Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Menginap Bersama Nayla


__ADS_3

Didalam mobil Nayla masih sedikit canggung hanya untuk berbicara saja.


Namun berbeda dengan Mayra yang sejatinya gadis mudah dalam bergaul bisa menguasai keadaan.


''Kak ? ''. Panggil Mayra seketika memecahkan keheningan dalam mobil tersebut.


''Hmm...'' Sahut Nayla langsung menoleh sambil menyetir.


''Kapan kita balik ke Jakarta ,apakah Event nya sudah selesai ? ''.


''Tentu saja kita akan segera pulang ke Jakarta,tapi tidak besok ataupun lusa, gimana kalau waktu yang tersisa tersebut, kita gunakan untuk liburan ? sayang bukan jika menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Kapan lagi coba!!Kita liburan berdua seperti ini...'' usul Nayla langsung ditanggapi Mayra dengan antusias.


''Yee...Aku setuju banget kak !!! jarang banget kita liburan berduaan, aku mau telfon Keysha dulu, siapa tau dia juga mau ikutan. '' ucap Mayra dengan gembiranya.


Saat Mayra ingin menghubungi Keysha, Ponselnya terlebih dahulu berdering, di sana tertera nama yang sedang dirinya sebut.


''Wah kebetulan kak, Keysha telfon !! '' Mengangkat ponselnya memperlihatkan pada Nayla.


''Angkat saja, jangan lupa speakernya di aktifkan !! ''Titah Nayla masih fokus dengan kemudinya.


Mayra mengangguk, segera Ia menggeser ikon berwarna hijau di aplikasi chatnya tidak lupa speakernya juga dinyalakan.


Langsung saja Mayra menyapa sahabat baiknya.


📞 ''Assalamualaikum Key?''


📞''Waalaikum Salam Mayra !! May posisi kamu lagi dimana sekarang ?. ''


📞''Aku lagi di mobil sama kak Nayla.''


📞''Ohhh...bagus deh ,ohya May sekalian aku mau pamit duluan baliknya , barusan Art rumah kasih tau aku sama papi kalau kondisinya mami lagi drop ,jadi aku sama papi langsung terbang malam ini ke Jakarta nya. Kamu gak papa kan aku tinggalin disini ? ''


Mayra langsung menoleh menatap Nayla sedang fokus menyetir. Ia lega jika sahabatnya tidak terlalu kepo dengan jawaban Mayra yang mengatakan sedang berada dengan kakaknya Nayla, Karena setahu Keysha hubungannya Mayra dengan Nayla sedang goyah.


Merasa sang adik sedang menatapnya, Nayla juga ikut menoleh membalas tatapan Mayra dengan seulas senyuman. Kemudian Nayla fokus kembali ke depan sambil menyetir.


📞 ''Gak masalah kok, Mami kamu lebih penting sekarang ini. Rencananya sih kita mau ngajak kamu liburan bareng karena kebetulan kita kesini, kan jarang-jarang lho kita kunjungi kota wisatawan ini. Tapi mengingat mami kamu sedang tidak sehat kayaknya kita berdua saja deh yang melanjutkannya. ''


Sebenarnya ada rasa kecewa saat sahabat baiknya tidak bisa ikut menikmati panorama indah kota yang dikenal sebagai pulau pura . Kota yang disuguhkan dengan bermacam keindahan alam juga menjadikan destinasi wisata yang cukup populer.


Mayra hanya bisa menghela nafasnya, egois sekali jika memaksa sahabatnya untuk ikut berwisata sementara di kota lain Keysha lebih dibutuhkan.


📞 ''Gak masalah kan, kalau aku tidak ikut ?. ''


📞''Gak masalah kok Key ,masih ada lain kali. ''


📞''Oh ya, kamu nginap di mana malam ini ?.''


''Bilang saja kamu nginap di tempat kakak'' Bisik Nayla yang juga mendengar obrolan mereka, Mayra membalas anggukan.

__ADS_1


📞 ''Rencananya aku tidur sama kak Nayla, gak masalah kan kalau tempat itu kosong ?.''


📞 ''Ya ampun ...itu aja pake Nanya, ya gak masalah dong nona. Lagi pula aku merasa aman kalau kak Nayla yang menjaga kamu di sini ?. ''


📞'' Tapi koperku ada di kamar itu ? ''


📞'' Nanti kartu card kamarnya aku titip di tempat resepsionis ok. ''


📞''Oke sip Key...''.


📞 '' Yasudah aku tutup dulu ya...papi udah nungguin. ''


📞 ''Ok...salam buat mami kamu ya Key, semoga cepat sembuh... ''


📞 '' Oke makasih ya ,nanti aku sampaikan... assalamualaikum Mayra . ''


📞 '' Waalaikum salam Key ''.


Setelah berbicara panjang lebar lewat ponselnya, Mayra langsung menyimpan ponselnya kembali kedalam tas tangannya.


''Mami Keysha sakit, Dek ? '' ucap Nayla menghentikan mobilnya di lampu merah.


