Antara Istri Dan Kekasih

Antara Istri Dan Kekasih
Bab 170


__ADS_3

"Gak gue harus bisa keluar dari sini aku gak mau membiarkan Lichyia dan juga Arin hidup bahagia gitu aja di atas penderitaan ku" ucap Kinara penuh dendam dengan menggenggam erat besi yang menjadi penghalang kebebasan nya


"Apapun yang terjadi gue harus sakiti Lichyia mama dan oma ku mati karena dirinya"


"Bisa diem gak lo"


Bug


"Sial" umpat Kinara karena salah satu wanita yang terganggu dengan suaranya memukul wajahnya hingga mengeluarkan darah segar dari sudut bibir nya


"Arkkhhh sial!! Brengsek mereka semua harus mati"


.


...Pukul dua belas malam...


"Api!! Tolong!!" teriak para tahanan karena api yang membakar lapas tersebut. Bahkan beberapa bagian lain sudah hangus terbakar


Salah satu penjaga yang memegang kunci membuka satu persatu sel dan mengeluarkan para tahanan


"Bagus rencana gue berhasil" gumam Kinara


Saat sang penjaga membuka sel tahanannya Kinara keluar dari sana dan menyelinap di sebuah dinding tanpa di ketahui siapapun karena asap tebal yang mengganggu penglihatan mereka


Setelah memastikan keadaan aman Kinara berlari menerjang api melalui pintu lain yang dia ketahui untuk kabur


Kinara bersembunyi di balik sebuah pohon untuk memastikan tidak ada yang mencurigai dirinya dan mengetahui kehilangannya

__ADS_1


"Bagus semuanya berjalan sempurna" ucap Kinara


Kinara menatap sebuah berkas yang berisi nama nama tahanan lalu membakarnya menggunakan korek api yang dia gunakan tadi untuk membakar lapas tersebut


Wanita itu berjalan dengan sangat hati hati pergi dari sana tanpa di ketahui siapapun


"Aku harus ke apartemen aku akan bersembunyi disana" ucap Kinara


.


Kinara berjalan mengendap endap masuk ke dalam lift agar tidak di ketahui oleh orang orang karena dirinya saat ini masih menggunakan seragam tahanan


Tit... tit..


Ceklek


Dengan gerakan pelan Kinara menutup pintu dan bejalan masuk ke dalam kamar yang dulu dia tempati


Kamar itu terlihat kosong karena tidak di gunakan oleh Dea. Valen, Dea dan juga Lita anak Kinara tidur di kamar Dea sebelumnya


Wanita itu mengambil pakaiannya dan mengganti seragam tahanan yang masih melekat di tubuhnya


"Mulai sekarang aku harus lebih hati hati polisi pasti mengincarku aku harus menyamar untuk pergi kemana mana" gumam Kinara bermonolog


Kinara merebahkan tubuhnya di atas kasur di dalam kamarnya itu dan tidur dengan tenang seolah tak ada beban


.

__ADS_1


...Pagi harinya...


Valen dengan duduk di atas kursi rodanya di depan televisi melihat sebuah berita jika sebuah lapas terbakar


"Dea sayang" teriak Valen


"Iya" tanya Dea sambil berjalan cepat menuju suaminya


"Ada apa"


"Coba lihat deh bukannya disana Kinara di tahan ya" ucap Valen


"Iya bagaimana kondisi nya sekarang" tanya Dea


"Entahlah kau ingin kesana" tanya Valen


"Tidak aku tidak ingin bertemu dengan wanita itu meskipun aku sudah memaafkan semunya tapi aku masih belum bisa melupakan sepenuh nya" ucap Dea


Tanpa keduanya sadari Kinara sedang tertidur pulas di dalam kamarnya. Karena setelah di tahannya Kinara tidak ada satupun dari Dea atau Valen yang masuk ke dalam kamar itu


"Aku akan memandikan Lita dulu" ucap Dea dan masuk ke dalam kamarnya


Dengan telaten wanita itu memandikan bayi perempuan yang ada di tangannya


"Ututu sayang kelak kau harus jadi wanita baik baik ya meskipun keturunan kamu berasak dari orang yang sedikit jahat tapi kau tidak boleh menirunya kelak" ucap Dea berbicara pada putrinya


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN

__ADS_1


__ADS_2