Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 148


__ADS_3

"Lalu kita sekarang harus kemana" tanya Kinara dengan wajah sendu


Saat ini keduanya berada di taman yang ada di dekat rumah Arin


"Kita cari kontrakan aja deket sini" ucap Valen yang tak tau harus pergi kemana. Jika ke apartemen yang di tempati Dea maka akan bisa menjadi masalah dan membuat Kinara curiga


"No!! Kontrakan itu kecil aku gak mau masa iya aku kembali ke kontrakan gak mau mending kita ke apartemen kamu yang sekarang di pake sama Dea bukannya itu sudah jadi milik Dea kan jadi Arin gak bisa ikut campur" ucap Kinara memberi ide


Valen langsung menatap istri nya itu dengan tatapan tak percaya dan senyum nya mengembang jika dirinya yang mengusulkan untuk ke apartemen Dea maka Kinara bisa curiga tapi jika wanita itu yang membawa dirinya pada istri keduanya itu sendiri maka Kinara tak akan curiga pada hubungan nya dengan Dea


"Yaudah kalau gak ada pilihan lain kita kesana aja" ucap Valen


"Huh!! Yaudah bawain tuh barang barang aku" ucap Kinara ketus


.


...Rumah Arin...


Arin dan Rasya bertos ria saat berhasil mengusir dua makhluk yang tak tau malu itu dari rumah Arin


"Terus rencana kamu selanjutnya apa" tanya Rasya

__ADS_1


"Aku mau jual aja rumah ini aku akan pindah ke rumah yang dulu aku minta kamu beli" ucap Arin


"Kau yakin? Disini banyak kenangan" ucap Rasya


"Kenangan menyakitkan iya" ucap Arin


"Yaudahlah kalau itu memang keputusan kamu aku akan selalu dukung kamu" ucap Rasya


"Thanks ya" ucap Arin sambil memeluk tubuh Rasya


.


Valen dan Kinara turun dari taksi yang mereka naiki untuk membawa mereka ke apartemen Dea. Sisa uang yang ada di dompet Valen kini hanya lima ratus ribu dan tadi Valen juga sempat mengambil uang yang ada di mobilnya sekitar dua puluh juta


Di dalam apartemen Dea duduk dengan termenung di dalam kamar. Wajah sendunya yang terlihat jelas


"Andai aja gue bisa hidup normal sama Valen kenapa kita harus pisahan" gumam Dea dengan menatap foto pernikahan nya tadi dengan Valen


"Ck Kinara pengacau aja" ucap Dea dan menenggelamkan wajahnya di kedua kakinya yang dia tekuk


Suara bel berbunyi membuat Dea mengangkat wajahnya dan ekspresi nya berubah menjadi penasaran

__ADS_1


Perasaan dirinya di sini tidak mempunyai teman dekat ataupun sahabat. Mau tak mau Dea berjalan keluar dari kamarnya dan membuka pintu


Wajahnya berubah menjadi terkejut saat melihat dua orang tengah berdiri di depan pintu apartemen nya


"Ki...Kinara... kalian ngapain disini" tanya Dea dengan wajah penuh penasaran


Kinara langsung menyerobot masuk dan Dea menatap suaminya dengan tatapan penuh tanda tanya


"Nanti aku ceritain" bisik Valen sambil berjalan masuk


Dea menutup pintu apartemen nya dan duduk di sofa depan Kinara duduk sedangkan Valen duduk di samping Kinara dengan menatap Dea intens


"Ada apa" tanya Dea lagi


"Arin sekarang mengambil alih semua harta Valen" ucap Kinara kesal


"Oh" ucap Dea biasa saja karena baginya mau Valen berharta atau tidak itu tidak penting untuknya


"Oh doang? Itu semua loh seluruhnya harta Valen menjadi milik Arin" ucap Kinara kesal


"Terus mau di apain mau di rebut lagi? Mana bisa sekarang dia lebih berkuasa dari pada lo Nar" ucap Dea santai

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN


__ADS_2