''Iya kak...Paling asmanya kambuh lagi, Mami Keysha sudah lama menderita penyakit asma, tapi jarang kambuhnya. '' Jelas Mayra sambil tersenyum.


Nayla melanjutkan kemudinya saat lampu lalulintas berubah warna hijau.


''Mudah-mudahan mami Keysha cepat sembuh ''.


Mobil yang dikendarai Nayla memasuki pelataran hotel yang tidak asing bagi Mayra.


''Lho kak, kok kita kesini ? besok aja kita ambil koper Mayra !! ''Ujar Mayra kebingungan.


''Siapa yang mau ngambil koper kamu, kakak nginep di hotel ini . '' Jawab Nayla memecahkan kebingungan adiknya Nayla.


Seketika Mayra menggaruk tekuk nya yang tidak gatal, Wajah Mayra gondok sendiri akibat malu...untung kakak kalau bukan? pasti malunya gak ketulungan....


''Jadi kakak nginep di tempat yang sama dong dengan Keysha. ''


''Kakak tau, kalau semalam Keysha yang menjemputmu . Maaf semalam kakak kesetanan jadi mikir macem-macem akhirnya terhasut oleh niat busuk kakak meninggalkan Mayra sendirian di bandara '' Tutur Nayla sendu.


''Sudah, kakak gak usah ngungkit lagi masalah tersebut...aku sudah memaafkannya saat kakak juga memaafkan salahnya Mayra, lagi pula salah kak Nayla tidak sebesar kebohongan Mayra pada kakak. '' Sahut Mayra mengusap lengan Nayla di dekatnya.


''Terkmakasih...''


''Sama-sama...''


Mereka sama melempar senyum.


Nayla segera mengajak adiknya memasuki kamarnya di hotel.

__ADS_1


Di lobi Mayra langsung menghampiri resepsionis untuk mengambil card kamar milik Keysha yang masih menyisakan sewanya dua hari lagi.


''Ayo ''.


''Ya kak ''.


Nayla dan Mayra menaiki lift mengantarkan mereka ke lantai sepuluh kira-kira seperempat dari tingginya gedung hotel tersebut.


Ting...


Pintu lift terbuka, langsung saja Mayra dan Nayla bergegas keluar dari lift menuju kamar yang akan mereka tempati malam ini.


''Ayo masuk Dek...''.


Mayra mengangguk di lanjut mengikuti kakaknya melenggang masuk kedalam.


''May kamar di hotel ini hanya ada satu, istirahatlah terlebih dahulu. Kakak langsung pergi ya...Jika kamu lapar di kulkas ada banyak bahan makanan .Kamu pasti bisa mengolah bahan-bahan tersebut menjadi makanan dengan keahlian mu itu kan Dek ? ''


''Tentu saja... Yasudah gih sana cepat berangkatnya, biar baliknya gak telat. ''Kelakar Mayra tertawa kecil.


''Ia adikku, jaga diri baik-baik. Kalau ngantuk langsung istirahat aja ,gak usah pake nunggu-nunggu oke '' Ucap Nayla menjelaskan.


Mayra mengangguk mengerti. Setelah memastikan sang adik telah masuk kamar, Nayla langsung keluar hotel melanjutkan tugasnya yang lain .


Nayla begitu terburu-buru agar segera menyelesaikan tugas terakhirnya di kota Bali setelah itu Ia akan menikmati momentumnya bersama sang adik.


Beberapa saat kemudian Di kamar hotel. Mayra berniat ingin membersihkan diri namun rasa laparnya terus menyiksa perut segera meminta untuk diisi oleh makanan sehat . Ia langsung bergegas keluar kamar dan melenggang ke dapur memeriksa isi kulkas.


Benar saja, Mayra melihat begitu banyaknya bahan-bahan makanan yang siap untuk di olah nya untuk di jadikan pereda rasa lapar yang sedang menyiksanya.


Jelas Mayra lapar, Sejak pagi Ia belum mengisi perutnya dengan makanan apapun,sungguh ceroboh sekali.


Bagi Mayra mengolah setiap bahan makanan menjadi makanan lezat adalah hobi yang biasa Ia geluti.


Sebelum Mayra menyentuh bahan-bahan tersebut, Mayra di kagetkan dengan suara bel yang berbunyi.


Ting...Tong...


''Lho siapa yang Dateng malam-malam ''. Gumam Mayra ,keluar dari dapur menuju pintu kamar hotel tersebut.


''Mungkin saja pelayan kamar ? '' Tebak Mayra biasa-biasa saja tanpa merasakan kejanggalan apapun.


Mayra yang terus berfikiran positif dengan tenangnya membuka pintu tersebut tanpa memikirkan akibatnya kedepan, tidak meneliti terlebih dahulu lewat interkom pintu yang belum di hidupkan.


Masih dengan gaun yang dikenakan tadi, Mayra dengan anteng nya membuka pintu tersebut.


Ceklek...


''Siapa----''

__ADS_1


Mata Mayra langsung membulat saat tamu tersebut sedang menatapnya dengan mata yang memerah begitu tajam dan menusuk.


 


__ADS_2