
''Pah , papa hati-hati keluar negerinya ya,kenapa papa gak suruh aja bawahan papa ? ''Ucap Mayra kecewa karena orang yang dibutuhkannya saat ini harus pergi meninggalkannya meskipun hanya beberapa hari tapi ada rasa berat di hati Mayra kali ini mendengar kata pergi ,entah apa Mayra juga tidak mengerti .
''Kamu lupa apa May ,jika bawahan papa itu adalah Nayla ? dan sekarang papa yang harus mengerjakannya , jadi jaga dirimu baik-baik disini ,jika terjadi sesuatu kuatlah demi orang yang kamu sayangi ,ingat setiap manusia memiliki kebahagiaan masing-masing meskipun bahagia itu masih tersembunyi tapi suatu saat bahagia itu akan mendatangi kita berkat kesabaran dan kesetiaan '' Mayra mencerna setiap ucapan Bram yang menyiratkan sesuatu yang akan membuatnya sedih .
''Aku akan mengingat semua nasehat papa '' Balas Mayra tersenyum pilu ,mata Mayra terus menatap raut wajah pria dewasa yang masih terlihat tampan di depannya ,dengan gerakan cepat Mayra memeluk Bram dan erat seakan tidak mau Bram pergi dari sana , sesuatu telah mengusiknya sedari tadi ,kesembiluan hatinya kian berdesir kala raga Bram juga membalas pelukan putri kecilnya dengan sayangnya.
''Aku sayang papa ,tolong kembalilah untukku ,kak Nayla dan mama '' Lirih Mayra menangis pilu .
Bram terkekeh ,ucapan Mayra tidak dibalas hanya senyuman terus terukir di wajah itu .
''Papa , tolong kembali ''.Ucap Mayra lagi setelah Bram melepaskan pelukannya.
Bram masih tidak menjawab tapi hanya mengangguk agar putrinya tidak terlalu khawatir.
''Yasudah istirahatlah ,besok putri ayah akan pulang kerumah kita bukan ? ''Mayra mengangguk senang meskipun rasa sedih sedang meliputi seluruh hatinya namun demi sang papa Mayra menyembunyikan hal itu.
''Sudah jangan menangis ,simpanlah air mata ini ,dan keluarkan pada waktu yang tepat ,mengerti '' Mayra mengangguk kembali ,entahlah yang pastinya ia tidak ingin papanya ikut bersedih mengikuti nya.
''Papa pulang dulu ,besok subuh papa harus segera pergi ,jaga dirimu sayang ,maafkan papa jika papa belum bisa membahagiakan putri kecil papa ini '' Ucap Bram menarik pelan hidung mancung Mayra yang langsung ditangkap Mayra dan menggenggam nya.
''Papa tidak perlu meminta maaf ,papa di sama sekali tidak pernah salah, aku selalu bahagia dan orang yang berperan penting dalam membahagiakanku adalah papa ,selama ini papa dan kak Nayla adalah alasan aku bahagia ,jadi tidak ada kata maaf antara orang tua dan anaknya yang sudah sepenuhnya membahagiakan Mayra papa '' Tutur Mayra sendu.
Bram mengusap kepala putrinya dengan tangan satunya lagi kemudian kembali memeluk erat putrinya tak sadar Bram juga ikut meneteskan air matanya entah kenapa air mata itu hadir mengingat kejadian dimana Fina menceritakan penghianatan dan setelah di kaji ulang ternyata Mayra lah korban dari kisah ini,Bram tidak bisa berbuat banyak ,semua menyangkut penyakit sang putri nya juga.
Beberapa saat Setelah itu Bram langsung keluar setelah berpamitan dan segera meninggalkan putri dan sahabat putrinya.
Mayra terus menatap sedih saat raga Bram telah menghilang dari balik pintu itu.
Sentuhan tangan Keysha membuyarkan segalanya .
''Kamu kenapa May ? ''Tanya Keysha lembut.
''Entahlah Key ,aku merasa aneh dengan tubuhku yang tiba-tiba bergetar tidak karuan ,entah kenapa hati ini terus saja cemas ,seakan aku ingin sekali menangis sejadinya tapi aku tidak tau untuk apa tangisan itu '' Jelas Mayra merasa dirinya aneh.
''Itu hanya perasaanmu aja May , seharusnya kamu bahagia besok pagi kembali bebas dari penjara obat-obatan ini '' Ucap Keysha menenangkan.
__ADS_1
''Key ,aku takut terjadi sesuatu dengan papa '' Ucap Mayra cemas.
''Mayra sayang jika kamu terus saja berprasangka yang tidak - tidak seperti ini nanti yang ada kamu mengganggu perjalanan bisnis om Bram '' Ujar Keysha terus menenangkan Mayra semakin khawatir saja.
''Kamu tidak merasakan apapun ? rasa cemas seperti ku Key? ''Keysha menggeleng .
''Yah mudah-mudahan ini hanya perasaanku saja '' Ucap Mayra sembari menarik nafas sangat dalam dan menghembusnya pelan menetralkan perasaan khawatirnya.
