Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Cinta Andre


__ADS_3

''Lalu bedanya apa ?, bayangkan jika aku tidak mengikuti mu tadi sudah pasti pria bejat itu berhasil mengerjaimu habis-habisan. ''


Nayla mendengus mengingat kecerobohannya.


''Ya, ternyata tidak semuanya bisa kita anggap enteng '' Ucap Nayla membenarkan.


'' Selain menghadiri Event,rencana Apalagi dua hari kedepan ? '' Tanya Andre kembali.


'' Aku berencana menghabiskan waktu di sini untuk menikmati setiap keindahan berwisata di kota ini dengan adikku. ''


''Wah ide bagus itu, apa aku boleh bergabung ? '' Pinta Andre girang.


'' Sepertinya tidak boleh ''.


''Kenapa ? aku tidak berniat menganggu. Siapa tau aku bisa jadi pengawal pribadi kalian untuk sementara, agar wisata kalian kali ini aman '' Usul Andre .


''Tidak bisa, Mayra pasti tidak nyaman kalau kamu juga ikut Ndre. Aku ingin secepatnya istirahat, boleh gak lajunya di percepat. ''


Andre menghela nafas beratnya, padahal ia ingin sekali bersama Nayla dengan sisa waktu yang ada. Tidak ingin membuat gadis yang di cintainya marah langsung saja Andre mengemudi dengan kecepatan tinggi.


Lajuan mobil Andre membelah jalan yang terlihat lengang karena waktu pun sudah menunjukkan hampir larut malam, dengan keahlian kemudi yang Andre kuasai akhirnya mereka sampai ke pelataran hotel hanya Lima belas menit.


Andre menoleh kesamping, tampak Nayla masih setia menutup matanya .


Desiran itu hadir kembali saat menatap lekat sang pemilik wajah yang masih terukir dalam hatinya.


Kadang dirinya pun bingung dengan perasaannya pada gadis yang sedang memejamkan matanya.


Entah apa yang kurang padanya hingga tak ada balasan sedikitpun, bahkan demi menutupi rasa bersalah pada dirinya karena menolak mentah-mentah Perasaannya, Nayla memilih Mayra untuk menjadi kekasihnya.


Awalnya Andre tidak berminat sama sekali berpacaran dengan adik dari orang yang dicintainya. Tapi karena Mayra juga memiliki perasaan terhadapnya, Nayla perlahan-lahan sedikitnya berhasil meluluhlantakkan perasaannya pada Mayra.

__ADS_1


Tapi sayangnya perasaan untuk Mayra hanya sebatas adik saja. Segala cara sudah di cobanya agar cintanya untuk Nayla hilang dan tergantikan dengan Mayra,namun hasilnya nihil rasa terhadap Nayla seakan telah menyatu dengan hati terdalamnya, yang susah untuk dimusnahkan.


Hingga saat ini Nayla masih bersemayam di hatinya terdalam. Tapi ada perasaan yang lain kini juga dirasakan Andre . Ya, saat dimana Andre menolong Mayra di bawah guyuran hujan beberapa bulan yang lalu menghadirkan rasa yang lain di hatinya.


Awalnya Andre menepis perasaan tersebut, mengira bahwa semua itu hanya sebagai desakan kemanusiaannya untuk menolong Mayra, namun lambat-laun bayangan Mayra saat dirumah sakit selalu mengganggunya, entah kenapa Andre berambisi ingin memiliki keduanya saat dirinya telah memastikan perasaan apa yang akhir-akhir ini mengganggu pikirannya sehingga kinerja pekerjaannya menurun saat membayangkan dua gadis yang telah dicintainya.


Belum sampai tangan itu menyentuh Nayla, gerakan Nayla menandakan dirinya sudah terjaga. Sontak Andre menarik kembali tangannya yang terulur hampir menyentuh pipi Nayla.


''Andre, sudah sampai ya '' ucap Nayla masih kurang baik kondisinya.


''Baru saja,mari aku antar sampai kekamar hotel '' Ajak Andre sambil membuka pengamannya.


''Tidak usah Andre,aku masih sanggup berjalan sendiri. Terimakasih telah mengantar dan menolongku tadi, aku gak bisa bayangin jika kamu tidak di sana. Mungkin saja aku sudah digarap pria brengsek itu '' keluh Nayla sedih .


''Sudah kewajiban ku menjagamu dan Mayra, aku sudah berjanji pada Om Bram untuk menjaga kalian di sini. Kebetulan perusahaan ku juga salah satu dari deretan nama yang masuk dalam daftar undangan Event tahun ini. '' Jelas Andre.


