
"Sayang dasi aku dimana" teriak Arel dari lantai atas
Suara ricuh di pagi hari membuat suasana terlihat sangat harmonis
"Di lemari" teriak Lichyia
"Gak ada cariin" Lichyia menghela nafas kasar lalu berjalan menuju kamarnya yang ada di lantai atas
"Ini apa" ucap Lichyia sambil mengangkat dasi yang ada di tangannya ke hadapan suaminya
"Oh disitu pasangin" Lichyia memutar bola matanya malas namun tetap memasangkan dasi di leher suaminya
"Makasih" Arel mencium sekilas bibir istrinya
"Nyosor mulu ayo turun kita sarapan dulu" ajak Lichyia
"Gak papa dong kan sama istri sendiri" ucap Arel dan langsung mengangkat tubuh Lichyia membuat wanita itu memekik kaget
"Ck bikin orang jantungan ini masih pagi" ucap Lichyia kesal
"Maaf" Arel mencium pipi wanita itu membuat amarahnya mereda seketika
"Cie blushing makin cantik loh" goda Arel membuat pipi Lichyia semakin bersemu merah
__ADS_1
"Au ah" Lichyia membuang muka ke arah lain asalkan tidak menatap wajah jahil suaminya itu
Arel menurunkan tubuh istrinya saat berada di meja makan. Dea berjalan santai menuju ke arah mereka dengan membawa sebuah nampan berisi secangkir kopi yang di buatkan oleh Lichyia tadi untuk Arel
Bruk
Dengan sengaja Dea menabrak tas kerja milik Arel yang ada di kursi samping Lichyia lalu menjatuhkan sebuah foto yang tadinya tersimpan rapi di kantung bajunya
Lichyia membungkuk dan merapikan berkas berkas kerja Arel yang berantakan
"Maaf tadi saya gak sengaja" ucap Dea dengan wajah bersalahnya sambil meletakkan nampan itu di atas meja di depan Arel
"Mas" panggil Lichyia sambil memegang sebuah kertas di tangannya
"Iya kenapa sayang" tanya Arel sambil menyeruput kopinya dan meletakkan kembali
"Kamu pergi dari sini" perintah Lichyia pada Dea dengan nada dingin
Dea berdecak kesal dalam hatinya dan pergi meninggalkan pasangan suami istri itu di meja makan
"Kenapa ada foto Kinara" tanya Lichyia dengan nada tinggi
Mata Arel membola seketika bagaimana bisa ada foto mantan kekasihnya itu di tangan istrinya sedangkan dirinya sudah membuang semua kenangan tentang Kinara
__ADS_1
"A... aku gak tau sayang mana mungkin ada foto dia sedangkan aku udah buang semua foto foto Kinara" ucap Arel dengan wajah bingung
"Tapi tadi aku temuin ini di tas kerja kamu" ucap Lichyia kesal
"Tapi aku berani bersumpah aku sudah membuang semua barang barang yang mengingatkan ku pada wanita itu" ucap Arel
"Apa jangan jangan kamu masih sayang sama dia masih cinta sama dia bilang aja Mas!! Kalau kamu udah gak butuh aku lagi aku bisa pergi" ucap Lichyia emosi
"Sayang jangan ngomong gitu aku sayang sama kamu aku udah move on dari Kinara" ucap Arel
"Bohong buktinya kamu masih simpen fotonya di tas kerja kamu" ucap Lichyia sambil berjalan menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamar lamanya sedangkan Arel mengikuti istri nya yang salah paham pada dirinya itu
"Sayang dengerin penjelasan aku dulu" ucap Arel frustasi
Arel mengacak rambutnya kasar wanita itu salah paham pada dirinya
"Sayang" bujuk Arel
"Udah kamu pergi kerja aja sana gak usah urusin aku" ucap Lichyia dari balik pintu
"Sayang gimana aku bisa tenang kerja sedangkan kamu lagi marah sama aku" ucap Arel sambil mengusap wajahnya gusar
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1