''Ya udah kamu istirahat ya , aku akan menemanimu disini ,tapi sepertinya aku belum bisa tidur jika perutku ini kosong melompong ,gak mungkin juga kan aku makan nasi rumah sakit ''Keysha cengengesan.
Mayra terkekeh melihat sahabatnya kembali ke raga yang sebenarnya raga bar-bar.
''Yaudah pergi sana ,makan yang banyak terus lanjut kamu yang gantiin aku tidur di brangkar ini '' Mayra semakin terhibur.
''Kamu doain aku ? awas kamu ya ,katakan kamu mau nitip apa ? sekalian nanti aku beli '' Tawar Keysha .
Mayra menolaknya ,saat ini dia sama sekali tidak merasa lapar ,yang ada dihatinya dipenuhi rasa sedih dan pilu.
''Yasudah aku makan di sana aja ,males bawa bungkus ,enek jika makan diserang dengan aroma obat-obatan ''Mayra mengangguk pasti.
Melihat tas yang juga begitu sama dengan Keysha yang dipakai waktu itu mengingatkan tasnya yang sudah tertinggal di kantor Ansel ,maklum mereka membeli tas itu secara bersamaan biar kembar kesannya.
Entah bagaimana caranya Mayra bisa mendapatkan barang-barang nya kembali tanpa harus bertemu dengan Ansel yang jelas-jelas sudah memilih Nayla meskipun atas paksaannya.
''Mayra kok bengong sih ,aku mau keluar nih '' Mayra tersentak kaget dan langsung merubah raut sedihnya menjadi ceria kembali takut Keysha memberi wejangan kembali yang berasa tidak akan habis-habisnya.
''Yasudah cepat pergi sana nanti kemalaman '' Paksa Mayra.
''Yaampun ini anak ngusir apa ? ,Untung sahabat kalau bukan udah ku ikat kamu di gunung Krakatau '' Dengus Keysha pura-pura kesal.
''Terserah ,sudah cepat sana makan ,jangan balik telat ya ,aku kesepian sendirian di kamar ini '' Rengek Mayra akhirnya terkikik melihat keysha merasa ilfil dengan kemanjaan Mayra meski di buat-buat.
''Ya aku pergi nih ,ingat cepatlah tidur aku balik nanti Mayra Bramantyo yang terhormat harus sudah terlelap '' Tegas Keysha dibalas acuh oleh Mayra .
Merasa Mayra sudah tidak merespon lagi Keysha akhirnya keluar dari kamar rawat Mayra menuju kearah parkiran untuk menaiki mobilnya .
__ADS_1
Sementara Mayra tidak bisa terlelap semenjak kepergian Keysha ,karena tangannya sudah tidak terinfus lagi Mayra begitu leluasa berganti arah tidurnya kemana dia nyaman.
Dirasa matanya tak bisa terpejam dan tidak ada yang bisa dilakukannya selain menonton ,Mayra kembali bangkit dari tidurnya turun masuk kekamar mandi mau buang air kecil.
Setelah selesai Mayra keluar dari kamar mandi lalu kembali membaringkan tubuhnya namun sayang matanya masih tidak bisa di ajak terlelap,andai ada ponselnya sudah pasti Mayra membuka aplikasi novelnya kemungkinan sedikitnya akan terhibur namun sayang ponselnya tidak ada di tangannya.
Sesaat kemudian Mayra langsung turun kembali mengambil sebuah tas baju sedang ,setelah itu dia kembali merapikan semua barang-barang nya sehingga besoknya Mayra dan Keysha bisa langsung pergi tanpa harus repot-repot membenahi barangnya, untuk itulah Mayra lebih baik mengepaknya sekarang daripada tiduran gak jelas.
Asik dengan beres-beresnya Mayra mendengar langkah seseorang memasuki kamarnya tanpa merasa curiga sama sekali bahkan dikiranya itu langkah Keysha sahabatnya.
''Udah balik kamu key ,katanya tadi kelaparan tapi kok perginya cuman bentar ,ntar jangan ngeluh lapar di tengah malam ,kamu itu kebiasaan kalau udah larut perut terus minta diisi '' Oceh Mayra tanpa menoleh sedang fokus dengan kegiatannya .
Mayra langsung tersentak kaget ketika sebuah tangan kekar melingkar diperutnya dan ceruk leher belakangnya yang tertutupi hijab tenggelam dengan wajah seseorang terasa dari deru nafas berat orang tersebut.
Mayra langsung meronta kala pelukan itu terasa semakin erat .
''Siapa kamu lepaskan '' Bentak Mayra seketika bergetar ketakutan.
''Sebentar saja ,izinkan aku memelukmu sebentar saja sayang '' Lirih seseorang yang tentunya seorang pria yang terlihat dari tangan kekar dengan kemeja di gulung sampai siku.
Mayra langsung mematung seketika ,dia begitu kenal dengan suara itu,tubuhnya tiba-tiba gemetar ,rasa sesak hatinya begitu menghantamnya lagi setelah tadinya dia mencoba untuk berdamai dengan perasaan bersalahnya dan juga cintanya namun dia kembali mengaduk rasa itu lagi .
''*Mas Ansel...? ''
.
Mohon Dukungannya 🙏🙏💗
.
.
.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹*
__ADS_1