Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 181


__ADS_3

"Apa bener yang lo katakan" tanya anak buah Arel memicing masih tak percaya dengan kata kata Dea


Kini Dea berada di sebuah ruangan lain dan tengah di interogasi oleh beberapa anak buah Arel


"Aku yakin aku tidak tau menahu soal penculikan itu" ucap Dea jujur


"Baiklah sementara ini kita percaya sama kata kata kamu tapi.... kau tetap dalam pengawasan kami" ucap anak buah Arel


Tiga hari sudah Dea di sekap oleh anak buah Arel. Sedangkan Valen cemas tentang keadaan istrinya yang tiba tiba menghilang begitu saja


Meskipun di berikan makanan yang layak namun Dea tetap ingin kembali karena cemas jika suaminya itu mengkhawatirkan dirinya


"Boleh saya kembali" tanya Dea penuh harap


"Baiklah kau bisa pergi tapi ingat jangan pernah mencoba menyakiti nyonya kami" ucap anak buah Arel


"Iya tuan" Dea berjalan pelan keluar dari tempat sekapan itu. Kini Dea bisa menghirup udara bebas lagi


Lain dengan Dea, Kinara selama empat hari di sekap ini tidak di berikan makanan sama sekali karena itu adalah salah satu hukuman yang harus dia rasakan


"Ku mohon berikan aku makanan" ucap Kinara memelas


"Perutku!!!" ringis Kinara dengan menahan perutnya karena rasa sakit akibat tidak makan selama empat hari ini


Bahkan ikatan yang ada di tangan dan kaki Kinara pun tidak di lepas

__ADS_1


"Sakit?" tanya anak buah Arel dan Kinara mengangguk


"Tapi kita gak peduli" ucap anak buah Arel sarkas


Tubuh Kinara lemas dan lunglai ke bawah "Aku mohon berikan aku sedikit makanan" pinta Kinara


Bahkan sekedar air minum pun tidak di berikan oleh anak buah Arel. Benar benar Kinara di siksa di sana


Seolah di bunuh secara perlahan dengan tidak memberikan minuman atau makanan pada wanita jahat itu


"Sshhhh" ringis Kinara tak berdaya


Anak buah Arel keluar dan membiarkan Kinara berada di ruangan itu seorang diri. Ruangan yang gelap dan hanya bergantung pada cahaya matahari yang masuk melalui celah ventilasi


.


Nyonya Risa dan tuan Dika Wijaya pun selalu berkunjung setiap hari untuk melihat cucu kedua mereka


"Arel mana cicit oma" tanya Oma Alia


"Ada di ruang bayi oma" jawab Arel


"Yeaahhh"


"Selama sepuluh hari kedepan putraku harus tetap dalam perawatan" ucap Arel

__ADS_1


"Oh"


.


Dua hari kemudian


"Kau akan kemana Dea" tanya Valen


"Aku mau menjenguk Lichyia dan bayinya aku juga ingin minta maaf padanya" ucap Dea


"Baiklah sebenarnya aku ingin ikut tapi dengan kondisi ku seperti ini aku akan semakin menyusahkanmu" ucap Valen sendu


"Tidak kau tidak merepotkan ku sama sekali" ucap Dea


"Kau ingin ikut" tanya Dea


"Tidak lebih baik kau dengan Lita saja" ucap Valen


"Baiklah aku berangkat dulu" ucap Dea


Valen memeluk erat istrinya itu dan mencium pipi lembut Dea serta Lita bayi kecil itu. Entah mengapa hatinya merasa berat untuk membiarkan istri dan juga anaknya itu pergi


"Jika aku tidak ada jaga dirimu baik baik" pesan Dea dan pergi keluar dari apartemen. Valen melambaikan tangannya mengiringi kepergian istri dan anaknya


Pria dengan duduk di kursi rodanya itu kembali masuk ke dalam apartemen dan beristirahat

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2