Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 81


__ADS_3

Dea membereskan barang barangnya ke dalam tas berukuran sedang berwarna merah. Namun matanya menajam saat melihat sebuah benda kecil yang ada di sudut tas nya itu


"Ini kan kamera yang di kasih sama si Kinara aku lupa memasang nya waktu itu" gumam Dea


"Dan aku yakin ini akan terhubung pada Kinara" ucap Dea dengan senyum miring


Dea membawa tas nya dan berjalan keluar dari paviliun khusus untuk para pekerja. Wanita itu berjalan masuk ke dalam rumah utama padahal untuk jalan keluar bisa melewati taman yang langsung ke arah gerbang


Pemandangan pertama yang Dea lihat adalah sepi, kosong dan seperti tidak ada orang sama sekali


"Dimana ya aku harus simpen" gumam Dea sambil mengedarkan pandangan nya dan tanpa dia sadari Lichyia berdiri di samping teralis besi yang berada di dekat tangga sambil memakan buah apel merah yang ada di tangannya


"Mau apa dia" gumam Lichyia sambil tetap memandang ke arah Dea yang ada di lantai bawah


"Disitu aja" Dea berjalan mendekati sebuah meja yang ada di samping sofa lalu meletakkan kamera itu di sebuah vas bunga


Sebelum pergi Dea memandang sekeliling nya dan tetap kosong tak ada siapapun


Tap.. tap.. tap..


Langkah kaki Lichyia menuruni anak tangga dan mendekati meja yang di datangi oleh Dea tadi


"Apa yang dia lakukan disini" ucap Lichyia dan mulai membongkar satu per satu untuk mencari apa yang di letakkan oleh Dea


"Kamera berapa banyak kamera yang dia punya huh!!"

__ADS_1


Lichyia membanting kamera itu lalu menginjaknya hingga hancur tak terbentuk


.


Seorang wanita turun dari angkutan umum sambil membawa tas besar nya


"Makasih ya pak" ucap wanita itu setelah membayar


"Huh terpaksa gue harus kesini" gumam wanita itu dan berjalan menyusuri sebuah lorong kecil dan berhenti di sebuah rumah kecil milik seseorang


Tok.. tok.. tok...


Ceklek


Seorang wanita paruh baya membukakan pintu dan raut wajahnya menatap bingung pada wanita di depannya


Ya wanita itu adalah Dea dan sekarang dia menginjakkan kakinya di rumah kecil milik Kinara


"Hm" Tika membukakan pintu rumahnya dengan lebar


"Mau apa kamu kesini setelah menghancurkan semua rencana ku" ucap Kinara ketus di atas kursi roda


"Tapi itu bukan salah ku" ucap Dea tak terima jika hanya dia yang di salahkan. Ini rencana mereka berdua kenapa yang di salahkan hanya salah satu


"Itu memang salah mu jika lo gak minta kita ketemu waktu itu Lichyia sama Arel gak akan tau soal rencana kita"

__ADS_1


Dea menarik nafas panjang dan menghembuskan dia harus menurunkan ego nya karena saat ini dia butuh tumpangan untuk tempat tinggal


"Iya aku minta maaf" ucap Dea dengan terpaksa


"Ada apa kau kemari" tanya Kinara sekali lagi


Lela yang dari dapur keluar saat mendengar suara ribut ribut dari arah luar


"Ada apa ini? Dea? Kenapa kamu disini" tanya Lela


"Saya minta ijin untuk ikut tinggal di sini saya di usir dari rumah tuan Arel" ucap Dea pelan


"Gak!! No!! Saya gak setuju rumah ini aja udah kecil buat tiga orang dan di tambah satu orang lagi? Kamu usaha dong nyari kontrakan atau apa gitu" ucap Tika ketus


"Saya mohon saya... saya janji akan menuruti semua kata kata kalian dan akan bantu bantu disini plis ijinin saya tinggal disini saya gak punya keluarga disini" ucap Dea memohon


Tika berpikir sejenak hingga akhirnya dia menyetujui Dea tinggal di rumah mereka


"Ok gak masalah asal kamu pegang janji kamu" ucap Tika sambil menunjuk ke arah Dea dan wanita itu mengangguk dengan cepat


"Inget kata kata lo!! Akan turutin semua ucapan kita" ucap Kinara


"Iya" Kinara menjalankan kursi roda nya untuk masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


MAAG BARU BISA UPDATE


__ADS_2