Antara Cinta Dan Pengorbanan

Antara Cinta Dan Pengorbanan
Perbuatan Jahat Nayla


__ADS_3

Dua kakak beradik tersebut sudah Landing di bandara Ngurah Rai Bali. Selama di perjalanan Nayla tetap bungkam diam tidak membuka suaranya.


Obrolan Mayra sama sekali tidak ditanggapi Nayla ,Ia hanya sesekali melirik dengan tatapan sinis seakan menjawab semua pertanyaan adiknya . Kesan yang ditampakkan Nayla seakan tidak Sudi bercengkrama dengan sang adik.


Hati Mayra kian menjerit di dalam sana namun berbeda dengan luarnya senyum tersebut terus terulas agar perasaan getir dan perih yang dirasanya tak terlihat di depan orangnya.


Mereka berjalan keluar dari bandara tentu saja tidak beriringan ,Nayla sengaja meninggalkan adiknya di belakang . Sejak tadi sikap manis Mayra membuatnya semakin muak bikin emosi.


Ia melihat kebelakang Ternyata keberadaan Mayra yang sedang tergopoh-gopoh menyeret koper milik sendiri membuat Nayla mendadak timbul pikiran untuk membuat adiknya jera dengan meninggalkan Mayra sendiri di bandara agar adiknya tersesat.


Entah setan jahat darimana merasukinya hingga tega mempunyai pikiran jahat tersebut. Awalnya Nayla menolak segala kelakuan jahatnya namun lambat laun emosi serta kebenciannya terhadap adiknya semakin menggila . Nayla seakan lupa siapa sosok Mayra baginya , padahal dulu sebelum kesalahpahaman itu terjadi Mayra adalah orang yang paling di sayanginya.


Bahkan tidak ada seorangpun yang boleh menyakitinya ,namun semuanya sirna ,kasih sayang yang dulunya begitu kental untuk sang adik kini hanya tersisa kebencian yang mendalam hanya karena seorang pria yang begitu di cintainya.


Mayra terus mempercepat langkahnya sembari menyeret koper kecilnya agak kesusahan mungkin karena sedikit berat. Saat Mayra sudah mendekati mobil yang dikirimkan Bram ,Mayra terkejut karena mobil tersebut melaju meninggalkannya bersama kopernya.


Terlihat Nayla tersenyum sinis menatap kearahnya lewat jendela dengan kaca yang sengaja di turunkan agar Mayra dapat melihat pelakunya siapa.


Mayra tidak menyangka seorang Nayla tega melakukan hal sekejam itu, meninggalkannya sendiri . Mayra bingung dengan sisanya.


Ingin mengejar pun percuma ,Karena laju mobil yang di tumpangi Nayla sangat gesit dan cepat melajunya.


Lama Mayra berdiam diri ,banyak orang berlalu lalang di sekitar bandara tersebut namun tidak ada seorangpun yang bisa dimintai tolong ,jelas karena Mayra tidak mengenal Bali yang baru pertama kali di datanginya.


Awalnya Mayra berniat menghubungi Bram agar mengirimkan mobil lagi agar menjemput dirinya yang telah di tinggalkan Nayla dengan sengaja. Tapi jika Bram tau situasi perubahan Nayla dengan tiba-tiba sudah pasti kakaknya tambah berpikir macam-macam padanya.


Masalah satu aja belum kelar ,mau nambah yang lain sudah pasti Nayla tidak akan berbaikan dengannya.

__ADS_1


'' Ya Allah , bagaimana ini . Hamba bingung mau minta tolong sama siapa , Lihat Bali aja lewat foto ,nah ini pas udah sampai malah gak tau harus kemana ! , Kak Nayla kok tega banget ninggalin Mayra sendiri . Kalau mau balas jangan sekarang dong Mayra belum siap ,kakak mah marahnya gak asik...pake ninggalin Mayra...Mayra takut kak...tolong jemput Mayra ,aku takut kakak...'' Lirih Mayra menangis di luar bandara.


Meskipun terlihat aneh Mayra acuh tak acuh dengan pandangan orang yang sedang berlalu lalang di depannya.


Yang diinginkan sekarang adalah bertemu dengan orang yang dikenalnya , namun sayang sudah hampir satu jam Mayra masih berada di tempat.


Biasanya otaknya itu cerdas tidak lemot seperti sekarang ini. Mungkin perasaan sedihnya ikut serta melemahkan seluruh saraf kecerdikannya sehingga setiap cara terputus sebelum selesai.


''Maaf mbak boleh saya tahu anda sedang menunggu siapa ,apa terjadi sesuatu ? '' Tanya seorang pria berseragam petugas bandara tersebut .


Pria itu mengiba melihat kekhawatiran di Sertai tangisan kecil seorang gadis yang sudah lama berdiri di tempat yang sama.


Lalu pria itu bergegas mendekati gadis tersebut siapa tahu Ia bisa membantunya,setidaknya menenangkan kecemasan gadis tersebut.


