
Citt...
Suara decitan mobil yang sengaja di rem mendadak oleh sang pemiliknya
Brak
Arel keluar dari dalam mobilnya dan membanting pintu mobil dengan keras
"Kepung semua sisi perkampungan ini" teriak Arel cukup keras
Arel, Arlla dan Andra memencar mencari sedangkan para anggota bersiap dengan senjata mereka mengepung perkampungan kecil tersebut
Dorr...
Puluhan peluru lepas dari senapan masing masing anggota Arel dan Arlla menggema di udara
.
"Anjir apaan itu" ucap Kinara dan langsung berdiri dari posisi duduk santainya
"Gila bagaimana bisa secepet itu Arel temuin gue bahkan gue belum meminta tebusan kalau gini caranya gue gak dapet apa apa dong" gumam Kinara dan menatap ke arah luar
"Suami gue tuh" ucap Lichyia dengan bangga
Brak
Dengan sekali tendangan Arel membobol pintu gudang tersebut padahal pintu tersebut tidak di kunci dan bisa di buka dengan baik baik. Namun bagi Arel itu terlalu lama
"Njir gue terlalu lama bertindak" umpat Kinara
Tanpa pikir panjang Kinara mendorong kursi yang di duduki oleh Lichyia membuat wanita itu memekik kesakitan karena tak bisa melindungi perutnya sedangkan tangannya di ikat oleh wanita gila itu
__ADS_1
"Sukurin itu pembalasan pertama bagi gue tunggu gue nanti" ucap Kinara
Kinara berlari ke sisi lain dan melompat dari gudang lantai dua itu
Bug
"Arkhhhhh Mas Arel!!!" teriak Lichyia
"Lichyia" Arel berlari menuju sumber suara dan betapa terkejutnya dirinya melihat darah mengalir di kaki istrinya
"Kinara sialan!!" teriak Arel
Arel membuka tali di tangan dan kaki Lichyia lalu mengangkat tubuh wanita itu keluar dari gudang itu
Tap.. tap.. tap..
"Lichyia" ucap Arlla yang juga terkejut dengan keadaan menantunya itu
"Urusan Kinara aku serahkan pada kalian jika kalian gagal habis nyawa kalian di tanganku" ancam Arel tak main main
Brum..
Arel mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit terdekat agar segera bisa menolong Lichyia
Sedangkan Lichyia mulai terkulai lemas kemudian pingsan. Di raihnya tangan sang istri dan mengecup nya berulang kali seolah memberi semangat
"Kau harus kuat demi aku dan anak kita" ucap Arel
Dalam hitungan menit Arel sampai di sebuah rumah sakit terdekat
"Dokter" teriak Arel menggema di sepenjuru rumah sakit. Tanpa peduli dengan orang orang yang juga ada di rumah sakit itu terganggu
__ADS_1
Para dokter dan juga perawat membawa Lichyia ke ruang bersalin dan diikuti oleh Arel di samping istrinya itu
"Sayang sadarlah" ucap Arel
"Maaf tuan tapi nyonya harus melakukan operasi caesar" ucap sang dokter
"Lakukan yang terbaik untuknya" ucap Arel
.
"Hah!! Gila mereka mengepung tempat ini" gumam Kinara yang tidak bisa pergi kemana pun
Hingga akhirnya Kinara berlari ke sebuah arah dan berhenti di tempat itu. Para anggota berlari mengejar Kinara yang berlari ke tepi sungai dengan arus yang sangat deras
Kinara sempat ragu akan apa yang di lakukannya namun dirinya tak ada pilihan lain
Byur
"****!! Sial!! Dia menjeburkan diri ke sungai" umpat sang ketua
"Cepat lakukan pencarian" perintah sang ketua anggota Arel
"Di malam seperti ini"
"Apa malam bisa menghentikan tindakan kita"
"Lakukan pencarian malam ini juga cepat!!"
Para anggota pun mulai turun satu persatu untuk menyusuri sungai menggunakan perahu karet meskipun arus yang deras dan di malam hari
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1