Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 145


__ADS_3

"Gimana kamu mau turun atau pulang" tanya Rasya pada Arin yang termenung di samping nya


"Aku ingin melihat pernikahan itu" ucap Arin


Rasya, Arin dan juga Diego keluar dari mobil Rasya yang sudah terparkir di area parkir hotel tersebut


Sebuah panggilan masuk di ponsel Arin dari Lichyia membuat langkah wanita itu terhenti


"Ada apa Lich" tanya Arin


"Gimana sidang kamu" tanya Lichyia sambil memotong cabai dengan duduk di kursi meja makan


"Alhamdulillah aku resmi berpisah dengan Valen" ucap Arin dengan bahagia


"Alhamdulillah aku turut bahagia" ucap Lichyia senang


"Iya tapi saat ini aku sedang di hotel... "


"Ngapain?" tanya Lichyia memotong ucapan Arin


"Valen akan menikah dengan Dea" ucap Arin


Lichyia diam mematung dan berdiri spontan "Kau serius?" tanya Lichyia tak percaya


"Aku serius" ucap Arin


"Di hotel mana" tanya Lichyia


"Hotel Rosela X" ucap Arin

__ADS_1


"Bagus itu milik mama mertuaku" gumam Lichyia dan langsung mematikan sambungan teleponnya


"Mas!!" teriak Lichyia


"Ada apa sayang" tanya Arel sambil menuruni anak tangga


"Kita ke hotel sekarang" ucap Lichyia dan langsung menarik tangan suaminya


"Ngapain" tanya Arel


"Udah nanti aja aku ceritain nanti kita terlambat" ucap Lichyia


Arel akhirnya mengantar istrinya itu untuk pergi ke hotel yang di sebutkan oleh Lichyia


"Itu kan hotel mama"


.


"Siapa" tanya Rasya


"Lichyia ayo" ajak Arin dan berjalan memasuki area hotel


Keduanya langsung masuk ke dalam lift untuk sampai ke lantai paling atas. Sedangkan tak berselang lama mobil Arel sampai di hotel tersebut karena jarak yang tidak terlalu jauh dan juga Arel membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi


"Ayo sayang" Arel merangkul pundak Lichyia dan berjalan beriringan masuk ke dalam hotel tersebut


Sedangkan di lantai paling atas Dea sudah siap dengan gaun pengantin yang melekat di tubuhnya. Persiapan yang serba dadakan namun tidak mengurangi kemewahan acara itu


Bahkan Valen pun mengundang beberapa tamu yang jumlahnya mungkin hanya sekitar seratus orang untuk datang di acaranya itu

__ADS_1


Valen duduk di kursi depan penghulu dengan wajah tegang. Ini adalah pernikahan yang kesekian kalinya namun dirinya tidak pernah segugup ini


"Sudah siap tuan Valen?" tanya penghulu dan Valen mengangguk mantap


Arin dan Rasya masuk ke dalam gedung acara itu dengan sangat mudah karena memang yang menjaga acara itu adalah bawahan Arin dan sudah mengenal Rasya juga.


"Arin" teriak Lichyia sambil berlari kecil mendekati wanita itu membuat Arin yang hendak melangkah masuk terhenti.


"Ayo acara sudah di mulai" ucap Arin dan Lichyia mengangguk


Keempat orang itu masuk ke dalam gedung acara untuk menyaksikan pernikahan Dea dan Valen. Mereka di buat tak percaya dengan kegilaan Valen


"Ini untuk yang terakhir kalinya kau menggunakan uangku" ucap Arin


Mengapa Arin membiarkan Valen menggunakan uang nya? Karena Arin tau di posisi ini Valen banyak berkecimpung dalam perusahaan dan membuat nya menjadi jaya namun ini adalah untuk terakhir kalinya Arin membiarkan Valen berkuasa sebelum dia akan mengatakan jika dirinya yang menjadi pemilik semua harta itu


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Valen Dioner dengan Dea Mutia dengan mas kawin uang lima ratus juta rupiah dan seperangkat alat sholat di bayar tunai" ucap penghulu


"Saya terima nikah dan kawinnya Dea Mutia dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"


"Bagaimana para saksi sah...sah"


"Alhamdulillah"


Lichyia mematikan rekaman yang dia ambil menggunakan ponselnya.


"Gila"


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


__ADS_2