Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Membaik


__ADS_3

Sepeninggalan Nayla di taman .Mayra terus berfikir bagaimana caranya agar hubungan mereka secepatnya di resmikan,namun kendala terbesar saat ini adalah hubungannya dengan Ansel sendiri.


Entah bagaimana reaksinya nanti jika Mayra langsung bertindak sejauh itu,sesak hatinya semakin bertalu-talu dengan serangan perasaan sedih tak berkesudahan.


Pengorbanan Mayra tidak boleh berhenti di tengah jalan,jika cara biasa tidak berhasil maka cara lainnya harus terlaksana,Mayra belum siap ditinggal pergi Nayla untuk selamanya.


Karena menurut dokter spesialis pribadi Nayla menyatakan jika kondisi cedera otak traumatik Nayla semakin parah,andai saat itu kakaknya tidak menolongnya saat mobil akan menabraknya ,mungkin kondisinya tidak akan separah ini. Terbukti dari berapa banyak orang yang dekat dengannya hanya sosok Ansel yang mampu meredakan peradangan kambuhnya penyakit Nayla kembali,jelas terlihat perkembangan baik yang direspon oleh syaraf otak Nayla . Hanya dengan sentuhan Ansel saja Nayla langsung kembali normal dan bisa melewati kritisnya.


Dengan cepat Mayra meraih ponsel dan segera menghubungi seseorang di seberang sana .


Setelah sambungannya aktif Mayra langsung menempelkan ponselnya di telinga.


''Hallo Key ,bisa tidak bantuannya di percepat. Mereka harus segera menikah ''.


Puas dengan jawaban Keysha di balik ponselnya Mayra segera memutus sambungannya,lalu beranjak pulang meninggalkan taman. Ia ingin segera sampai di rumah untuk beristirahat setelah seharian menguras tenaga dari segi fisik dan nuraninya...


Begitu melelahkan,saat ini Mayra begitu rindu Dengan bantal kesayangannya.


****


Beberapa hari kemudian...


Dua adik kakak tersebut sedang menikmati kopi di balkon kamarnya Nayla.


Setelah hari itu ,tidak ada yang berubah , malahan Fina yang sedang berusaha menerima kenyataan itupun atas paksaan Bram suaminya dengan ancaman ingin berpisah dengan Fina apabila dia tidak berubah dan mau menerima Mayra sebagai putri keduanya,apalagi Mayra yang terbukti sebagai anak kandungnya dan sudah pasti jika semua kekayaan Bram , Mayra lah yang punya,meskipun Nayla juga akan mendapatkan bagian itu namun tidak sebanyak Mayra selaku darah daging Bramantyo.


Awalnya Mayra sungguh tidak menyukai keputusan Bram yang mengklaim dirinya sebagai pewaris tunggal keluarga Bramantyo,dia juga ingin kakak dan mamanya juga mendapatkan hak itu.


Sekian lama berdebat akhirnya Mayra lah yang menang dalam hal berdebat,meskipun bagian Mayra lebih besar dari keduanya ,setidaknya Mayra sangat lega jika mereka sama-sama menikmati titipan Tuhan yang harus selalu disyukurinya.


Dalam beberapa hari ini Mayra juga tidak berhubungan dengan pria itu ,setelah beberapa hari dia mengatakan jika Ansel sedang fokus dalam pengembangan perusahaan induknya di Eropa .


Sampai sekarang Mayra tidak mendapatkan kabar tersebut ,walau sesungguhnya rasa rindu itu selalu menyerangnya.

__ADS_1


Begitu juga dengan Nayla ,berkat kepura-puraan Ansel yang selalu memberi perhatian kecil pada Nayla sungguh sangat berpengaruh dalam masa pemulihan Nayla selanjutnya,Nayla juga di kabari bahwasanya keberadaannya sekarang sangat tidak memungkinkan untuk melakukan panggilan telepon karena terlalu sibuk.


Mayra merasa lega karena Ansel menjalankan syaratnya,terbukti wajah cerah dan bahagia Nayla telah terbit seperti sedia kala. Bram dan Fina merasa bahagia atas kesembuhan putri pertama mereka,Mayra sangat bersyukur keharmonisan keluarga yang diimpikannya sejak dulu kini telah hadir dan nyata adanya.


Terimakasih Tuhan atas belas kasihmu untuk kebahagiaan kami


Ucapan tersebut selalu terangkai dalam doanya sesudah melakukan kewajibannya sebagai manusia.


''Mayra tolongin kakak mau tidak ? ''


''Tolongin apa kak ? ''.


Nayla menaruh tehnya kembali setelah menyeruput nya sedikit. Sedangkan Mayra sedang asyik menikmati gorengan kesukaannya menu yang sangat cocok dengan cuaca mendung saat ini.


