
"Oh ya" tanya Lichyia dari balik sambungan telepon
Saat ini dirinya sedang berada dalam panggilan dengan Arin. Wanita itu mengabari jika dirinya akan pindah ke rumah baru dan menjual rumah lama serta tentang kepergian Valen dan Kinara dari rumahnya
"Hm aku mengusir mereka dari rumah dan mereka masih gak percaya jika aku sudah mengambil semuanya dari Valen" ucap Arin
"Kamu harus lebih hati hati aku yakin mereka akan membalas dendam padamu" ucap Lichyia
"Tenang aja kalau soal itu Rasya selalu ada di sisiku" ucap Arin
"Kalian memiliki hubungan?" tanya Lichyia penasaran
"Gak lah mana mungkin baru hari ini aku bercerai dengan Valen dan langsung menjalin hubungan dengan orang lain? Aku masih sedikit trauma" ucap Arin
"Arin aku tau kamu trauma dengan Valen tapi jangan sampai trauma kamu menghalangi kamu untuk bahagia dengan orang lain" ucap Lichyia
"Mmm ya mungkin nanti jika aku sudah cocok dengan seseorang aku akan mulai membuka hatiku lagi" ucap Arin
"Sayang" teriak Arel mencari keberadaan istrinya itu
"Udah ya aku tutup dulu mas Arel manggil" ucap Lichyia dan memutus sambungan telepon nya dengan Arin
"Ya Mas aku disini" ucap Lichyia setengah berteriak
__ADS_1
Arel melangkah menuju taman samping yang dimana istrinya tengah duduk santai di sana
"Ada apa" tanya Lichyia
Arel memeluk tubuh istrinya dari arah belakang sambil mencium lembut pucuk kepala istrinya
"Ada Dokter Rasya di depan" ucap Arel dengan cemberut
"Kenapa dia datang kesini? Apa ada yang penting" gumam Lichyia
"Lebih baik kamu temui dia sekarang biar dia cepet pulang tapi inget jangan deket deket" ucap Arel
"Iya Astagfirullah suami ternyata bisa cemburu juga ya" ucap Lichyia dengan terkekeh
"Emang kamu pikir aku gak bisa cemburu hah? Aku manusia punya hati juga mana mungkin aku rela istri sendiri deket sama cowok lain apalagi si cowok itu suka sama kamu" ucap Arel
"Dokter Lichyia" sapa Dokter Rasya saat melihat atasannya itu datang
"Silahkan duduk ada apa" tanya Lichyia sambil duduk di sofa seberang tempat duduk Dokter Rasya
Arel berjalan cepat menuju ruang tamu untuk mendengar pembicaraan antara istrinya dengan Dokter Rasya
"Aku kesini.... " ucap Dokter Rasya tergantung karena matanya tak sengaja melihat sosok Arel yang bersembunyi di balik dinding
__ADS_1
"Suami kamu kayanya ajak aja kesini deh kayanya dia penasaran" ucap Dokter Rasya
Lichyia menoleh ke arah belakang dan wanita itu mengulum senyum saat melihat suaminya tengah menguping pembicaraan nya dengan Dokter Rasya
Wanita itu berjalan mendekati Arel namun tidak di sadari oleh pria itu. Lichyia menepuk pundak Arel pelan namun membuat pria itu terkejut
"Astaga sayang sejak kapan kamu disini bukannya tadi ada di... "
"Ngapain" tanya Lichyia menahan tawa
"Gak ngapa ngapain ini... ini... aku... mmm.. aku cuma meriksa ini dinding masih bagus atau udah retak" ucap Arel gugup
Alasan yang tidak masuk akal sama sekali namun karena gugup dan malu karena ketahuan oleh Lichyia akhirnya alasan itulah yang tercetus dari bibirnya
"Udah ah ayo ikut temuin Dokter Rasya" ajak Lichyia
"Gak mau buat apa coba" ucap Arel dengan bersedekap dada
Lichyia hanya menggelengkan kepala melihat rasa gengsi di diri suaminya itu
"Udah ah ayo kamu gak mau turutin mau aku" ucap Lichyia
"Yaudah deh terpaksa" ucap Arel sok sokan
__ADS_1
Lichyia mengajak Arel untuk duduk di sampingnya menemui Dokter Rasya yang entah apa tujuan Dokter itu datang ke rumahnya
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN