
Valen berjalan cepat menuju ruang rawat Kinara. Pria itu menahan kesal, amarah dan menolak semua kenyataan
Brak
"Valen" pekik Kinara karena terkejut
Valen menatap tajam wanita yang ada di atas ranjang. Perlahan langkah kaki pria itu mendekati Kinara
"Ada apa" tanya Kinara
Dea hanya menatap datar keduanya kini hatinya sedang panas karena gagal mencelakai Kinara dan menyingkirkan wanita itu
"Apa apaan kamu!!" bentak Valen membuat Dea mendongak karena suara tinggi Valen yang ditujukan pada Kinara
Wow wow ada apa ini kenapa Valen marah marah bukannya harus nya dia senang ya batin Dea
"Apa apaan apa?" tanya Kinara bingung
"Kau melahirkan anak yang buta bahkan dia juga bisu dasar gak guna!!" bentak Valen
Rahang Kinara terjatuh seketika dia tak menyangka jika anak nya itu akan buta dan bisu
"Ya mana aku tau aku hanya mengandungnya dan melahirkannya soal itu bukan urusan ku" ucap Kinara cuek
Dea tersenyum kecil ternyata setidaknya jika dia gagal membunuh wanita itu kali ini Kinara akan di benci oleh Valen karena anak itu
__ADS_1
"Ini semua gara gara kamu kenapa kamu gak bisa jaga anak itu dengan baik" ucap Valen masih dengan nada tinggi
"Yaudahlah biarin aja lagian itu bukan anak kamu juga" ucap Kinara santai tanpa sadar
"Whatt!!" pekik Dea
Valen yang sedikit tidak fokus dirinya tak mendengar dengan jelas apa yang di katakan oleh Kinara
"Anak itu bukan anak kamu" perjelas Dea agar Valen semakin marah
Valen menoleh dan seketika menatap tajam Kinara. Apa maksud dari semua ini apa akan ada pengkhianatan lagi
Berapa banyak pengkhianatan yang harus dia dapat dari orang orang di sekitarnya
"Bener itu Kinara" tanya Valen penuh penakanan
Kinara menelan salivanya dengan kasar dia tak berani menatap mata tajam Valen yang tersorot padanya bahkan aura dingin dan mencengkam sangat terasa di ruangan itu
"BENER ITU KINARA!! JAWAB AKU!!" bentak Valen
"I... i... iy.. iya itu bener dia bukan anak kamu" ucap Kinara gugup
Plak
Dea terkejut saat tangan Valen menampar dengan keras pipi mulus Kinara bahkan sampai meninggalkan bekas merah di pipi Kinara
__ADS_1
"Asshhh" ringis Kinara sambil memegangi pipi nya yang terasa sangat panas akibat tamparan dari suaminya
"Apa mau mu hah!!" bentak Kinara balik
"Kenapa kau menamparku" teriak Kinara bertanya pada Valen yang berdiri tegak di sampingnya
Dea memegang pipi nya sendiri membayangkan seandainya dirinya yang di tampar oleh Valen maka akan terasa seperti apa huh!! Pasti sangat sakit
"Kau harus mengandung anakku lagi" ucap Valen dengan nada tinggi
"Tapi nona Kinara tidak bisa hamil lagi" ucap seorang suster yang berdiri di depan pintu
"Mengapa?" tanya Dea yang senang karena sebentar lagi Valen akan beralih pada dirinya sepenuhnya
"Nona Kinara meminta kami mengangkat rahim nya setelah proses melahirkan tadi ..." Kinara menatap tajam pada suster tersebut kemudian mengalihkan pandangannya
Dia akan terkena amukan Valen lagi kali ini karena melakukan hal itu tanpa ijin dari Valen. Wanita itu berpikir akan kembali bekerja seperti dulu untuk mendapatkan uang yang banyak
"Kinara!!" teriak Valen marah
"Pergilah" perintah Dea pada sang suster itu
Tangan Valen melayang hendak menampar namun berhenti karena suara dari Dea yang menahan mual
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1