Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 106


__ADS_3

Arel menjabat tangan penghulu di atas meja dan di saksikan oleh semua para tamu undangan dan keluarga. Lela dan Tika merasa sudah berada di awan karena sebentar lagi mereka akan menjadi orang kaya raya


"Tuan Arelandio Angkasa Putra Arjaya Denata Rakhsa saya nikahkan engkau dengan Kinara Putri Anindya Arnanda dengan mas kawin uang satu miliar rupiah dan seperangkat alat sholat di bayar tunai" ucap sang penghulu


Arel terdiam sejenak dan menarik nafas dalam dalam. Menatap sejenak sekelilingnya terutama para keluarga nya dan menganggukkan kepalanya


"Saya Arelandio Angkasa Putra Arjaya Denata Rakhsa TIDAK MENERIMA PERNIKAHAN INI" ucap Arel lantang membuat Kinara yang semula tersenyum karena beberapa detik lagi akan menjadi istri Arel langsung menatap Arel tajam


Apa semua ini? Arel sudah siap untuk menikahi nya tapi apa ini? Dia tidak menerima pernikahan ini lalu untuk apa melakukan semua persiapan pernikahan


Semua para tamu undangan menatap tak percaya pada Arel yang mengatakan dengan tegas dan lantang di depan penghulu tidak menerima pernikahan itu dengan masih berjabat tangan dengan sang penghulu


Para tamu undangan mulai berbisik ria membicarakan hal itu membuat suara bising memenuhi ruang acara menebak nebak apa yang terjadi sebenarnya


Hingga semuanya terdiam saat sebuah layar besar menyala dan memperlihatkan beberapa vidio dan foto sekaligus. Termasuk rekaman vidio pembicaraan Kinara dengan Valen di taman yang mengatakan Kinara mengakui jika anak itu adalah anak Valen bukan anak Arel


Dan saat itu juga banyak sekali gunjingan yang di layangkan para tamu undangan untuk Kinara dan keluarga nya


Nah kan apa yang aku bilang aku ngerasa ada yang ganjil dari semua ini batin Dea sambil menatap layar itu


"Dasar wanita ******!!"


"Wanita tak punya perasaan!!"


Teriak para wanita yang berstatus sebagai tamu undangan di acara itu


Rahang Kinara jatuh seketika matanya membulat melihat vidio vidio tersebut lalu menatap Arel yang ada di sampingnya dengan tatapan tak percaya


Apa semua persiapan ini bukan untuk pernikahan tapi untuk membuka aib nya


"Kamu jahat Rel kamu jahat!! Kamu jahat sama aku kamu tega sama gue!!" teriak Kinara sambil memukul lengan Arel dengan keras


"Dasar wanita tak tau diri ternyata itu bukan anak tuan Arel tapi di akukan pada tuan Arel" sinis salah satu tamu


"KAMU YANG GILA KINARA!! KAMU GILA!! DIA BUKAN ANAK GUE TAPI LO BILANG ITU ANAK GUE" ucap Arel emosi


"Dia anak kamu Rel dia anak kamu" ucap Kinara melemah


"Bohong!! Itu anakku" ucap seorang pria datang dengan membawa pasukannya. Pria itu masuk dengan tatapan marah, kecewa dan kesal


"Nah ayah asilnya sudah datang dan kamu lihat sendiri dia mengakui jika itu adalah anak dia dan di vidio tadi sudah menjelaskan jika kamu sendiri mengaku itu adalah anak dia" ucap Arel menunjuk Valen


Kinara menangis tersedu sedu sambil menundukkan kepalanya. Dia merasa malu saat Arel membuka semua aib nya di depan umum apalagi di salah satu vidio tadi ada rekaman dia dengan Valen yang berada di kamar hotel. Namun sepersekian detik kemudian raut wajah Kinara berubah menjadi marah


"Enggak ini bohong!!! Ini palsu!! Gak!!pernikahan ini harus terjadi apapun yang terjadi !!" teriak Kinara seketika dan menatap nyalang pada Arel


"Valen" gumam Arlla dan Alendra


"Jangan mimpi aku akan menikahimu Kinara!! Wanita ****** yang menjual harga dirinya dengan sana sini dan berharap menjadi istriku? Mimpi mu terlalu tinggi Kinara!! Lebih baik kamu musnahkan angan angan itu dari otak busuk mu itu" ucap Arel dingin dan sangat menusuk hati Kinara


"Bohong!! Arel penipu!"


"Kita akan tetap menikah apapun yang terjadi" teriak Kinara frustasi


"Gila kamu dia anak ku dan kau akan menikah dengannya? Tidak!! Aku tidak akan pernah membiarkan itu terjadi" ucap Valen kesal dan mencengkeram erat bahu Kinara hingga meringis kesakitan


"Lepas" Kinara menghempaskan tangan Valen dari lengannya dan berlari menuju meja tempat saji makanan


Wanita berpakaian pengantin itu mengambil pisau dan mendekat ke arah wanita yang dia anggap Lichyia


"Jika aku gak bisa milikin kamu maka di juga gak boleh milikin kamu!! Seumur hidup kamu adalah milik gue Arel hanya milik GUE!!" teriak Kinara marah dan menodongkan pisau itu di leher wanita yang berperan sebagai Lichyia

__ADS_1


"Jika aku mati maka akan aku bawa dia bersama ku" teriak Kinara


"Terserah tapi coba lihat siapa yang kau todong" ucap Arel dengan senyum miring


"Dia Lichyia istri mu siapa lagi" ucap Kinara kemudian menatap wajah wanita itu yang menggunakan kaca mata hitam hingga membuatnya sedikit sulit dikenali