''Jadi gini perusahaan Antar cahaya group mengadakan event besar-besaran di Bali,perusahaan kita mendapatkan undangan VIP menurut acakan,tapi kakak gak mungkin ke sana sendirian,mau gak kamu temani kakak mengunjungi event tersebut ? ''


Tidak ada jawaban yang terucap dari Mayra,malahan wanita itu seperti sedang memikirkan sesuatu,hingga suara lengkingan Nayla hampir saja menghancurkan gendang telinga Mayra,biasanya itu jurusnya namun kali ini Nayla sudah mencurinya dari Mayra sungguh keterlaluan.


''Ah skip dulu,jawab permintaan kakak jangan coba beralih dulu '' Potong Nayla serius.


''Kayak pernah dengar nama perusahaan tersebut '' Ucap Mayra santai sambil menikmati tehnya.


''Itu perusahaan Besar berdiri di bidang obat-obatan,sudah jelas terkenal dan tidak asing lagi di belahan dunia dan masyarakat . ''Jelas Nayla dengan rinci.


''Tapi kalau besok aku gak bisa kak,besok waktunya kami wisuda Mayra tidak mau melewatkan moment tersebut '' Ucap Mayra memelas tapi mulutnya itu terus saja mengunyah,seberapa banyak Mayra makan tetap saja tubuh sintalnya begitu terjaga dengan baik,karena Mayra mengerti makanan mana saja yang mengandung lemak yang membuat penikmat tersebut menjadi gemuk.


Karirnya di makanan membuat gadis itu mengerti berbagai menu sehat,maklum saja calon chef.


Mayra bersitatap dengan Nayla yang memasang wajah mengiba agar Mayra luluh dan mau menemaninya mengikuti event yang ditunggu-tunggu olehnya sejak lama,meskipun Nayla sudah pernah hadir berkali-kali,entah kenapa mendengarkan kata event saja Nayla langsung antusias.


Tak tega dengan raut wajah kakaknya akhirnya Mayra mengangguk dan betul saja wajah Nayla yang menekuk langsung berubah seiring menit.


Nayla bahagia tidak tau mengucap apa.

__ADS_1


''Ya ...kakak , memang kakak ku ini gak mau di bantah '' Ejek Mayra langsung pipi Mayra kembali dicubit agak keras hingga Mayra mengejit menahan sakitnya cubitan.


''Makasih dek...,Oh ya kakak pengen tahu sesuatu tentang kedekatan kamu dengan mas Eric '' Tanya Nayla dengan santainya tapi nadanya sedikit tegas .


Mayra pura-pura tidak mengerti jika berhadapan dengan Nayla yang sedang membahas kedekatan nya bersama Ansel. Ada ketakutan di wajah Mayra mengingat Nayla tidak boleh lelah dalam berfikir bisa berakibat fatal pada otaknya.


'' Aku hanya berteman kak,Lebih tepatnya TTM kak,maafkan Mayra selalu membohongi kakak ,dan kini aku juga masih berbohong. '' Diakhir kalimat Mayra hanya bisa membatin menutup kegalauan di hatinya.


''Ya ..kakak percaya kok ,mama sudah menjelaskannya ,sebenarnya kakak sendiri yang terus mendesak papa dan ternyata jawaban kalian sama ,sekarang kakak lebih tenang '' Ucap Nayla merasa lega menatap jauh ke langit jingga bercampur abu sesuai isi hati masing-masing dari mereka.


Bagaimana jika jawaban papa dan dirinya bertolak belakang dengan kenyataan,ah sungguh semakin rumit saja takdir percintaannya sampai saat ini,tidak bisa di pungkiri saat ini hati Mayra bergetar hebat kala rindunya terus mendesak raga tersebut agar segera bertemu dan melepas rindu dengan tawa dan bahagia.


Namun semua itu hanyalah mimpi yang tidak akan sesuai dengan ekspektasi nya,dunia tahu Nayla adalah putri yang akan di jodohkan dengan keluarga terhebat di Asia ini.


''Kakak takut aku merebut kak Eric dari kakak ? ''Ucap Nayla yang langsung di balas Mayra dengan bahasa wajahnya terlihat alis Mayra sedang bekerja.


''Tentu takut , Pasalnya kamu lebih cantik dari kakak '' Timpal Nayla berlanjut dengan gelak tawa yang mengerikan di balkon kamarnya.


''Sudah ,gak ada yang lucu .Males disini Mayra mau balik ke kamar dulu,lama disini bikin Mayra memanas ''Sungut Mayra ngambek.


''Hei jangan di ambil hati dong kakak cuma bercanda sayang '' Ucap Mayra mengusap pipi putih Mayra yang sedang kesal.


''Benarkah cuma canda doang ''


''Benar dong,yasudah masuklah hari masih sore tapi suasananya langit akan Kembali menangis.


.


.


.💖🌹🌹💖


Mohon Dukungan nya 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2