Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Salah Paham


__ADS_3

Happy Reading.....


''Udah gak sabaran aku May pengen cepet-cepet menyaksikan si pangeran naik panggung,meskipun cuma cuci mata doang '' Celetuk Keysha tanpa rasa malu.


''Ya...semoga pangeran yang kamu tunggu kedatangannya bersedia memberimu ciuman ,agar otak bengkok kamu itu bisa lurus kembali. '' Tandas ku menggelengkan kepala.


''Hallo May ,Keysha !! boleh aku duduk di samping kalian ? '' Tanya seorang mahasiswa yang akan melangsungkan wisudanya bersama kami juga.


Sontak kami menoleh kearah suara tersebut.


''Hei playboy cap bengek , ngapain kamu duduk di sini,bukannya kamu beda jurusan sama kita,ngapain nimbrung kesini,Sono cari tempat lain ..ganggu aja '' Usir keysha bersungut-sungut akibat kesal dengan pria yang terkenal suka mempermainkan banyak wanita.


''Ih serem banget sih jadi cewek,ntar gak laku loh '' Balas cowok tersebut menggodanya.


''Heh tempurung buluk ,Lo sumpahin gue ya,mau ngajak berantem sini '' sungut Keysha mulai emosi .


Aku kelabakan mendapati sahabatku sedang tersulut emosi,entah kenapa tiba-tiba moodnya langsung berubah total dengan kedatangan playboy tersebut.


Tak ingin malu dan di tonton banyak orang ,aku langsung menahan Keysha dan segera menenangkannya.


''Key,cukup ...Gak lihat apa mereka tontonin kamu , acara belum di mulai kamu udah duluan berantakan,sudah gak usah di ladeni,lagi pula ntar dia kena tegur sendiri,sudah...jaga citra mu,lihat bedak kamu hampir luntur dengan cucuran keringat emosi...'' Lerai ku sambil menenangkannya.


Beberapa saat kemudian Keysha sudah mengatur nafasnya kembali meskipun aura permusuhan masih terlihat padanya ,Keysha masih curi-curi pandang dan raut kesal masih mendominasi dirinya,sementara pria tersebut terlihat santai seakan tidak terjadi apapun,padahal keberadaannya sangat mengganggu ,apalagi bangku yang di duduki playboy itu tepat di sampingku.


Keysha masih menggeram dengan pose santai playboy tersebut. Aku langsung menyentuh tangannya dengan lembut.


''May ternyata kalau dilihat sedekat ini kamu itu sangat cantik ya !,nyesel dulu aku tidak mengejar mu '' Rayu Randy sang Playboy di sampingnya sembari melempar senyuman nakal ,aku begitu muak lama duduk berdekatan dengannya. Oh acara ayo cepat selesai !! , Lama disini membuatku Insecure saja ! .


Aku tidak menggubris ucapan dan rayuannya ,aku terus fokus ke depan biarkan dia berceloteh sendiri kayak orang gila selagi tangannya tidak macam-macam,diam lebih baik meskipun hatiku sudah memanas ingin sekali ku dorong bangku tersebut hingga dia terjungkir balik dan langsung di tertawakan oleh mahasiswa lainnya,andai itu nyata.


Mata Keysha langsung memicing geram , tapi aku terus menggeleng kecil mengisyaratkan jangan meladeni pria tersebut.


''Dasar cowok s*ng*ng, merusak mood ku aja '' Gerutu Keysha semakin kesal.


''Sudah kita fokus ke depan aja,biarkan dia menggonggong kafilah berlalu '' Mendengar istilah ku , keysha langsung menahan tawanya hingga mukanya memerah,kelakuan Keysha justru memancing Randy semakin menjadi-jadi menggoda ku dengan mata dan mulut nakalnya.


Kuanggap saja Randy itu tidak di sana ,aku terus menatap ke depan menyaksikan serangkaian acara yang baru saja di mulai.


Acara pembuka dan kata sambutan dari Rektor pun sedang berlangsung,aku dan Keysha fokus dengan penampilan yang di tampilkan di panggung depan kami.

