
"Anda siapa" tanya Lichyia dengan menatap wajah wanita itu
Tak ada jawaban Lichyia menatap wajah suaminya dan Arel hanya mengedikkan bahu karena dia juga tak tau siapa wanita itu
Tatapan Lichyia semakin tajam menatap Arel dan pikiran negatif mulai bersarang di otak wanita cantik itu
"Saya orang suruhan Tuan Arel" ucap wanita itu membuat dahi Arel dan Lichyia berkerut
"Hah? Orang suruhan saya? Saya kenal anda saja tidak apa gue amnesia ya" ucap Arel dan mengingat ingat wanita di hadapannya
"Amnesia mungkin" ucap Lichyia asal
"Coba getok deh yang biar inget lagi" pinta Arel
"Boleh mau pake apa? Palu? Panci? Apa linggis" tanya Lichyia dengan nada kejam
"Waduh gak jadi deh kejem amat ama suami sendiri" gerutu Arel
"Ya iyalah suami sendiri masa suami orang" ucap Lichyia membuat Arel menatap istri nya serba salah. Bahkan setiap perkataannya tak pernah benar di mata wanita itu
Ya iyalah wanita selalu benar dan itu sudah menjadi rumus dunia yang tak bisa di ubah
"Oh iya tuan Arel dapet pesan balasan dari nona Kinara" ucap wanita itu yang merasa di abaikan oleh pasangan di depannya
"Hah? Pesan balasan? Dari Kinara" tanya Lichyia memastikan
"Iya nyonya" ucap wanita itu
Lichyia langsung menghadap suaminya dengan berkacak pinggang sedangkan yang di tatap hanya bisa menunduk takut
Salah paham apalagi ini yang sebelumnya saja belum selesai dan di tambah ini lagi
"Ngapain nyuruh orang buat ngirim pesan" tanya Lichyia dengan tatapan tajam
__ADS_1
"Enggak sayang" ucap Arel dengan mengangkat jarinya membentuk angka dua dan masih tetap menunduk
Dia hanya bisa diam menjelaskan pun percuma wanita itu tidak akan mendengar kata katanya jangankan mendengar setiap ucapan yang dia ucapkan saja selalu salah apalagi meyakinkan wanita itu
"Bohonh buktinya orang nya ada di sini masih mau ngeles" ucap Lichyia dan mencubit pinggang suaminya dengan kesal
"Awww sayang sakit" ringis Arel
"Bodo amat" Lichyia menatap kembali wanita yang ada di hadapan mereka berdua
"Apa isi pesannya" tanya Lichyia
"Nona Kinara menerima tawaran tuan Arel untuk di jadikan istri kedua" ucap wanita itu
"What!!" pekik Lichyia dan kembali menatap tajam Arel
Sedangkan pria yang merasa dia tidak salah apapun semakin terkejut dengan ucapan wanita itu. Bagaimana bisa dia mengirim orang untuk memberi pesan penawaran menjadi istri kedua pada Kinara padahal dia tidak mengenal siapa wanita itu
"Hahah siap siap perang hebat dah tuh" ucap Dea dan berjalan pergi menuju pintu belakang untuk menunggu wanita yang dia bayar itu keluar dan memberikan uang imbalan tanpa ingin tau apa yang terjadi selanjutnya
Wanita itu pergi meninggalkan kediaman Arel dan Lichyia setelah tugas yang di berikan oleh Dea berjalan lancar
"Mas Arel!!!" teriak Lichyia geram
"Gak gitu sayang kamu salah paham.... lagi" ucap Arel dan menunduk sambil mengangkat tangannya untuk menutupi wajah nya
"Bohong!!" ucap Lichyia dan berdiri mengambil sapu lalu kembali ke ruang tamu
Arel yang melihat istrinya membawa sapu di tangannya langsung bersiap untuk kabur
"Sayang ampun" ucap Arel sambil berjalan menghindar dari pukulan yang di layangkan wanita itu
Lichyia terus mengejar pria itu dan memukul Arel dengan sapu
__ADS_1
"Udah sayang cukup" ucap Arel meminta ampun padahal dia tidak salah apapun dia hanya korban dari sandiwara Lichyia
"Gak ada kata ampun" Lichyia kembali memukul Arel dengan sapu sambil berlari mengejar pria itu yang selalu menghindar
"Uh uh uh" Wanita itu memukul tiga kali pada badan Arel melampiaskan kekesalannya
Rupanya wanita itu punya dendam pribadi pada suaminya
Arel berlari menjauhi wanita yang sedang keluar tanduk itu namun Lichyia dengan cepat menarik bagian belakang bajunya membuat dia tidak bisa berkutik
"Hehehe sayang ampun" ucap Arel dengan meringis menampilkan senyum terpaksa nya
"Mau kemana hm" Lichyia memegang ujung baju suaminya sambil berkacak pinggang
"Gak mau kemana mana kok beneran" Arel menjawab sambil menggelengkan kepalanya
"Uh" Lichyia kembali melayangkan pukulan nya pada Arel meskipun tidak keras
"Sayang udah cukup jangan kdrt dong sama suami sendiri" ucap Arel memelas
"Bodo amat" ucap Lichyia santai dan melenggang pergi begitu saja tanpa dosa meninggalkan Arel sendiri duduk dengan lemas di sofa ruang keluarga
"Huh!! Singa nya ngamuk lagi" ucap Arel dengan mata tertutup
"Siapa singa" tanya Lichyia dengan berkacak pinggang di depan Arel
Arel membuka mata dengan cepat saat terkejut mendengar suara melengking milik istrinya
"Bukan siapa siapa sayang" ucap Arel panik
Lichyia kembali pergi menaiki anak tangga menuju kamarnya
"Hadeh kaya setan aja main muncul sana sini" ucap Arel sambil bernafas lega karena bisa bebas dari amukan Lichyia sementara
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN