
"Arel cepat bawa istri kamu ke ruang IGD" perintah Tante Mita
Arel dengan sigap mengangkat tubuh istrinya dan keluar dari ruang rawat Oma Diana. Seluruh keluarga yang berjaga di depan langsung bertanya mengapa Lichyia bisa pingsan
"Nanti aku jelaskan" Arel berlari menuju ruangan yang lain dan memanggil dokter yang melalui sambungan telepon
Tak lama seorang dokter laki laki datang dan masuk ke dalam ruangan itu hendak memeriksa Lichyia
"Eh tunggu dulu" cegah Arel saat dokter itu hendak menyentuh tubuh istrinya
"Arel bukan waktunya cemburu Lichyia sekarang pingsan" ucap Arlla
"Tapi ma apa gak ada dokter lain yang cewek kenapa harus laki laki" ucap Arel tak terima
"Udah diem dok lakukan tugasmu" perintah Arlla tegas
Seluruh anggota keluarga pindah ke depan ruangan Lichyia karena cemas takut terjadi apa apa pada menantu perempuan keluarga besar itu
Senyum terbit di bibir sang dokter tampan yang memeriksa Lichyia setelah mengecek keadaan istri Arel itu
Kenapa dia senyam senyum gitu ya iyalah dia seneng kan dia habis menang bisa sentuh sentuh istri gue batin Arel kesal
"Selamat tuan Arel" ucap dokter itu membuat Arel mengernyit
"What?! Selamat? Buat apa" tanya Arel
"Istri anda sedang hamil usianya dua minggu" ucap dokter itu
"Hah?" Arel melongo mendengar ucapan dokter di depannya itu
"Hamil?" tanya Arel memastikan
__ADS_1
"Iya mungkin nyonya dan tuan telat menyadarinya" ucap sang dokter
"Ma istri ku hamil" ucap Arel tak percaya dan dengan bahagia dia memeluk sang mama. Arlla tak kalah bahagia dengan Arel mendengar pernyataan dari dokter itu
Seluruh keluarga yang ada di depan ruangan mendengar ucapan dokter itu seketika bahagia karena akan lahir cucu pertama keluarga Denata dan Arjaya
Arel mencium pipi istrinya yang masih pingsan. Rasa bahagia benar benar memuncak dalam tubuh Arel
"Sayang jangan bilang kamu udah tau soal ini" bisik Arel
"Tuan ini resep vitamin nanti silahkan anda tebus di apotik" ucap dokter itu lalu pergi
"Pa!! Kita mau punya cucu" ucap Arlla dengan bahagia dan memeluk tubuh suaminya erat. Alendra turut bahagia dengan kabar gembira yang dadakan ini di tengah keluarga nya yang sedang bersedih menunggu kesadaran sang oma Diana
"Ahhhh ponakan ku tersayang kenapa cepet banget sih punya anak nya gue aja belum nikah udah jadi nenek" gerutu Bella dengan bersedekap dada
"Makanya jangan jomblo cari pasangan sono jangan pacaran ama kertas mulu" ledek Arel
"Bodo amat wlee gue aja mau punya anak lu masih belum nikah kalah jauh bosku" ledek Arel
"Ck Oma cucu kesayangan oma tuh ngeselin" adu Bella pada Oma Alia
"Biarin aja dia lagi bahagia istrinya lagi hamil oma harap kamu juga segera nyusul jangan jomblo mulu" ucap Oma Alia membuat mata Bella membulat bahkan neneknya pun ikut meledeknya
"Yaa doain aja lagi pdkt" ucap Bella dengan tersenyum dan membayangkan wajah seseorang
"Siapa?" tanya Arlla penasaran
"Ada deh kak jangan kepo" ucap Bella dan terkikik geli lalu pergi keluar
.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian Lichyia sadar dan menatap sekitarnya
"Mas" panggil Lichyia
"Kamu udah sadar sayang" ucap Arel yang senantiasa menunggu istrinya sedari tadi
"Haus" Arel mengambil segelas air minum yang ada di atas meja
"Sayang"
"Hm"
"Kamu hamil" ucap Arel dengan bahagia
"Aku udah tau" ucap Lichyia santai
"Kamu yah udah tau lagi hamil kenapa gak bilang sama aku" ucap Arel kesal karena Lichyia hamil dia telat untuk tau
"Maaf aku lupa seminggu yang lalu aku juga baru tau dan mau kasih tau sama mas tapi ada kabar soal Oma mana mungkin aku kasih tau sama orang orang kabar bahagia ini tapi mereka lagi sedih" ucap Lichyia
"Yaudah gak papa aku bahagia banget akhirnya Arel junior akan hadir" ucap Arel bahagia
"Iya"
"Sehat sehat terus ya sayang di sana papa tunggu kamu sampe waktu nya kamu liat dunia papa gak sabar buat gendong kamu" bisik Arel di depan perut rata istrinya sedangkan Lichyia mengusap lembut rambut hitam Arel yang tersisir rapi
"Iya papa" jawab Lichyia menirukan suara anak kecil
Arel mencium kedua pipi istrinya gemas. Hari ini adalah hari penting baginya yang tak akan pernah dia lupakan seumur hidup nya
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN
__ADS_1