__ADS_1


Sejak tadi Randy terus saja berceloteh sendiri ,aku sama sekali tidak memperdulikan obrolan pria itu yang jelas lawan bicaranya tentulah aku ,tapi sayangnya aku tidak perduli, fokus ku tetap ke depan dan pendengaran ku juga sudah ku pusatkan ke arah panggung.


Acara yang di tunggu-tunggu oleh semua para mahasiswi yang sedang berdebar-debar menantikan sang aktor tampan yang merangkap sebagai pemilik penuh kampus tempatku menuntut ilmu.


Sejak tadi mereka menantikan kenikmatan pandangan mata sudah tidak sabaran. Akhirnya sang pembawa acara mempersilahkan sang dewa Yunani untuk memberikan sepatah dua kata untuk motivasi kami para lulusan sarjana.


''Acara selanjutnya kata sambutan dari sang pemilik kampus di Sertai sedikitnya motivasi agar seluruh mahasiswa dan mahasiswi bisa menjalankan ilmu yang sudah di tekuni di kampus ternama ini juga memberikan motivasi agar bisa sesukses dirinya,untuk tuan Ansel Eric Julian kami persilahkan dengan segala hormat.


Deg...


''Nama itu,kenapa sama banget dengannya. Bahkan nama kepanjangannya pun sangat mirip.Tapi mana mungkin Ansel ?dia hanya seorang pembisnis,tenang Mayra semua tidak benar ,positif.....''Batinku menggebu-gebu.


Keysha menangkap gelagat ku seperti orang yang sedang khawatir,walau semua itu benar.


''May ,i'ts okey ? ''Aku membalasnya hanya mengangguk tanpa suara.


Tap


Tap


Tap


Aku sedang sibuk dengan gawaiku agar bisa memperbaiki otak oleng ku yang sedang bekerja di sana. Aku masih belum menyadari kegiatan di atas panggung , bahkan sebuah tatapan kerinduan ternyata ada di depanku sekarang.


''May....Kamu lihat deh ,apa aku yang salah lihat atau aku yang halusinasi '' Ucap Keysha dengan mimik wajah menegangkan.


''Kemana ?''


''Ke panggung ''


''Lihatlah siapa yang berada di panggung sana ,macam kenal bukankah itu...? ''


Aku pun menoleh mengikuti pandangan Keysha.


Aku langsung terkesiap kala mata kami saling membalas kerinduan masing-masing , ternyata benar otakku bukan oleng semua nyata,nama itu adalah nama pria ku,perasaan ku bercampur antara rindu dan kaget,bagaimana mungkin aku tidak tahu jika pria yang ku cintai adalah pemilik kampus dimana aku menimba ilmu. Jadi ini alasan Ansel beberapa kali mengunjungi kampus ini ? tapi kenapa dia berbohong waktu itu.


Aku bingung harus ngapain,banyak sekali teka teki yang harus segera kupecahkan ,tentu saja hati ku tidak bisa berbohong,wajahku langsung berbinar kala senyuman yang beberapa saat hilang kini muncul kembali.


''Aku merindukanmu mas.. '' Ucap ku dalam hati.

__ADS_1


Senyuman Ansel sukses membuat para mahasiswi bersorak ria ,mereka menyangka jika senyum menawannya itu di berikan untuk semua,ada rasa tidak senang dan sedikit cemburu dengan ketampanan seorang Ansel Eric Julian, sungguh menggetarkan jiwa mereka yang sedang menyaksikan pahatan sempurna di depannya.


'' Wah ganteng banget kalau tuan muda selalu melampirkan senyuman seperti itu...''


''Ingin sekali aku di jadikan istrinya,bayangin aja jika bangun tidur ,nonton TV, serta jalan-jalan wajah itu yang selalu menemaniku,oh lihatlah otot di balik jas itu sungguh liat jika dipandang mata...''


