
Di rumah Alendra semua penghuni sedang makan malam bersama
"Maaf nyonya ada tuan muda datang" ucap Ani
"Suruh dia masuk" ucap Arlla singkat
"Malam ma pa" ucap Arel
"Malam duduk dan ikut makan" ucap Alendra
"Enggak pa aku udah makan tadi di rumah" tolak Arel
"Ada apa kamu dateng kesini" tanya Arlla
"Aku mau bicara sesuatu sama mama" ucap Arel
"Tunggu mama selesai makan" ucap Arlla singkat
"Alina kemana?" tanya Arel
"Dia sudah kembali ke Amerika" ucap Alendra
"Oh kenapa tidak pamit dulu padaku"
"Dia buru buru pagi tadi dia baru kembali"
"Hm"
Sepuluh menit kemudian Arlla selesai makan begitu juga dengan Alendra
"Jika ingin bicara silahkan papa mau ke ruang kerja dulu" Alendra pergi meninggalkan meja makan
__ADS_1
"Ikut mama" ajak Arlla dan berjalan menuju kolam renang yang ada di area belakang rumah
"Katakan"
"Aku saat ini butuh penjelasan mama soal masa lalu antara mama dan keluarga Kinara" ucap Arel
"Apa mama mau membuka luka lama demi aku! Aku mohon ma" pinta Arel
"Kamu yakin? Apa kamu akan menerima semuanya jika mama cerita dari awal" tanya Arlla
"Aku yakin"
Arlla menceritakan kisah masa lalu beberapa tahun yang lalu soal penghianatan yang di lakukan Gio dengan Lela
"Dan mama yakin jika Kinara tidak benar benar cinta sama kamu dia hanya butuh harta kamu" ucap Arlla
Arel menelan ludah getir mendengar kata kata mamanya. Apa benar kekasihnya yang dia cintai dan dia bela mati matian hanya butuh hartanya saja
"Bagaimana caranya?" tanya Arel
"Banyak!! Banyak cara di depan mata untuk memperlihatkan siapa yang matre dan siapa yang tulus" ucap Arlla dan pergi dari sana
Arel diam sejenak memikirkan ucapan mamanya. Lebih tepatnya memikirkan cara untuk mendapati kebenaran jika Kinara hanya ingin harta kekayaan keluarga Denata
Beberapa menit berpikir akhirnya dia menemukan sebuah cara untuk membongkar siapa Kinara
Dengan langkah cepat Arel pergi meninggalkan rumah itu dan pergi menuju rumah pengacara pribadinya.
Dua jam berurusan dengan pengacara akhirnya Arel pulang ke rumah. Lichyia berjalan mondar mandir menunggu kedatangan suaminya. Waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam namun belum ada tanda tanda Arel pulang
Suara deru mobil memasuki pekarangan rumah mewah miliknya membuat senyum terukir di bibir Lichyia
__ADS_1
"Akhirnya dateng juga" Dengan antusias Lichyia membuka pintu dan menyambut kedatangan Arel
"Dari mana saja kenapa lama" omel Lichyia
"Maaf ada urusan yang harus aku selesaikan malam ini juga" ucap Arel
"Ayo masuk udah malem"
Arel dan Lichyia masuk ke dalam kamar masing masing. Mereka belum memutuskan untuk satu kamar terutama Lichyia sebelum hubungan mereka benar benar jelas mereka akan tetap tidur beda kamar
.
.
Keesokan harinya Lichyia bangun pagi pagi sekali. Setelah melaksanakan sholat subuh wanita itu bersiap siap untuk pergi
Di pagi buta Lichyia mengendarai mobil pribadinya memecah jalanan kota yang masih sangat sepi
Tok... tok... tok...
Lichyia mengetuk tiga kali sebuah pintu dari rumah besar milik seseorang
"Maaf ada keperluan apa?" tanya seorang pelayan yang membuka pintu
"Saya ingin bertemu dengan Pak Ganjar" ucap Lichyia
"Maaf tuan besar masih istirahat bisa kembali beberapa jam lagi ini terlalu pagi" ucap pelayan itu
"Ada apa ini ribut ribut" tanya seorang pria yang berada di belakang pelayan itu dengan masih memakai piyama tidurnya
JANGAN LUPA LKKE DAN KOMEN
__ADS_1
HARI INI CRAZY UP YA GANTINYA SABTU KEMARIN YANG GAK UP