Kinara memutar tubuh wanita yang dia jadikan sebagai sandera itu lalu melepas dengan kasar kacamata yang bertengger indah di hidung wanita itu


Mata Kinara membulat seketika saat yang dia lihat bukanlah Lichyia


"Manipulasi" lirih Kinara tak percaya


Dengan tatapan nanar dan penuh kecewa Kinara menatap Arel dan seluruh keluarga nya yang tersenyum sinis padanya


"DIMANA LICHYIA" teriak Kinara menggema di seluruh ruangan


"Kamu gak akan pernah bisa menyentuh nya apalagi menyakiti nya wanita bodoh!!" umpat Arel yang sudah emosi sedari tadi


"No!! Jika aku tidak bisa membunuh istrimu aku bisa membunuh mamamu" gumam Kinara dan berjalan mendekati Arlla


"ARLLA!!!!" teriak Kinara


Lela dan Tika menatap semuanya dengan tatapan sulit di percaya


Kinara yang sudah berjarak beberapa dari Arlla dan hendak melayangkan pisau yang ada di tangannya langsung terhalang oleh tubuh anggota keluarga lain yang menodongkan senjata api pada dirinya


Tubuh Kinara langsung mundur beberapa langkah. Nyali nya tak sebesar itu menghadapi mereka semua yang membawa senjata api di tangan masing masing


"Ternyata semuanya sudah terencana rapi bahkan seluruh keluarga nya saja sudah siap dengan senjata di tangan mereka" gumam Kinara menatap satu per satu anggota keluarga besar itu


"Jangan pernah berani berani menyakiti dia!! Di dalam perut dia ada anakku jika tidak kalian semua akan aku habisi" ancam Valen di belakang tubuh Kinara membuat wanita itu memiliki sedikit keberanian karena ada dukungan di belakang nya


Beberapa orang yang menghalangi jalan Arlla satu per satu minggir


"Valen!!" ucap Arlla penuh penekanan


"Kau masih mengingatku?" tanya Arlla dengan alis naik sebelah


"A.. ar.. arlla"


"Ya ini diriku orang yang membantumu menangkap Anel istri mu yang sudah membunuh anak mu dan sekarang apa balasanmu? Kau ingin membunuh seluruh keluarga ku?" tanya Arlla lantang


"Jika itu sampai terjadi akan ku habisi dirimu sama seperti Anel yang ku buang ke laut dari ketinggian tebing" ancam Arlla dan menodongkan senjata nya di samping kepala Valen


Kinara menatap bingung pada Valen kekasihnya dan Arlla. Ada hubungan apa antara Arlla dan Valen? Mengapa semuanya selalu berpihak pada keluarga itu


"Aku... aku tidak tau aku minta maaf aku berjanji tidak akan pernah melukai keluarga mu sebagai bentuk balas budiku karena kau sudah pernah menolongku di masa lalu" ucap Valen


"Valen!!" bentak Kinara


"Kau cukup diam!!" balas Valen membuat Kinara terdiam


"Sial!! Disini aku di permalukan di depan umum dan sekarang di saat Valen mendukung ku beralih berpihak pada keluarga sialan itu" ucap Kinara dan berjalan mundur menjauhi semuanya


Brak..


"Aswwww" ringis Kinara karena bertabrakan dengan salah satu anak buah Valen


Mata Kinara membulat saat melihat benda di tangan pria itu


"Apa yang kau bawa? Bom?" tanya Kinara namun tak di jawab

__ADS_1


Memang saat hendak ke hotel itu, Valen berencana hendak mengebom nya karena rasa kesal nya pada Kinara


"Berikan padaku" pinta Kinara dengan senyum licik


"Tidak!!"


"Lama" Kinara menarik paksa bom itu dan membawa nya ke tempat yang aman menurutnya


Senyum licik terbit di bibir wanita itu dan mulai menyalakan waktu di bom itu


Sedangkan di dalam jet pribadinya, Lichyia menatap cemas pada layar datar yang di pegangnya sedari tadi. Jet belum lepas landas karena permintaan Lichyia


"Dia wanita gila!!" umpat Lichyia dan menghubungi suaminya


Lichyia calling Arel


"Iya sayang ada apa" tanya Arel


"Bawa semuanya keluar dari hotel itu cepetan!!" ucap Lichyia panik karena waktu semakin berkurang dan beberapa menit lagi bom itu akan meledak


"Kenapa memang"


"Kinara memasang bom cepat keluar tidak ada waktu lagi" ucap Lichyia


Tut..


Arel mematikan sambungan telepon secara sepihak dan berlari mendekati keluarga nya.


"Kita harus keluar dari sini Kinara memasang bom" ucap Arel panik


"Gila!!"


Kinara tertawa jahat dan berlari hendak mendekati lift namun sudut mata Arel sangatlah tajam


Dor...


"Awww" ringis Kinara karena lengannya mengeluarkan cairan merah


"Kinara!!" teriak Valen


"Jangan harap kau lolos dariku" gumam Arel


Seluruh anggota keluarga Arel berlari dan memberitahu pada seluruh tamu untuk menyelamatkan diri mereka


**Tit.. tit.. tit..


5


4


3


2


1**


DUARRRR!!!....


Hotel milik Arlla yang di jadikan sebagai tempat acara itu hancur. Bom itu berhasil meluluh lantahkan hotel besar itu hingga rata


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


__ADS_2