Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 96


__ADS_3

Alina berjalan buru buru keluar dari area rumah sakit sesaat setelah menerima terlfon dari seseorang


"Ada apa? Kenapa kau kemari" tanya Alina pada seorang pria yang di kerubungi beberapa pengawal


"Aku ingin sekarang kamu memenuhi janji mu katakan pada keluarga mu kalau kita akan menikah jika tidak akan ku bunuh kekasih mu yang akan menjadi calon suamimu itu" ancam pria itu pada Alina


"Kenapa sih lo ganggu kehidupan gue" ucap Alina kesal


"Karena itu sebagai tebusan karena lo udah buat adik dan calon istri gue sekarat"


"Itu kecelakaan gue bener bener gak sengaja dan waktu itu gue dalam keadaan mabuk"


"Gue gak percaya yang gue tau itu semua penyebabnya adalah lo"


"Terserah"


"Lo yang katakan sendiri pada keluarga lo atau gue yang datang kesana" ancam pria itu


"Ok nanti sekarang kondisi nya belum memungkinkan"


"GUE MAU SEKARANG!!" ucap pria itu dengan penuh penekanan


"Atau.... "


"Iya sekarang gue akan bilang" ucap Alina tak ada pilihan jika tidak calon suaminya akan di bunuh oleh pria gila di hadapannya ini


.


Satu minggu kemudian, Oma sudah di perbolehkan pulang ke rumah dan itu adalah kabar bahagia bagi anggota keluarga besar itu

__ADS_1


"Sayang"


"Hm"


"Nanti aku ada meeting mungkin sampai malam kamu gak papa kan" tanya Arel. Saat ini mereka berdua berada di dalam mobil perjalanan menuju rumah mereka


"Ya gak papa tapi aku mau ke rumah mama boleh ya" ucap Lichyia dengan tatapan memohon


"Gak papa dong aku lebih tenang kalau kamu disana" ucap Arel


Arel memutar arah menuju rumah keluarga Wijaya dan berniat menitipkan sebentar Lichyia disana selama dia meeting nanti karena jadwal nya hari ini akan padat sekali


"Assalamualaikum" ucap Lichyia saat memasuki rumah nya


"Waalaikumsalam sayang kamu kesini mama seneng banget kamu kesini akhirnya mama gak kesepian gak enak tau mama di rumah sendirian gak ada siapa siapa" ucap Mama Risa


"Ya gak papa kamu tenang aja mama bisa jaga istri kamu dia kan anak mana juga" ucap Risa


"Yaudah pergi sana nanti telat" ucap Lichyia


"Mentang mentang udah ada mamanya suami sendiri di usir" ucap Arel pura pura sebal


"Gak gitu nanti kamu telat ini udah jam berapa"


"Iya iya aku berangkat dulu" Arel mencium kening istrinya lalu bergantian mencium perut rata Lichyia setelah itu mencium tangan mertuanya dan pergi ke kantor


Mama Risa menutup mulutnya tak percaya saat melihat Arel mencium perut Lichyia


"Sayang kam... kamu... "

__ADS_1


"Iya ma aku hamil" ucap Lichyia senang dan langsung memeluk mamanya


"Akhirnya mama punya cucu dari kamu" ucap Mama Risa bahagia


"Papa kamu harus tau dia pasti seneng banget" ucap Mama Risa dan berniat menghubungi suaminya


"Nanti aja ma biarin papa fokus kerja dulu" ucap Lichyia


"Iya nanti kalau udah pulang aja kita kasih tau sekarang kamu mau apa biar mama turutin khusus buat calon cucu mama" ucap Mama Risa dengan binar bahagia


"Aku mau rujak mangga muda yang pedes pake cebe dua puluh" ucap Lichyia sambil membayangkan betapa nikmatnya rujak mangga itu


"Jangan!!"


"Kenapa ma" tanya Lichyia dengan bibir mengerucut


"Cabe nya jangan banyak banyak gak baik buat dedek bayi" ucap Mama Risa


"Ah iya aku lupa yaudah deh rujak aja cabe satu boleh ya" ucap Lichyia dengan tatapan memohon


"Iya sayang apa sih yang enggak buat calon cucu mama" ucap Mama Risa


"Ihh mama mentang mentang ada si calon cucu anaknya di lupain" ucap Lichyia kesal


"Gimana bisa lupain kan calon cucu mama numpang di perut kamu" ucap Mama Risa


"Udah ah ma ayo buat sekarang" ajak Lichyia dan langsung masuk ke dalam dapur


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


__ADS_2