Mayra sedikit lega , akhirnya ada juga yang merespon kegelisahannya meskipun sudah begitu lama ,namun Mayra tetap Bersyukur masih ada orang baik hati memperhatikannya, terlebih lagi pria itu adalah petugas bandara.


'' Tapi sekarang saya ditinggalkan sendiri ,kakak saya pergi dengan mobil jemputan ,sekarang saya bingung harus kemana, baru pertama kali saya datang ke kota ini pak. bahkan alamat tujuan nya saya tidak tahu ...saya juga tidak mengenal siapapun di sini ''. Jelas Mayra panjang lebar sambil menyeka air matanya. Tangan satunya meremas baju tunik nya dengan erat .


''Kalau begitu masalahnya, anda bisa menghubungi kakak anda nona ,ini sudah tengah malam . Tentu saja sangat berbahaya untuk seorang gadis seperti anda. '' Lugas petugas tersebut menyarankan.


Sebenarnya rasa takut itu sedari tadi terus dirasakan namun otaknya seakan buntu akibat kecemasannya. Bukankah sahabatnya juga ikut hadir ke acara tersebut kenapa Ia baru sadar . Kini wajah cemas tersebut berubah dalam sekejap langsung diraih ponselnya tidak menuggu lama orang yang sedang di hubungi Mayra langsung menjawab dengan suara bantal sudah tertebak sahabat baiknya itu sudah tertidur pulas ,jadi tidak enak mengganggu nya .


Karena Urgent Mayra sedikit menekan rasa tidak enaknya ,rasa takut dan sedihnya sudah tidak tertolong lagi,hanya sahabatnya lah cara satu-satunya untuk dimintai tolong agar segera menjemputnya.


''Terimakasih pak atas sarannya . Berkat bapak saya akan segera di jemput . Sekarang bapak sudah bisa bekerja ,terimakasih banyak sudah menolong saya ,semoga kebaikan bapak di lipat gandakan pahalanya '' Ucap Mayra dengan senyum menawannya.


Sebenarnya petugas tersebut terhipnotis dengan kecantikan natural gadis tersebut namun melihat pakaiannya yang tertutup sudah pasti gadis itu adalah gadis baik-baik.

__ADS_1


Petugas tersebut membalas senyuman Mayra dan segera berlalu dari sana,tinggallah Mayra sendiri hanya tersisa beberapa orang yang masih berlalu lalang jauh darinya ,mungkin karena waktunya sudah hampir subuh dan masih sangat pagi sekali.


Tinn...Tinn...


Mayra menoleh saat mendengar bunyi klakson tersebut. Setelah mobil itu berhenti tepat di depan Mayra , Keysha sahabatnya langsung keluar dan menghampiri Mayra yang masih berdiri dengan keadaan kusut sangat memprihatinkan . Wajah sembabnya sangat ketir-ketir di campur wajah yang sudah lelah sangat kentara dengan keadaannya yang kacau balau.


''Mayra ...'' Sapa Keysha yang langsung di peluk Mayra dengan erat , tubuhnya langsung bergetar menangis .


Siapa yang tidak sedih berjam-jam Mayra menunggu takdir baiknya agar ada orang yang menolongnya.


Rasa sedih Mayra semakin tak terkendalikan karena sumbernya adalah kakaknya sendiri,orang yang selama ini dipercayakan akan menjaganya dengan sebaik-baiknya ,namun hari ini semuanya jelas jika Nayla lah orang yang telah memberikan Mayra ketakutan dan kecemasan yang begitu besar . Berada di kota orang tanpa tau menahu seluk beluk daerah tersebut.


Keysha langsung menuntun tubuh bergetar Mayra masuk ke mobil.


Dalam mobil Mayra kembali memeluk sahabatnya . Sementara Keysha ikut merasakan ketakutan Mayra meskipun belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Bukankah Mayra memberitahukan dirinya jika disini dia ada yang menjemput saat Keysha dengan senang hati menjemput Mayra namun Mayra menolak karena dia tidak sendiri karena ada Nayla bersamanya yang berangkat bersama.


Tapi sejak kedatangannya menjemput Mayra , Keysha tidak melihat siapapun di sana . Hanya ada beberapa orang saja termasuk petugas bandara. Sungguh membuat Keysha penasaran.


''May Kak Nayla mana ,bukannya tadi kamu bilang kalian berangkatnya bersama ? ''.


''Aku tertinggal mobil yang kak Nayla tumpangi '' Sahut Mayra terenyuh.


''Kok bisa ? ''.


-------------------------------------------------------------


IKUTI EPISODE SELANJUTNYA TEMAN TEMAN KONFLIKNYA HAMPIR MENDEKAT. BERIKAN DUKUNGANNYA DENGAN MENEKAN LIKE , MENULIS COMMENT DALAM KOLOM TEKS JUGA JANGAN LUPA BERIKAN VOTE UNTUK NOVELKU YA RIDERS ....TERIMAKASIH,SALAM SAYANGKU UNTUK KALIAN YANG SUDAH MAU MAMPIR KE NOVEL-NOVEL KU.

__ADS_1


__ADS_2