''Ya, terimakasih banyak telah bersedia menjaga kami '' ungkapan Nayla berterima kasih.


Tiba-tiba tangannya di cegat Andre saat ingin membuka pintu mobil, merasa tangannya tertahan Nayla menoleh melihat tangannya yang sedang di genggam Andre.


''Ada apalagi Andre ? ''tanya Nayla bingung, di karenakan wajah Andre yang terlihat sendu.


''Nayla apakah tidak ada sedikitpun tempat dihatimu untukku ? ''.


Nayla menatapnya sendu wajah itu. Ternyata pria itu masih belum move on dari perasaan yang tidak mendapatkan balasan darinya , Ia tahu bagaimana rasanya mencintai sebelah pihak. Tapi menjadikan pria baik seperti Andre sebagai pelariannya tidak mungkin bukan?, Andre juga berhak bahagia dan tentu saja bukanlah dengan dirinya.


''Maaf. '' Lirih Mayra sesal.


''Mari kita coba dulu, aku janji akan membuatmu mencintaiku juga Nayla '' mohon Andre mengiba.


''Aku tidak bisa Andre. Aku sudah pernah mencobanya, tapi ''dia '' telah memenuhi relung hatiku. Kamu lelaki baik Andre, banyak wanita yang sempurna di luar sana, tentunya mereka yang terbaik. Cukup aku sebagai sahabatmu yang terus mendukung segala kebaikan yang akan kamu jalankan bersama wanita masa depanmu ''. Tutur Nayla memaksakan kepalanya yang sakit untuk menenangkan pria baik sekaligus sahabatnya. Nayla juga menekankan kata DIA memperjelaskan untuk siapa perasaan yang sebenarnya,jelas untuk Eric-nya.

__ADS_1


''Dan gadis baik itu ada di sampingku sekarang '' tukas Andre cepat.


''Berhenti mengharapkan gadis yang tidak mencintai mu Andre, tolong jangan rusak persahabatan kita, aku lebih nyaman kita seperti ini. Jangan sampai aku menjauhimu hanya karena rasa bersalahku telah menghancurkan hatimu '' keluh Nayla semakin merasa tidak enakan pada pria baik itu.


Aura kecewa Andre langsung terlihat dengan sikap Nayla yang kesekian kalinya menolak cinta sucinya.


''Baiklah, aku akan berusaha untuk mengikis cintamu pelan-pelan, tapi jangan pernah mengeluarkan kata-kata yang membuat kita menjauh. '' Pasrah Andre akhirnya.


Nayla mengangguk.''Kalau begitu aku masuk dulu , terimakasih sekali lagi,dan aku juga minta maaf melontarkan perkataan yang tidak mengenakkan hingga mengiris hati mu kembali. ''


''Sudah, gak usah difikirkan. Aku percaya pada takdir. '' ucap Andre serius, meski di hatinya terus berharap gadis tersebut.


Andre sudah tahu jika pria yang di cintai Nayla juga mencintai Mayra sama dengannya. meskipun cintanya Andre pada Mayra tidak sebesar pada kakaknya Nayla. Namun Andre tetap merasa kalah dengan seorang Ansel yang dicintai oleh dua wanita yang dicintainya sekaligus.


''Kuharap takdir jodohku antara kau dan Mayra,aku berharap banyak pada Tuhan agar salah satu dari kalian adalah pendamping hidupku. Andai waktu itu aku cepat menyadari jika aku mencintaimu Mayra ,mungkin aku tidak terkatung-katung begini, mengejar cinta yang tidak pasti. ''


Andre terus berperang dengan batinnya.


''Aku masuk dulu, selamat malam Andre '' Pamit Nayla membuka pintu mobil Andre.


''Malam, semoga mimpi indah '' ucap Andre .


Sebelum keluar dari mobil Nayla kembali menoleh kearah Andre senyuman manis pada pria tersebut yang juga sedang menatapnya penuh arti.


Nayla tau jika tidak disudahi pasti akan menjadi cerita yang berkepanjangan.Senentara rasa sakit di kepalanya kian mendesaknya untuk segera beristirahat.


Langsung raga itu keluar dari mobil meninggalkan Andre yang masih saja menatap Nayla hingga punggung Nayla hilang di balik bangunan tersebut.


Memastikan Nayla sudah masuk lobi hotel, Andre langsung memasang kembali sabuk pengaman dan ditekannya pedal gas hingga mobil mewah Andre berlalu membelah jalan.


-------------------------------------------------------------

__ADS_1


😘 Happy Reading...


__ADS_2