''Yaampun aku rela di tiduri olehnya,nanti aku hamil dan melahirkan foto copy seperti wajah pujaan hati ku,pengen banget ''


''Dasar Edan ,andai mereka tahu jika aku adalah kekasih pria itu tentu kalian akan bungkam,aduh andai aku punya cabe sudah kusumpal mulut lebay kalian,dasar tidak tahu malu '' Batinku meronta bringas.


Wajahku langsung masam akan pujian dan keterpesonaan mereka,jelas kasak-kusuk beberapa mahasiswi yang jarak duduk mereka dekat denganku terdengar ,belum lagi di tempat lainnya,ingin sekali aku menaiki panggung dan meneriaki mereka semua menjelaskan pria yang sedang mereka sanjung-sanjung adalah kekasihnya,tapi cukup hanya dengan hayalan saja.


Ansel mengerti dengan perubahan raut wajahku ,hingga dengan cepat wajah itu kembali terpasang dingin seperti semula.


Acara berjalan dengan lancar berbagai motivasi terus di uraikan oleh Ansel dengan bijak,namun sudah kuduga ,mereka bukannya mendengar uraian kata yang keluar dari mulut Ansel melainkan dalam mode menghayal,aku sudah sangat sangat geram sekali di tambah lagi kucing liar di sampingnya yang terus membanding-bandingkan dirinya dengan kekasihku sudah jelas mereka sangat berbeda jauh...aku semakin tidak senang dengan situasi ini.


''Wah mereka itu salah mata ,memang dia kaya dan terkenal tapi wajahnya itu tidak ada apa-apanya dibanding wajahku '' Ucap Randy membanggakan diri.


Keysha tidak sengaja menangkap ucapan Randy yang tidak tau diri.


''Heh Buaya , ternyata makin congkak aja perangai Lo ,gak tahu dia,jangankan wajah tampan tuan muda kentutnya tuan muda pun gak ada bandingan dengan wajah Lo,pede amat jadi cowok...'' Cibir Keysha emosi.


''Hey jomblo akut , nyambar aja dari tadi . Gue ngomong sama teman cantik Lo ,beda banget sama Lo yang tampangnya sangar pantesan jomblo gak laku-laku '' Cerocos Randy sembarangan.


Ucapan Randy sukses membuat emosi Keysha membara ,Ia pun melepaskan sepatu mahalnya dengan cekatan sepatu itu sukses mendarat cantik di hidung Randy hingga mengeluarkan darah segar ,aku langsung terbelalak melihatnya.


Aku tidak menyangka jika Keysha sampai kesitu emosinya .


''Key...apa yang kamu lakukan , ini tempat umum ,lihat hidungnya berdarah , yaampun sahabatku ini benar-benar berubah jadi singa kalau sudah emosian '' Ucapku panik takut ada yang melihatnya,meskipun ada beberapa orang yang menangkap layangan sepatu Keysha.


Karena rasa kemanusiaan aku merogoh tissue dalam tas ,dan langsung menghapus darah yang terus keluar dari hidung Randy dengan tissue.


Rasa senang langsung menyeruak dalam diri Randy yang masih belum ku sadari ,apalagi wajah yang berada di panggung sudah beringas sejak tadi, wajah dingin itu terasa begitu menyeramkan hingga semua mata mengikuti mata si tampan yang sedang menatapku marah.


Masih belum ku sadari banyak mata menonton kegiatan ku,tak lama kemudian aku melihat wajah Randy tersenyum menatapku dan sebuah tepukan langsung menyadarkan ku jika perlakuan ku sedang di perhatikan orang banyak.


Sontak aku langsung melemparkan tissue bekas tepat di pangkuannya,banyak yang menatap kami jijik tidak tau malu beradegan seperti itu di depan semua orang. Tak lama kemudian tatapanku menjurus kearah panggung ,wajahku langsung ciut Dengan tatapan marah pria yang ku cintai .Wajah itu tidak pernah ku lihat semarah itu ,dia pasti sudah salah paham dan kini perasaan cemburunya lebih mendominasi padaku.


.

__ADS_1


🏡️🌺🏡️......


__ADS_2