis tersedu yang tersentuh dengan cerita masa lalunya .


" Kamu menangis untuk siapa , sayang ? "


" Mas , aku merasa kasihan pada ibu susumu . Andaikata dia masih hidup aku juga akan menghormati nya sama seperti Mommy dan Mama Fina " ucap Mayra menangis .

__ADS_1


Ansel yang tau bagaimana lembutnya perasaan istrinya langsung memeluk erat tubuh wanita tercintanya . Ia terus mengusap kepala Mayra dengan lembut agar istrinya tenang kembali .


" Jangan bersedih lagi , sayang . Ibu susuku yang bernama Ameera sudah tenang di alam sana . Sekarang jawab pertanyaan ku , apa yang kamu sedih kan dalam isi ceritaku ? "


" Ibu Ameera ,Mas . Jika saat itu beliau tidak menyusui mu , aku tidak bisa membayangkan bagaimana hidup suamiku ini . Berkat ASI Ibu Ameera kamu tumbuh menjadi pria tampan dan pintar , Mas . Pun dengan Mommy Raisa , aku bisa merasai bagaimana saat itu ketika beliau melihat keadaan putranya yang kesakitan pasti hidupnya hancur sekali . Mas ! "


" Ya , sayang . "


" Mulai dari bayi saat kamu di lahiran Mommy Raisa juga Ibu Ameera yang menyusui mu , saat itulah kamu memiliki dua ibu sekaligus . Meski Ibu Ameera telah tiada kamu wajib mendoakannya . Kunjungi makamnya Mas, berdoalah di atas pusara beliau insyaAllah doamun tulusmu akan membantunya di alam lain . "


Mayra merasa pelukan Ansel mengendur . Tatapan matanya kosong kedepan , seakan sesuatu tersirat dari raut wajah sendu sang suami . Namun Mayra masih belum bisa menebak ada apa gerangan . Mayra takut Ia salah berucap hingga berujung suaminya bersedih seperti ini .


" Mas ! Kata-kata ku menyakiti perasaanmu ya ? " Ucap Mayra hati-hati.


" Ibu Ameera hilang tak ditemukan , sayang . Jurang itu menyambung kelaut terdalam . Kemungkinan ibu Ameera telah hilang di telan lautan terdalam . Beliau di nyatakan lenyap tak beraga sampai sekarang . "


Mayra tertegun sejenak . Wajahnya kejutnya begitu sendu terlihat .


" Kasihan Ibu Ameera , Mas ."

__ADS_1


TBC....


__ADS_2